CARA MENGETAHUI DEFAULT REPORT PADA MEMORIZE REPORT

Cara Mengetahui Default Report Pada Memorize Report

Jika kita memiliki report Memorize namun kita belum atau ingin mengetahui report default apa yang terbuat dari hasil Memorize Report tsb. Maka untuk mengeceknya, caranya adalah sbb :

2. Akan muncul kotak “Open With” lalu kita pilih aplikasi Notepad. 

3. Ketika masuk ke notepad, kita bisa search/cari kata dengan tekan CTRL lalu ketik “classname” pada kotak Find What, lalu klik Find Next. 

 

4. Jika sudah ketemu kata “classname” tsb, maka disebelah kata itu akan ada kata untuk menjelaskan nama report aslinya dari file ARSyang kita buka itu.

5. Jika sudah, maka Notepad bisa ditutup.

Dari contoh diatas, diketahui bahwa report default dari file ARS atau Memorize Report tsb. adalah Report Sales Order List. 

(Available for v4)

 

MENGGUNAKAN OVERPAY SEBAGIAN

Menggunakan Overpay Sebagian

Sebelum nya ada dibahas mengenai Overpay & Memotong Faktur Berikut nya. Kali ini akan dibahas jika kelebihan bayar(overpay) yang digunakan untuk memotong pelunasan faktur berikut nya hanya sebagian saja.

Contoh : Customer ada overpay 1 juta. Ada dua kondisi kemungkinan alokasi sebagian ke faktur berikutnya :

I. Overpay > dari faktur terhutang berikutnya 

Misal faktur berikut nya sebesar 700 ribu maka cara pelunasannya,

  1. Pilih Customer lalu pilih Invoice yang akan dilunasi dengan centang kolom Pay.
  2. Centang Apply from Credit, Cheque Amount isi 0. Cheque Amount 0 karena tidak ada uang yang masuk ke Kas/Bank yang dipilih, semua di lunasi dengan kelebihan bayar faktur sebelumnya. 

Setelah transaksi diatas di Save&Close, maka Overpay Used di Daftar Penerimaan Pelanggan akan terupdate.

II. Faktur dilunasi sebagian dengan Overpay 

Misal faktur berikutnya 800 ribu, overpay yang akan digunakan untuk melunasi faktur tsb hanya 500 ribu. Maka berikut ini caranya :

  1. Pilih Customer lalu pilih faktur yang akan dilunasi dengan centang kolom Pay. 
  2. Ganti nilai kolom Payment Amount dibaris faktur yang dipilih sesuai contoh diatas yang semula 800 ribu rubah menjadi 500 ribu.
  3. Centang Apply from Credit, Cheque Amount isi 0.

Setelah transaksi diatas di Save&Close, maka Overpay Used di Daftar Penerimaan Pelanggan akan terupdate.


(Available for v5)

Untuk video tutorialnya bisa ditonton dibawah ini ya………….

 

 

TOTAL QTY X UNIT PRICE DI ITEM TRANSFER

[SUM([[Quantity]*[Unit Price]])]

Total Qty x Unit

Jangan lupa agar ada separator-nya kita klik kanan di kotak yang isinya rumus diatas lalu pilih Variable Format | Number | Custom, isi Custom Format dengan #,##0.00.

Diatas dikerjakan dari Setup | Form Template | Item Transfer, edit template yang dimaksud.

Total Qty x Unit

(Available for v4 & v5) 

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

 

PEREKAYASAAN PELAPORAN KEUANGAN

Pelaporan Keuangan

Bagaimana informasi akuntansi dalam suatu masyarakat (negara) diatur, disediakan, dan disampaikan untuk mencapai tujuan tertentu (sosial dan ekonimik). Pelaporan Keuangan yang berjalan merupakan hasil dari perekayasaan keuangan. Pelaporan keuangan meliputi struktur dan proses.

Statement Keuangan merupakan media utama atau ciri utama pelaporan keuangan.

Prinsip akuntansi berterima umum (PABU), terutama standar akuntansi, menentukan bentuk, isi dan susunan statement keuangan.

