Membatasi Pengambilan Bahan Baku Agar Tidak Melebihi SPK

Berikut panduan untuk mengatur hak akses pengguna, khususnya level operator, agar tidak dapat melakukan pengambilan bahan baku melebihi jumlah yang telah ditentukan pada Perintah kerja:

Masuk ke manu Pengaturan, lalu pilih Akses Grup. Setelah itu, buka daftar Akses Grup dan tentukan grup pengguna yang ingin dibatasi.

Selanjutnya, masuk ke tab Hak Akses, kemudian pilih bagian Manufaktur. Pada bagian Akses Lainnya, pastikan opsi “Mengambil barang melebihi perintah kerja” tidak dicentang. Jika sudah, klik Simpan unutk menerapkan perubahan.

Dengan pengaturan ini, setiap pengguna dalam grup tersebut tidak akan dapat mengambil bahan baku melebihi kuantitas yang tercantum di Perintah Kerja. Apabila tetap mencoba melakukannya, sistem akan menampilkan notifikasi error sebagai peringatan.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Perhitungan Nilai Variance Pada AOL

Nilai Variance pada fitur Manufaktur di Accurate Online merupakan nilai yang muncul akibat adanya perbedaan dari nilai standar biaya porduksi dengan nilai aktual/rill nya. Anda dapat melakukan monitoring atas niali selisih ini pada laporan rincian perintah kerja.

Nilai variance ini akan diperhitungkan oleh Accurate Online saat anda melakukan proses akhir bulan melalui menu perusahaan. Nilai variance ini hanya dihitung untuk perintah kerja yang status nya telah selesai dan atau di tutup saja.

Terdapat 2 perlakuan untuk mengakui nilai variance ini, yaitu dengan dialokasikan langsung ke produk atau akan dijurnal ke akun penampung yang telah di pilih pada menu preferensi.

Default Akun Manufaktur AOL

I. Nilai Variance Dialokasikan ke Produk

Jika pada preferensi anda menceklis alokasi biaya variance ke produk maka selisih tersebut akan dialokasikan ke masing-masing produk sesuai porsi-nya dan akan menjadi HPP produk yang bersangkutan. Sebagai contoh terdapat selisih nilai produksi sebesar Rp. 118.437,5 maka setelah dilakukan proses akhir bulan akan otomatis ter alokasi seperti gambar di bawah.

Dengan Perhitungan:

Produk Utama = 95% x Rp. 118.437,5 = Rp. 112.515,63 sehingga HPP produk utama bertambah menjadi Rp. 843.600

Produk Lainnya = 5% x Rp. 118.437,5 = Rp. 5.921,88 sehingga HPP produk lainnya bertabah menjadi Rp. 44.400

II. Nilai Variance tidak dialokasikan ke produk

Jika anda tidak mengalokasikan nilai varince maka saat melakukan proses akhir bulan selisih nya akan langsung dialokasikan menjadi biaya sesuai akun yang di pilih pada preferensi manufaktur.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Cara Memahami dan Mengecek Laporan Harga Pokok Produksi

Laporan Harga Pokok Produksi (HPP) berfungsi untuk menampilkan perhitungan biaya produksi dalam satu periode tertentu. Agar nilai yang tersaji di laporan ini dapat dipahami dan diverifiksi dengan benar, berikut penjelasan masing-masing komponen beserta cara pengecekannya.

Untuk membuka laporan Harga Pokok Produksi anda harus klik daftar laporan lalu klik daftar laporan lagi seperti pada gambar.

Lalu anda pergi ke bagian Manufaktur, lalu pilih Laporan Harga Pokok Produksi Tersebut.

1. Persediaan Awal Bahan Baku

Nilai persediaan awal berasal dari saldo awal barang dengan tipe Bahan Baku pada awal periode laporan.

Cara pengecekan:

Nilai ini dapat dibandingkan dengan Laporan Nilai Persediaan melalui menu:

Laporan -> Daftar Laporan -> Persediaan

Lakukan penyesuaian laporan dengan memfilter hanya barang bertipe Bahan Baku, kemudian perhatikan nilai pada kolom Saldo Awal sesuai periode yang dilihat.

Pilih tipe kategori Bahan Baku.

2. Pembelian Bahan Baku

Bagian ini menunjukkan total nilai pembelian bahan baku selama periode laporan HPP.

