MENAMPILKAN NAMA CUSTOMER / VENDOR PADA KOLOM SUBSIDIARY LEDGER DI JOURNAL VOUCHER

Menampilkan Nama Customer / Vendor Pada Kolom Subsidiary Ledger di Journal Voucher

Apabila Anda membuat transaksi di jurnal voucher dengan memasukkan akun tipe Hutang atau Piutang, maka akan diminta untuk mengisikan Subsidiary Ledger. Ketika dicetak, maka hasil di kolom subsidiary tersebut akan menampilkan nomor vendor/customer dan namanya. Bagaimana jika Anda ingin menampilkan hanya nama vendor/customernya saja ?

 

Berikut ini langkah-langkahnya :

  • Dari menu Setup | Form Template, pilih Template Jurnal Voucher yang digunakan dan klik Designer. 
  • Kemudian Pilih File | Data Dictionary pilih Variabel Subsidiary Ledger (SubLedger) lalu pada bagian Value pilih DialogForm.JVDet dan sorot ke Name. 

 

Accurate

 

Accurate

 

  • Klik OK dan klik pada menu Close. jika ada keterangan Save Changes maka pilih Yes.

(Available for v5) 

Untuk video tutorial nya dapat ditonton dibawah ini…

 

 

MENAMPILKAN WAREHOUSE DI PREVIEW DO

Menampilkan Warehouse di Preview DO

  1. Setup | Form Template | DO
  2. Edit template DO yang dimaksud, lalu ke bagian DETAIL
  3. Jika dihalaman DETAIL untuk Warehouse kolom Print nya bisa dicentang, centang kolom Print tsb, lalu klik button Designer untuk mengatur posisi kolom Warehouse yang ditampilkan.
  4. Close Designer dan pilih Yes untuk konfirmasi Save Changes.

 

Kondisi lain :

  1. Jika ternyata di DETAIL untuk Warehouse kolom print tidak available untuk di centang, kita centang untuk Reserved 1 atau atau Reserved yang lainnya, bagian Name isi dengan Warehouse.
  2. Klik button Designer, di kolom Reserved yang terisi dengan variable [Reserved1] misalnya, ganti dengan variable [WPIName] 

(Available for v4 & v5)

Video Tutorial……

PERLAKUAN FAKTUR PAJAK DIGUNGGUNG DI E-FAKTUR

Perlakuan Faktur Pajak Digunggung di E-Faktur

Untuk setiap transaksi penjualan yang dikenakan PPN terhadap customer yang tidak memiliki NPWP maka perlakuan di Accurate5 akan dicatat sebagai faktur pajak digunggung. Untuk mencatat transaksinya di Accurate adalah sbb :

1. Siapkan satu nama customer misalkan Cash IDR, dengan kode pajak PPN tetapi untuk nomor NPWP dan NPPKP dikosongkan.

 

Accurate

 

2. Selanjutnya pada saat transaksi masukan transaksi dengan cara sbb :

3. Selanjutnya pada menu Report | SPT PPN/PPN BM | Masa XX  pastikan tipe dokumen spt pada gambar berikut.

Accurate

4. Setelah sudah benar, untuk mendapatkan nilai DPP nya klik Tombol Preview, lalu pilih FP Sederhana. 

Accurate

5. Nilai pada rekap FP Sederhana inilah yang dipindahkan ke e-Faktur melalui Rekam Faktur Pajak Keluaran secara manual.

(Available for v5) 

Video Tutorial…..

 

 

 

NILAI ASSET SELLING HASIL DISPOSAL TIDAK MUNCUL DI BANK RECONCILE

Nilai Asset Selling Hasil Disposal Tidak Muncul Di Bank Reconcile

Jika ada kondisi melakukan Dispose Fixed Asset sebagian dan Aktiva tersebut akan dijual, kita sudah memilih Akun Cash/Bank di Accountnya tetapi kenapa di Bank Reconcile tidak ada record hasil Penerimaan dari Penjualan Aktiva tersebut. Hal ini memang tidak di record oleh sistem, dikarenakan Fixed Asset yang di Dispose hanya sebagian.

Saat ini yg direcord oleh sistem jika Disposenya Full (bukan sebagian). Dengan begitu, solusi penginputannya :

1. List-Fixed-Asset-Fixed Asset List 

2. Pilih Aktiva yang akan di Dispose

3. Klik Dispose

4. Input informasi Disposal Date, Gain/Loss Account dan Quantity yg akan di Dispose

5. Centang Checkbox Asset Selling 

6. Input Asset Price

7. Di kolom Account masukkan Akun penampung sementara, misal Akun Silang 

8. Klik Yes

9. Untuk menjurnal balik Akun Silangnya, pakai Journal Voucher dengan jurnal

(Dr) Bank/Cash     xxx

(Cr) Akun Silang             xxx

(Available for V5)

GOODS IN TRANSIT (BARANG TERKIRIM)

Goods In Transit ( Barang Terkirim )

Goods In Transit Account (Barang Terkirim) adalah akun yang akan terpakai jika kita ada menginput transaksi Delivery Order (DO) dan Sales Invoice yang menarik dari DO. 