Pedoman resmi yang menentukan PABU ditetapkan dengan cara seksama (due process)

Perekayasaan Pelaporan Keuangan

Proses pemikiran logis dan objektif untuk membangun suatu struktur dan mekanisme pelaporan keuangan dalam suatu negara untuk menunjang pencapaian tujuan negara.

Perekayasaan melibatkan pemilihan dan pertimbangan ideologi, teori, konsep dasar dan teknologi yang tersedia secara praktis dan teoritis dengan mempertimbangkan faktor lingkungan negara.

Berikut Gambar Proses Perekayasaan :

Hasil Perekayasaan didokumentasi dalam bentuk Rerangka Konseptual (Conceptual Framework) yang dapat dianalogi fungsinya dengan Konstitusi.

Langkah-langkah Perekayasaan :

  1. Penentuan konsep dasar atau postulat
  2. Penetapan tujuan pelaporan
  3. Pengidentifikasian pihak yang dituju oleh pelaporan
  4. Pemilihan dan penentuan informasi yang diperlukan
  5. Penentuan cara penyampaian informasi
  6. Pengidentifikasian kendala-kendala pelaporan
  7. Penyusunan dokumen resmi dalam bentuk pernyataan konsep
  8. Penetapan standar akuntansi dan perencanaan sistem akuntansi dalam rangka penetapan standar

Siapa Merekayasa?

  • Orang/badan yang dianggap ahli di bidang akuntansi
  • Orang/badan yang mempunyai kekuasaan untuk menentukan peraturan pada tingkat nasional
  • Tim yang khusus dibentuk untuk itu

Proses Seksama :

  1. Evaluasi masalah
  2. Riset dan analisis
  3. Diskusi dan penyusunan memorandum diskusi (MD)
  4. Dengan pendapat terhadap MD
  5. Diskusi dan pertimbangan terhadap dengar pendapat
  6. Penerbitan draf pernyataan/exposure draft (ED)
  7. Analisis dan pertimbangan atas tanggapan ED
  8. Keputusan untuk menerbitkan pernyataan
  9. Pengesahan/penerbitan secara resmi pernyataan

TIDAK MENAMPILKAN PARENT ITEM DI REPORT LIST ITEM

Tidak Menampilkan Parent Item di Report List Item

Langkah-langkah untuk menghide atau tidak menampilkan Parent Item di Report List Item adalah sbb :

  • Klik menu List | Items;
  • Uncentang Do not show zero qty except parent item;

  • Klik Designer;

  • Klik tab Data | Klik IBX lalu tekan F11 pada keyboard komputer hingga muncul Object Inspector;                                            

 

  • Klik tanda titik tiga (…) pada kolom SQL;                                                                                                                                                             
  • Tambahkan AND ISCHILD.CHILDCOUNT = 0 dibagian WHERE sehingga tampilan SQL seperti gambar dibawah;                                                                                                                                                                                                                                                                 
  • Klik tanda centang berwarna hijau (Ok) untuk menyimpan SQL dan Save Report tsb.

(Available for V4 & V5)

 

 

TRANSAKSI VOUCHER ELECTRIC DI ACCURATE

Transaksi Voucher Electric di ACCURATE

Jadi nominal pulsa yang kita jual tidak tentu misalnya sewaktu membeli sudah fixed Pulsa Flexi 50.000 ada 10 qty, ini tidak fixed jadi bisa ada penjualan pulsa 50.000 sebanyak 20 kali contohnya.
Contoh Kasus :
Deposit 1.000.000, Flexi 10.000 dijual seharga 11.000. Modal Flexi Pulsa 10.000 adalah 9.800.
A. Buat Item Inventory Part
1. Buat Item Inventory Part dari List | Item klik New, misalnya Flexi

2. Setting GL Account dapat disesuaikan
3. Ok
B.  Pada saat deposit 1.000.000
1. Activities | Purchase | Purchase Invoice
2. isikan Item Flexi tadi, dan di Qty isikan harga deposit yaitu 1.000.000
3. Isikan di Unit Price = 1
4. Save and Close
Jadi dalam hal ini Qty diganti fungsinya menjadi Unit Price agar kelihatan langsung sisa deposit kita.

