SETTING PREFERENSI FITUR & PAJAK PADA ACCURATE ONLINE

SETTING PREFERENSI FITUR & PAJAK PADA ACCURATE ONLINE

Setelah Anda menyelesaikna tahapan Impor Master Data, Anda perlu melengkapinya dengan Setting Preferensi. Setting Preferensi adalah fitur dalam Accurate Online yang berfungsi untuk mengatur perilaku Accurate terhadap transaksi, pengguna, dan laporan.

Beberapa setting preferensi sudah otomatis aktif pada saat Anda mencentang “Ya” di wizard setup awal data. Sehingga yang akan Anda lakukan pada setting preferensi kali ini merupakan proses melengkapi tahapan setup awal data.

Beberapa bagian yang perlu dilengkapi antara lain : Perusahaan, Fitur, Pajak, Penjualan, Pembelian, Pembatasan, Persetujuan, Atribut Tambahan, Akun Perkiraan, dan Lain-lain.

Untuk membuka Preferensi, caranya dengan mengklik menu Pengaturan | Preferensi

PREFERENSI FITUR

Pada bagian Fitur akan otomatis terisi, jika pada saat Wizard Fitur Dasar, Penjualan, Pembelian, Persediaan, dan Lainnya telah memilih “Ya”. Hanya pada bagian”Faktur Dimuka (Mendahului Pengiriman) dan Tagihan Dimuka (Mendahului Terima Barang)” pilihan ini masih belum aktif. Apabila pada database Accurate Online Anda akan mengaktifkan fitur tsb, silahkan Anda dapat mencentangnya.

Penjelasan :

a. Faktur Dimuka (Mendahului Pengiriman) : Fitur ini membantu Anda untuk dapat membuat faktur penjualan atas barang yang dijual, sedangkan proses pengiriman barang (melalui fitur Pengiriman Barang) dilakukan setelah faktur penjualan dibuat dan dibayar

b. Tagihan Dimuka (Mendahului Terima Barang) : Fitur ini membantu Anda untuk dapat membuat faktur pembelian atas barang yang dibeli, sedangkan proses penerimaan barang (melalui fitur Penerimaan Barang) dilakukan setelah faktur pembelian dibuat dan dibayar

PREFERENSI PAJAK

Preferensi Pajak akan otomatis aktif, jika pada saat Wizard Fitur Dasar, Anda memilih “Ya” pada bagian yang terkait dengan pajak.

a. Pada Preferensi Pajak, Anda diminta untuk melengkapi data Info Pajak Perusahaan seperti :

Nama Perusahaan, Tanggal Pengukuhan, Nomor Pengukuhan, Tipe Usaha, NPWP, KLU serta Alamat Pajak (jika berbeda dengan alamat perusahaan yang didefinisikan saat Wizard Info Perusahaan).

b. Pada Preferensi Pajak, Anda juga diminta untuk memilih jenis pajak yang akan digunakan. Apakah salah satu dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), atau keduanya.