Cara pengecekan:

Gunakan Laporan Pembelian per Barang melalui:

Laporan -> Daftar Laporan -> Pembelian

Atur rentang tanggal sesuai periode HPP, lalu pada bagian penyaringan pilih hanya kategori barang Bahan Baku dan jenis barang  Persediaan .

Pilih parameter sesuai periode laporan Harga Pokok Produksi

Setelah terbuka laporannya, lalu klik modifikasi.

Lalu di bagian kolom data keluarkan variabel nama kategori barang dengan cara klik 2 kali pada variabel tersebut.

Keluarkan juga untuk variabel Jenis Barang.

Lalu ke kolom penyaringan, dan klik tombol tambah.

Lakukan penyaringan khusus untuk kategori bahan baku saja seperti pada gambar.

Lakukan juga penyaringan jenis barang hanya persediaan seperti pada gambar.Selanjutnya Klik Simpan.

Catatan:

Nilai pembelian yang tercantum hanya berasal dari Faktur Pembelian atau Pengiriman Pesanan yang sudah difaktur. Pengiriman pesanan yang belum diproses menjadi faktur tidak akan memngaruhi nilai ini.

3. Penyesuaian Persediaan

Penyesuaian mencerminkan perubahan nilai persediaan bahan baku yang terjadi di luar transaksi pembelian, penerimaan barang, dan pengambilan bahan baku untuk produksi.

Cara Pengecekan:

Nilai ini dapat ditelusuri melalui Laporan Penyesuaian Bahan (Harga Pokok Produksi) di:

Laporan -> Daftar Laporan -> Manufaktur

Sesuaikan parameter bulan dan tahun dengan periode laporan HPP yang sedang dianalisis.

4. Persediaan Akhir Bahan Baku

Persediaan akhir merupakan nilai saldo bahan baku di akhir periode laporan.

Cara pengecekan:

Gunakan Laporan Nilai Persediaan dengan pengaturan yang sama seperti pengecekan persediaan awal, namun fokus pada kolom Saldo Akhir.

5. Overhead Manufaktur

Overhead manufaktur mencerminkan total biaya produksi aktual selama periode laporan. Apabila perusahaan menggunakan Tahapan Proses, maka biaya subkontraktor akan dikategorikan sebagai Tenaga Kerja Langsung dan ditampilkan dalam komponen overhead ini.

Cara pengecekan:

Nilai overhead dapat diversifikasi melalui Laporan Rincian Perintah Kerja, dengan melakukan modifikasi

  • Setting Kolom Diguakan Seperti Gambar Dibawah

Setelah Terbuka Laporannya Klik Modifikasi.

  • Saring untuk tipenya menjadi biaya saja.

Lalu ke Tab Penyaringan dan Klik Tambahkan.Lalu saring dengan settingan seperti gambar.

Lalu klik tambahkan untuk menambahkan grup berdasarkan tahapan.

  • Kelompokkan berdasarkan tahapan

Setting di bagian Grup seperti pada gambar.

Lalu setting satu settingan grup lagi agar data lebih sesuai.

Setelah sudah klik simpan untuk membuka laporannya kembali sesuai settingan barunya.

Dengan cara ini, biaya produksi baik yang disubkon maupun yang dikerjakan internal dapat terlihat secara terpisah.

6. Barang Dalam Proses (BDP) Awal

Komponen ini menunjukkan nilai produk yang masih dalam proses produksi pada awal periode laporan .

Cara pengecekan:

Periksa akun Pekerjaan Dalam Proses yang ditentukan pada:

Preferensi -> Manufaktur -> Perintah Kerja

Kemudian lihat Laporan Neraca per awal bulan. Jika akun tersebut tidak memiliki saldo, maka nilai BDP awal pada laporan HPP akan bernilai nol.

Untuk pengecekannya, pergi ke bagian laporan keuangan, lalu klik laporan neraca.

Lakukan settingan parameter sesuai dengan periode awal dari laporan Harga Pokok Produksi.

Klik nilainya, untuk melihat rinciannya.

Terlihat bahwa untuk saldo per 31 mei 2021 itu nol.

7. Selisih Biaya Produksi (Variance)

Variance merupakan selisih antara biaya produksi aktual dengan biaya yang dibebankan dalam proses produksi pada periode tertentu.

Cara pengecekan:

Buka menu:

Buku Besar -> Jurnal Umum

Lalu filter Tipe Transaksi dengan Proses Akhir Bulan (Pabrikasi) dan buka jurnal hasil proses tersebut. Apabila selisih berada di sisi debit, maka pada laporan HPP nilainya akan tampil dalam bentuk minus.