C. Buat Item Grouping

  1. Activities | Inventory | Grouping

2. Misalnya Description Voucher Flexi

3. Selling Price, isikan 11.000, yaitu harga jual kita ke Customer

4. GL Account bisa disesuaikan

5. Items, kita isikan Item Flexi (Item yang dibuat di langkah A)

6. Oty, isikan harga modal kita, dalam hal ini 9.800

D. Penjualan Voucher

  1. Dari Activities | Sales | Sales Invoice

2. Isikan Customer-nya

3. Pilih Item Grouping yang kita buat tadi (langkah C), yaitu Voucher Flexi

4. Isikan Qty seperti biasa (dalam hal Qty disini adalah jumlah Qty-nya)

 

Nanti komponen detail dari Item Grouping tadi akan memotong stok deposit sebanyak qty dikali Qty yang di item Grouping (ini otomatis Accurate yang menghitung)

Untuk melihat Stok Deposit sisa berapa, dapat langsung dilihat dari List | Item.

(Available for v4 & v5) 

 

 

 

 

 

 

MENGEDIT JOB COSTING YANG SUDAH DIFINISHING PADA ACCURATE 5

Mengedit Job Costing Yang Sudah Difinishing

Finishing Job Costing ada 2 macam :

  1. Finishing To Item                                                                                                                                                  JC yang difinishing ke Item akan menambah Stok Qty barang jadi, dan Accurate otomatis membuatkan 1 Inventory Adjusment untuk penambahan Stok tsb.
  2. Finishing To Account                                                                                                                                              JC yang difinishing ke Account akan dibuatkan 1 Journal Voucher atas penjurnalan Finishing tsb.

 

Langkah-langkah untuk mengedit Job Costing yang sudah difinishing :

  1. List | Job Costing
  2. Pilih status yang Finished, filter tanggal dapat disesuaikan
  3. Klik kanan di Job Costing yang bersangkutan pilih Finishing To 
  4. Jika Finishing to Item, akan muncul Inv Adjusment, catat Voucher No-nya, lalu pergi ke list pilih inventory, pilih adjustment, masukakn nomor penyesuaian nya dan setting parameter tanggal setelah itu klik edit.

Jika Finishing to Account, lakukan hal pada nomor 1-3

lalu pergi ke list lalu pilih general ledger lalu pilih journal voucer dan cari nomor jurnal nya.

5. Setelah dihapus, Job Costing dapat diedit

(Available for accurate 5)

Untuk video tutorial nya bisa ditonton dibawah ini…

HAPUS PIUTANG / WRITE-OFF PADA ACCURATE 5

Hapus Piutang / Write-Off

  1. Activities | Sales | Sales Receipt
  2. Pilih Nama Pelanggan yang dimaksud, Centang kolom Pay dibaris Faktur yang mau di hapus Piutang nya.
  3. Klik kanan di baris Faktur tsb pilih Discount Info/Write-off
  4. Isi Disc Amount dengan nilai Faktur yang mau dianggap Lunas.
  5. Isi Disc Account dengan Account kemana kita mau alokasikan penghapusan Piutang tsb. Misal ke Bad Debt Expense.
  6. Kolom Bank harus tetap diisi, walau tidak akan efek ke cash/bank tsb.
  7. Klik Ok dan Save & Close.

 

 

JURNAL PROJECT CONTRACTOR DENGAN DOWN PAYMENT PADA ACCURATE 5

Jurnal Project Contractor Dengan Down Payment

Contoh Payment Schedule dari RAB di Project Contractor seperti pada ilustrasi dibawah ini :

Progress       Bill

0%                 10%

30%                40%

70%                30%

100%               25%

100%               5%

(Dr) AR – 10 juta (Nilainya 10% dari total proyek 100 juta)
(Cr) Pendapatan Proyek Di Terima Di Muka – 10 juta

2. Jurnal Saat (Progress 30%, Bill 40%) :

(Dr) AR – 36 juta (( %Bill x Grand Total RAB ) – (%Bill x DP))                                                                               

              (Cr) Pendapatan Proyek Di Terima Di Muka – 6 juta (AR – Pendapatan Proyek)                                                (Cr)Pendapatan Proyek – 30 juta (%Progress x Grand Total RAB)

(Dr) HPP Proyek (%progress x subtotal RAB)                                                                                                                      (Cr) Proyek Dlm Proses (%progress x subtotal RAB)