Pemahaman dari akun ini adalah mencatat nilai barang yang keluar, tetapi belum terjadi pengakuan piutang ataupun faktur penjualan. Jurnal dari DO tsb adalah Goods In Transit pada Inventory. 

Akun GIT (Goods In Transit) bertipe Inventory, tetapi bedakan dengan Inventory Account yang ada dibagian Inventory Account dari GL Account Item.

 

1. Stok item A di gudang yaitu 10 psc dengan harga @Rp.1,000,- per pcs
2. Ketika dibuat Delivery Order atau Surat Jalan untuk item A sebanyak psc, maka jurnal yang terbentuk adalah
Good In Transit                Rp.2,000,-
  Inventory                                       Rp.2,000,- 

Pengiriman Pesanan (DO)

Jurnal yang terbentuk atas (DO)

3. Ketika DO ditarik ke Sales Invoice atau Faktur Penjualan, misalkan item A tsb dijual dengan harga @Rp.1,500,- per pcs, maka jurnalnya adalah :

Account Receivable       Rp.3,000,-

Sales                                                    Rp.3,000,-

Hpp                                       Rp.2,000,-

Good in Transit                                Rp.2,000,-

Transaksi Faktur Penjualan

Jurnal yang terbentuk atas transaksi faktur penjualan

(Available for V5)

Video Tutorial…

PERHITUNGAN ALOKASI COST ITEM ATAS EXPENSE DI PURCHASE INVOICE

Perhitungan Alokasi Cost Item atas Expense di Purchase Invoice

 

Perhitungan Alokasi Cost Item atas Expense di Purchase Invoice

Contoh Kasus, ada pembelian yang meliputi :

1. Item A, Qty 1 @ Rp 10.000

2. Item B, Qty 2 @ Rp 20.000

3. Dikenakan Biaya Pengiriman sebesar Rp 10.000

Maka Alokasi nilai biaya ke masing-masing item, perhitungannya :

Item A : 1 x Rp 10.000 = Rp 10.000

Item B : 2 x Rp 20.000 = Rp 40.000

Sub Total Item  = Rp 50.000

Expense : Rp 10.000 (Apply To Item)

Total Invoice = Rp 60.000

Rumusannya :

Amount Item x Expense 

Sub Total Item 

Item A :
Rp 10.000 x Rp 10.000 = Rp 2.000
Rp 50.000
Item B :
Rp 40.000 x Rp 10.000 = Rp 8.000
Rp 50.000

 

(Available for V4 & V5)

Berikut Tutorial Vidionya :

 

MENAMBAH BARIS PER HALAMAN DI DAFTAR BARANG

Menambah Baris Per Halaman Di Daftar Barang

Pada Daftar Barang di RENE 2, kita lihat bahwa tampilan dari Daftar Barang tsb formatnya adalah per halaman. Artinya kalau barangnya dalam jumlah banyak, bisa dilihat dengan mengganti halaman tampilan Daftar Barang itu. Caranya, klik tanda panah kanan atau kiri untuk mengganti halamannya.

Accurate

Namun jika cara ini dirasa kurang nyaman, kita bisa membuat tampilan Daftar Barang itu lebih simple dengan menambah baris dari daftar barangnya. Sehingga, barang-barang yang ada di halaman selanjutnya bisa pindah ke halaman muka.

 

Caranya:

  1. Pada tampilan Daftar Barang, double klik di tulisan Hal 1. 
  2. Akan Muncul kotak dan bisa di-set field Baris per Halaman”-nya sesuai kebutuhan.
  3. Jika sudah, klik OK. 

 

Accurate

Dengan begitu, jika mau melihat barang yang sebelumnya ada di halaman selanjutnya, kita cukup scroll layar Daftar Barang saja.

 

(Available for RENE 2)

 

 

FUNGSI “CHECK” SET RINCIAN MUNCUL SEBAGAI PILIHAN SAAT KASIR INPUT DAN KASIR HARUS MEMILIH [X] MENU DI RENE RESTO

Fungsi “Check” Set Rincian Muncul Sebagai Pilihan Saat Kasir Input Dan Kasir Harus Memilih [x] Menu Di RENE RESTO adalah jika dalam restoran terdapat paket yaitu :

  • Paket A

– Nasi Putih

– Ayam Goreng

– Fanta/Coca Cola/Pepsi

  • Dari paket tsb user bisa memilih minuman nya salah satu yaitu Fanta/Coca Cola/Pepsi. Setingannya adalah sebagai berikut : – Buka Rene Administration | Menu & Bahan | Baru | Buat Item Grup di Info Menu

Accurate

 

Selanjutnya ke Rincian Grup masukkan Nasi Putih , Ayam Goreng , Fanta , Coca Cola dan Pepsi | Centang set rincian muncul sebagai pilihan saat kasir input dan masukkan angka 3 . Dikarenakan ada 3 menu yang akan dipilih bisa Ayam Goreng, Nasi Putih dengan Coca Cola ataupun Fanta dan Pepsi .