Filter transaksinya.

Pilih transaksi yang dimaksud.

8. Barang Dalam Proses (BDP) Akhir

BDP Akhir menunjukkan nilai produksi yang masih dalam tahap produksi pada periode laporan.

Cara pengecekan:

Periksa kembali akun Pekerjaan Dalam Proses pada Laporan Neraca per akhir bulan dengan pengaturan yang sama seperti pengecekan Barang Dalam Proses (BDP) awal. Nilai saldo akun inilah yang akan muncul sebagai BDP Akhir di Laporan HPP.

Seting parameter per akhir periode transaksi sesuai periode laporan Harga Pokok Produksinya.

Kesimpulan

Dengan memahami fungsi setiap komponen serta cara melakukan pengecekan silang melalui laporan pendukung, pengguna Accurate Online dapat memastikan bahwa Laporan Harga Pokok Produksi yang dihasilkan sudah akurat dan mencerminkan kondisi biaya produksi yang sebenarnya.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Subkon Biaya Produksi di Accurate Online

Subkon Biaya Produksi adalah mekanisme pencatatan ketika sebagian proses produksi dialihkan ke pihak ketiga (subkontraktor). Seluruh biaya yang timbul dari pengerjaan tersebut akan otomatis diperhitungkan sebagai bagian dari Harga Pokok Produksi (HPP) barang yang dihasilkan.

Pengaturan biaya subkon dilakukan sejak awal pada Formula Produksi dengan Tahapan Produksi. Informasi terkait subkon ini juga dapat dipantau secara real-time melalui Monitor Perintah Kerja pada perintah kerja yang bersangkutan.

Berikut tahapan pengelolaan Biaya Produksi Subkon di Accurate Online:

1. Menentukan Biaya Subkon pada Formula Produksi

Pastikan terlebih dahulu biaya produksi yang akan diserahkan ke pihak subkon telah ditentukan pada Formulir Produksi. Biaya ini dicatat pada tahapan produksi yang sesuai agar sistem dapat mengenali bahwa tahapan tersebut menggunakan jasa pihak luar.

2. Membuat Permintaan Barang untuk Biaya Subkon

Setelah Formula Produksi siap lalu buat perintah kerja menggunakan formula tersebut dan lakukan step produksi seperti biasa. Pada saat ingin menginput tahapan yang menggunakan fitur subkon, buat Permintaan Barang melalui menu Persediaan. Pada formulir Permintaan Barang:

  • Klik Ambil 
  • Pilih Tahapan

  • Tentukan Tahapan Produksi yang menggunakan biaya subkon
  • Kllik Lanjut

Selanjutnya, pilih biaya subkon yang ingin diproses sesuai tahapan tersebut.

3. Alternatif Pembuatan dari Monitor Perintah Kerja

Selain melalui menu Persediaan, Permintaan Barang juga dapat dibuat langsung dari Monitor Perintah Kerja. Caranya:

  • Buka Surat Perintah Kerja terkait
  • Klik ikon (+) pada tahapan proses

  • Sistem akan otomatis menampilkan formulir Permintaan Barang yang berisi biaya subkon sesuai taahapan produksi

4. Penyimpanan dan Pembaruan Monitor Perintah Kerja

Setelah Permintaan Barang disimpan:

  • Monitor Perintah Kerja akan otomatis menampilkan nomor Permintaan Barang pada tahapan produksi tersebut
  • Jika Permintaan Barang diproses lebih lanjut menjadi Pesanan Pembelian, maka nomor Pesanan Pembelian juga akan muncul di Monitor Perintah Kerja
  • Proses ini akan terus terhubung hingga transaksi pembelian selesai
5. Pembentukan Tahapan Proses Otomatis

Accurate Online secara otomatis akan:

  • Membuat Tahapan Proses Mulai saat Permintaan Barang atas biaya subkon dibuat
  • Membuat Tahapan Proses Selesai ketika transaksi Penerimaan Barang atau Faktur Pembelian atas Permintaan Barang tersebut dilakukan

Status tahapan ini dapat dicek melalui menu Manufaktur | Tahapan Proses.