 3. Jurnal Saat (Progress 70%, Bill 30%) :

(Dr) AR – 27 juta (( %Bill x Grand Total RAB ) – (%Bill x DP ))                                                                              (Dr) Pendapatan Proyek Di Terima Di Muka – 13 juta (AR – Pendapatan Proyek)                                                            (Cr) Pendapatan Proyek – 40 juta ((%Progress – %Progress Sebelumnya) x Grand Total RAB)

(Dr) HPP Proyek ((%progress – %progress sebelumnya) x subtotal)                                                                                    (Cr) Proyek Dlm Proses ((%progress – %progress sebelumnya) x subtotal)

4. Jurnal Saat (Progress 100%, Bill 25%) :

(Dr) AR – 22.5 juta ( %Bill x Grand Total RAB ) – (%Bill x DP )                                                                              (Dr) Pendapatan Proyek Di Terima Di Muka – 7.5 juta (AR – Pendapatan Proyek)                                                            (Cr) Pendapatan Proyek – 30 jt ((%Progress – %Progress Sebelumnya) x Grand Total RAB) 

(Dr) HPP Proyek ((%progress – %progress sebelumnya) x subtotal)                                                                                    (Cr) Proyek Dlm Proses ((%progress – %progress sebelumnya) x subtotal)

5. Jurnal Saat (Progress 100%, Bill 5%) :

(Dr) AR – 4.5 juta ( %Bill x Grand Total RAB ) – (%Bill x DP )                                                                                              (Cr) Pendapatan Proyek Di Terima Di Muka – 4.5 juta (AR – Pendapatan Proyek)                                            (Cr) Pendapatan Proyek – 0 jt ((%Progress – %Progress Sebelumnya) x Grand Total RAB)

(Dr) HPP Proyek ((%progress – %progress sebelumnya) x subtotal)                                                                                    (Cr) Proyek Dlm Proses ((%progress – %progress sebelumnya) x subtotal)

(Available for v5) 

 

 

 

 

 

 

Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik

Kerangka konseptual dari SAK ETAP disebut dengan istilah Konsep dan Prinsip Pervasif. Tujuan laporan keuangan menurut konsep dan prinsip pervasif tersebut adalah menyediakan informasi posisi keuangan, kinerja keuangan, dan laporan arus kas suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh siapapun yang tidak dalam posisi dapat meminta laporan keuangan khusus untuk memenuhi kebutuhan informasi tertentu. Dalam memenuhi tujuannya, laporan keuangan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggung jawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

Karakteristik informasi kualitatif dalam laporan keuangan terdiri dari :

  1. Dapat Dipahami
  2. Relevan
  3. Keandalan
  4. Dapat Dibandingkan

Karakteristik Kualitatif tersebut serupa dengan karakteristik kualitatif yang diatur dalam KDPPLK-SAK.

Unsur laporan keuangan terdiri dari :

  1. Aset adalah sumber daya yang dikuasai entitas sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh entitas.
  2. Liabilitas merupakan kewajiban masa kini entitas yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya entitas yang mengandung manfaat ekonomi.
  3. Ekuitas adalah hak residual atas aset entitas setelah dikurangi semua liabilitas.
  4. Penghasilan (income) adalah kenaikan manfaat ekonomi selama periode pelaporan dalam bentuk arus masuk atau peningkatan aset, atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.
  5. Beban (expense) adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode pelaporan dalam bentuk arus keluar atau penurunan aset, atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak terkait dengan distribusi kepada penanam modal.

Pengakuan unsur laporan keuangan merupakan proses pembentukan suatu pos dalam neraca atau laporan laba rugi yang memenuhi definisi suatu unsur dan memenuhi kriteria sebagai berikut :

  • Ada kemungkinan bahwa manfaat ekonomi yang terkait dengan pos tersebut akan mengalir dari atau ke dalam entitas; dan
  • Pos tersebut mempunyai nilai atau biaya yang dapat diukur dengan andal.

Unsur-unsur laporan keuangan maupun prinsip pengakuan tersebut sama dengan yang diatur dalam KDPPLK (Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan)

sumber : IAI (2015), Modul Chartered Accountant: Pelaporan Korporasi.