Accurate

  • Jika sudah maka klik simpan | ke Desain | Layar kasir | Pastikan di centang Scan kode Barang | Klik Simpan
  • Buka RENE Chasier | di kolom kode/cari barang maka masukkan Paket A akan muncul seperti di bawah ini dan bisa dipilih 3 menu dari 5 yang muncul :

 

Accurate

 

 

(Available for RENE 2)

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

 

Cara membuka Database Accurate menggunakan VPN

Cara membuka Database Accurate menggunakan VPN, VPN ( Virtual Private Network) Yaitu Sebuah solusi hemat biaya untuk membangun koneksi private melalui jaringan atau internet, virtual network berarti jarigan yang terjadi hanya bersifat virtual. Private yaitu jaringan yang terbentuk bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik. Jika menggunakan  VPN kita seolah-olah membuat jaringan di dalam jaringan atau bisa disebut tunnel.

Virtual Private Network atau singkatan lainnya VPN Bertujuan untuk menyambungkan komputer dari kantor pusat ke komputer dari jaringan kantor pusat untuk mengakses perangkat lunak contohnya seperti database Accurate.

Pada dasarnya Software Akuntansi Accurate 5 Dekstop lebih disarankan dalam satu jaringan . Tetapi prakteknya perusahaan – perusahaan banyak yang terkendala jika transaksi di input ke sistem accurate dengan lokasi yang berbeda, Seperti gudang dengan kantor yang berbeda lokasi atau kantor pusat dengan kantor cabang yang berbeda lokasi di dalam kota atau di luar kota bahkan jika sedang di luar negeri dengan VPN semua dapat terkoneksi.

Untuk menggunakan VPN bisa klik disini.

Booking Training Sekarang Klik Disini | Untuk Video Tutorial Klik Disini

LANGKAH-LANGKAH EXPORT IMPORT TRANSACTION YANG LAIN

Langkah-langkah Export Import Transaction yang lain

Berikut adalah langkah-langkah atau cara Export Import Transaction didalam ACCURATE Accounting Software akuntansi Indonesia.

Cara ini dilakukan biasanya untuk perusahaan yang memiliki banyak cabang dengan sistem Offline, atau perusahaan yang mengerjakan input transaksi di komputer lain diluar kantor pusat dan ingin diimport kedalam database yang ada di kantor pusat. Atau biasa juga dilakukan untuk pembukuan ganda(Double booking) agar tidak menginput transaksi dua kali ke dalam database yang berbeda untuk keperluan tertentu.

1. Hal utama yang harus dilakukan agar Export import Transaksi bisa dijalankan adalah mendaftarkan ID Banch dari database cabang kedalam database pusat. Untuk mendaftarkan ID Cabang di database pusat

KLIK Menu Setup(Persiapan) | Company Info(Info Perusahaan)

Klik Tab Branch ID (ID Cabang) dan Masukkan ID cabang dibawah ID Pusat seperti gambar berikut :

Accurate

 

ID Cabang didapatkan dari Database ACCURATE.GDB yang ada di cabang atau Database Sumber transaksi yang akan diimport ke data pusat ini. Klik menu Setup(Persiapan) | Company Info(Info Perusahaan) di Database ACCURATE Cabang.

2. Untuk Dapat melakukan Export Import Transaksi dengan sukses, Maka data-data yang ada didata cabang, harus sama dengan data-data yang ada di pusat. Data yang harus sama antara lain, Data Kode akun(Chat Of Account), Data Customer, Data Vendor, data Item(Baik data barang maupun Jasa), Nama Gudang, Kode pajak(Jika ada). Untuk menghasilkan data cabang yang sama dengan data pusat demi menghindari kekeliruan, Lebih baik pada saat membuat data Cabang, atau Database Copy adalah dengan membuat DATABASE Cabang dari Menu File(Berkas) | create New Branch(Buat Data Cabang Baru). Simpan dengan nama sesuai keinginan.GDB

Setelah semua syarat tersebut terpenuhi. Silahkan lakukan Input transaksi di data cabang.

Jika ingin meng-export Import transaksi dari data cabang ke data pusat, maka lakukan Export transaksi dari data cabang, dan simpan dalam bentuk .xml dengan cara:

  • Klik File(Berkas) | Export Import Transaction
  • Centang nomor-nomor transaksi yang akan diexport lalu klik tombol export
  • beri nama File hasil export sesuai yang kita kehendaki, Misalkan “data transaksi 1-12-2013” lalu simpan

Import data transaksi .xml kedalam Data pusat

  • Buka Database ACCURATE Pusat
  • Klik Menu File(Berkas) | Export Import Transaction
  • Klik Import
  • Cari File XML yang sebelumnya sudah disimpan lalu Save.

Dengan Demikian, Data transaksi yang ada di data cabang, sekarang menjadi data transaksi di data pusat juga.