6. Pembentukan Jurnal Biaya Subkon

Ketika Permintaan Barang atas biaya subkon diproses menjadi Penerimaan Barang atau Faktur Pembelian, sistem akan otomatis membentuk jurnal akuntansi. Biaya subkon tersebut akan:

  • Masuk ke akun Perintah Kerja
  • Menjadi bagian dari biaya produksi yang memengaruhi Harga Pokok Produk

Dengan demikian, pencatatan biaya subkon tetap terintegrasi antara proses manufaktur dan pencatatan akuntansi

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Membuat Subkon Atas Biaya Produksi Pada Accurate Online

Subkon merupakan proses pelimpahan suatu tahapan produksi ke pihak lain, yang biaya atas pekerjaan tersebut dapat dialokasikan ke HPP atas produk yang dihasilkan. Berikut cara mencatat nya di accurate online.

    1. Pastikan anda telah menentukan biaya-biaya produksi yang akan di-subkon pada formula produksi yang ada, klik disini.
    2. Buat permintaan pembelian atas biaya produksi yang mau di subkon melalui modul persediaan, ambil dari tahapan lalu pilih nomor spk dan simpan.PR dari tahapan subkon
    3. saat anda melakukan permintaan pembelian maka akan otomastis dibuatkan tahapan proses atas subkon lalu ketika anda melakukan input penerimaan barang maka akan otomatis terupdate proses tahapan menjadi selesai.

      Otomatis Dari Permintaan – Ambil dari Tahapan

                                                                                                         Otomatis Dari Penerimaan Barang

Lalu atas transaksi tersebut akan terbentuk jurnal seperti berikut.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Monitor Perintah Kerja

fitur monitor perintah kerja, merupakan formulir untuk melihat informasi rencana produksi dan kemajuan proses produksi atas perintah kerja dalam rentang waktu tertentu, yaitu sesuai dengan pengaturan rentang waktu yang telah di setting pada preferensi.

Monitoring Perintah Kerja

Monitoring Perintah Kerja

 

 

Keterangan:

  1. Dijadwalkan : menampilkan informasi rencana produksi yang telah dibuatkan surat perintah kerja-nya.
  2. Dalam Proses : menampilkan informasi surat perintah kerja yang telah diproses dalam proses produksi (dibuatkan pengambilan bahan baku, tahapan, dan sebagainya).
  3. Selesai/Ditutup : Menampilkan surat perintah kerja yang telah selesai diproses/ditutup.

 

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Penyelesaian Barang Jadi di Accurate Online

Penyelesaian Barang Jadi adalah fitur pada modul Manufaktur Accurate Online yang digunakan untuk mencatat bahwa proses produksi telah selesai dan produksi akhir telah dihasilkan. Melalui formulir ini, barang hasil produksi akan berpindah status menjadi barang jadi dan secara otomatis dicatat dalam sistem persediaan serta jurnal akuntansi. Fitur ini memastikan bahwa jumlah produk yang dihasilkan sesuai dengan perintah kerja yang dibuat, serta nilai biaya produksinya tercatat dengan benar.

Penjelasan Formulir Penyelesaian Barang Jadi

Pada saat membuat transaksi Penyelesaian Barang Jadi, terdapat beberapa informasi penting yang perlu diisi, antara lain:

  • Perintah Kerja, digunakan untuk memilih nomor perintah kerja yang proses produksinya telah selesai.
  • Tanggal Penyelesaian, diisi dengan tanggal selesainya produksi barang tersebut.
  • Nomor Penyelesaian, merupakan nomor otomatis dari transaksi penyelesaian barang jadi. Pengaturan nomor ini dapat disesuaikan melalui menu Pengaturan | Penomoran.

  • Produk/Barang Jadi, menampilkan daftar produk akhir yang dihasilkan berdasarkan perintah kerja yang dipilih.
  • Cabang & Keterangan, menampilkan informasi cabang (jika menggunakan multi cabang) keterangan untuk mencatat informasi tambahan terkait proses penyelesaian produksi.
Langkah-Langkah Membuat Penyelesaian Barang Jadi

Berikut tahapan untuk mencatat penyelesaian barang jadi di Accurate Online:

  1. Akses Menu Penyelesaian Barang Jadi, masuk ke modul Manufaktur, lalu pilih menu Penyelesaian Barang Jadi.
  2. Pilih Perintah Kerja dan Tanggal Penyelesaian, Tentukan nomor perintah kerja yang ingin diselesaikan, kemudian isi tanggal penyelesaian sesuai dengan waktu selesainya proses produksi.
  3. Pilih Produk yang Diselesaikan, Pada kolom Cari/Pilih, tentukan produk hasil produksi yang akan diselesaikan, lalu klik Lanjut untuk melihat rincian barang.
  4. Lengkapi Rincian Barang, Periksa kembali informasi produk, jumlah hasil produksi, serta detail lainnya agar sesuai dengan perintah kerja yang dijalankan.
  5. Tambahkan Keterangan (Opsional), tambahkan catatan atau keterangan tambahan mengenai penyelesaian barang jadi tersebut jika ada di info lainnya.
  6. Simpan Transaksi, Setelah semua data terisi dengan benar, simpan transaksi penyelesaian barang jadi. Accurate Online akan secara otomatis membentuk jurnal akuntansi atas penyelesaian produksi tersebut.
Dampak Akuntansi Penyelesaian Barang jadi

Saat transaksi disimpan, sistem akan mencatat jurna secara otomatis, dimana:

  • Nilai biaya produksi akan dipindahkan ke akun Persediaan Barang Jadi.
  • Akun Barang Dalam Proses akan berkurang sesuai dengan nilai produksi yang telah diselesaikan.

Dengan demikian, laporan persediaan dan laporan keuangan akan selalu mencerminkan kondisi produksi yang sebenarnya.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Perhitungan Prosentase Progress Pada Formulir Perintah Kerja

Perhitungan prosentase progress pada form perintah kerja pada fitur manufaktur di accurate online mempunyai porsi sebagai berikut.

Sebagai Ilustrasi Pada Bulan Januari PT DEMO memproduksi Meja sebanyak 5 Pcs dengan menggunakan formula produksi seperti berikut ini:

Formula Produksi (Tahapan Proses)

                                                                                          Formula Produksi (Bahan Baku)

Formula Produksi (biaya)

Selanjutnya formula produksi tersebut dibuatkan perintah kerja (WO) maka akan tertera proges 0% seperti gambar di bawah:

Pembuatan Perintah Kerja (WO)

Proses pengeluaran bahan baku atas perintah kerja tersebut, akan mengupdate proses menjadi 30% seperti gambar dibawah.

                                                                                                          Pengeluaran Bahan Baku

                                                                                                                      Progress SPK 30%

Lakukan penginputan atas penyelesaian tahapan produks, maka progress SPK akan terupdate menjadi 90%.

Penyelesaian tahapan produksi

Progress penyelesaian tahapan produksi 90%

Menyelesaikan proses produksi, sehingga progress SPK berubah menjadi 100%

Penyelesaian Barang Jadi

                                                                                          progress akan terupdate menjadi 100%

 

Notes: Apabila komponen perhitungan prosentase progress belum dilakukan seluruhnya, maka prosentasenya akan dihitung secara proporsional. Contoh: Saat pengeluaran bahan baku belum dicatat seluruhnya sesuai dengan bahan baku adalah 30% dari bahan baku yang sudah di catat sebagai pengeluaran.

Maka prosentase progress tersebut didapat berdasarkan perhitungan jumlah kuntitas bahan baku yang dikeluarkan / jumlah total kuantitas bahan baku dikaikan dengan 30% = (11/18)*30% maka akan didapat nilai sebesar 18,33%.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

 

Membuat Alokasi Biaya Produksi Pada Modul Manufaktur

Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk membuat alokasi biaya produksi pada modul manufaktur di accurate online:

  1. Pastikan anda telah mencatat pengakuan biaya baik melalui modul kas/bank ataupun dari modul pembelian atas biaya produksi tersebut.
  2. Langkah selanjutnya, buka modul manufaktur lalu pilih fitur alokasi biaya produksi. Lengkapi header form terlebih dahulu.header alokasi biaya produski
  3. Pada tab biaya produksi klik ambil, lalu lakukan ceklis atas biaya produksi yang akan dialokasikan ke perintah kerja (WO). Setelah itu klik biaya produksinya untuk menyesuaikan alokasi yang akan digunakan.
  4. Klik tab rincian perintah kerja dan klik ambil untuk memilih nomor perintah kerja mana saja yang mendapatkan alokasi atas biaya tersebut.
  5. Simpan transaksi.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Membuat Pengembalian Bahan Baku Pada Modul Manufaktur AOL

Berikut cara membuat pengembalian bahan baku (retur) di accurate online:

  1. Buka modul manufaktur.
  2. Klik fitur pengambilan bahan baku pilih tipe retur barang, masukan nomor workorder, dan sesuaikan tanggal transaksi.
  3. Pilih barang yang akan di retur atau di kembalikan lalu sesuaikan Qty yang di retur dan gudang pengembalian nya.
  4. Isikan keterangan pada info lainnya lalu simpan transaksi.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!