Error Tidak Bisa Hapus Pinjaman Karyawan

Saat Anda mencoba menghapus data Pinjaman Karyawan, terkadang Anda tidak bisa hapus pinjaman karyawan tersebut. Setelah itu muncul pesan error yang menyatakan bahwa data tersebut tidak dapat dihapus karena sudah digunakan pada transaksi Pencairan Pinjaman.

Hal ini terjadi karena pinjaman tersebut sudah memiliki riwayat pencairan. Sistem tidak mengizinkan penghapusan data induk selama masih ada transaksi turunan yang terkait. Oleh karena itu, Anda perlu menghapus terlebih dahulu transaksi pencairannya sebelum menghapus data pinjaman karyawan.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Masuk ke menu Buku Besar | Pinjaman Karyawan | Daftar Pinjaman Karyawan.
  2. Pilih pinjaman karyawan yang ingin dihapus.
  3. Buka tab Informasi Pinjaman, lalu periksa bagian Riwayat Pencairan Pinjaman.
  4. Klik nomor transaksi pada riwayat pencairan tersebut untuk membuka detailnya.
  5. Hapus transaksi pencairan pinjaman dengan klik tombol Hapus.
  6. Setelah semua pencairan dihapus, kembali ke data Pinjaman karyawan dan lakukan penghapusan ulang.

Setelah transaksi pencairan tidak lagi terkait, data Pinjaman Karyawan dapat dihappus tanpa kendala.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Tampilan Cetakan Kurang Rapi Setelah Cetak Transaksi

Setelah proses cetak transaksi berhasil dilakukan dan tidak muncul error, terkadang tampilan hasil cetakan terlihat kurang rapi, seperti teks yang terlalu panjang pada bagian tertentu.

Hal ini umumnya terjadi karena ukuran kolom pada desain cetakan belum spenuhnya menyesuaikan dengan panjang informasi yang ditampilkan, sehingga teksterlihat menumpuk atau melebar.

Sebagai contoh, nama atau alamat pemasok yang terlalu panjang dapat memnuhi area kolom dan membuat tampilan menjadi kurang proporsional.

Untuk merapikan tampilan tersebut, Anda dapat melakukan beberapa penyesuaian berikut:

  • Periksa kembali desain cetakan yang digunakan.
  • Sesuaikan ukuran kolom agar lebih proporsional.
  • Ringkas informasi yang terlalu panjang, seperti nama atau alamat.
  • Gunakan fitur multi-line (wrap text).

Dengan penyesuaian tersebut, hasil cetakan tranasksi akan terlihat lebih rapi dan mudah dibaca.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Perhitungan DPP Nilai Lain Atas Transaksi Yang Dikenakan PPN dan PPh 22 (Total Termasuk Pajak)

Jika pada transaksi penjualan/pembelian terdapat barang yang menggunakan PPN dan PPh 22 secara bersaman, maka perhitungan DPP Nilai Lain (Total Termasuk Pajak) tidak sama dengan perhitungan seperti biasanya. Berikut rumus perhitungan nya:

  1. mencari presentase tarif gabungan dari presentase PPN dan PPh 22 lalu dijadikan desimal.
  2. Jika sudah mendapatkan presentase tarif gabungan, maka selanjutnya cari nilai DPP barang dan DPP Nilai Lain dengan rumus berikut:Perhitungan DPP Nilai Lain Atas Transaksi Yang Dikenakan PPN dan PPh 22 (Total Termasuk Pajak)

Ilustrasi: Transaksi Penjualan Pada Tanggal 12 Maret 2026 atas barang PPh yang dikenakan PPN 12 (11/12) dan PPh 22 sebesar Rp. 100.000.000, maka untuk nilai PPN dan PPh 22 yang dikenakan adalah sebesar Rp. 9.821.400 dan Rp. 892.857.

invoice

Berikut perhitungan atas nilai PPN dan PPh 22 yang tampil di transaksi Faktur Penjualan,

Perhitungan DPP Nilai Lain Atas Transaksi Yang Dikenakan PPN dan PPh 22 (Total Termasuk Pajak) 2

 

Note: Nilai PPN dan PPh 22 untuk nilai desimal yang diatas 5 akan dilakukan pembulatan keatas, begitu pula sebaliknya.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Impor Barang pada PO Menggunakan File Excel atau CSV

Accurate Online menyediakan fitur impor barang pada transaksi Pesanan Pembelian (PO). Pengguna dapat memasukkan banyak data barang sekaligus melalui file Excel atau CSV. Berikut langkah – langkah untuk melakukan proses impor tersebut:

  1. Buka menu Pembelian, kemudian pilih Pesanan Pembelian.
  2. Pada tab Data Baru, lengkapi informasi dasar transaksi seperti PemasokTanggal, dan Nomor transaksi. Setelah itu masuk ke bagian Rincian lalu klik opsi Impor Barang.
  3. Untuk mengetahui format yang digunakan, silahkan unduh contoh template terlebih dahulu. Caranya dengan mengklik tulisan “Disini” pada bagian Impor Excel ke Detail Barang.
  4. Setelah file contoh diunduh, isi data barang yang akan dimasukkan ke transaksi Pesanan Pembelian sesuai dengan format yang tersedia pada template tersebut.

  5. Jika file sudah siap, klik Pilih File Excel lalu pilih file Excel atau CSV yang telah Anda lengkapi sebelumnya. Pastikan struktur dan format data sudah mengikuti contoh dari Accurate agar proses impor dapat berjalan dengan baik.

  6. Setelah proses unggah selesai, data barang dari file Excel akan otomatis masuk ke bagian rincian transaksi Pesanan Pembelian di Accurate Online.

Dengan menggunakan fitur impor ini, proses penginputan banyak barang pada transaksi Pesanan Pembelian menjadi lebih cepat dan efisien.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Impor Excel Standar Biaya Produksi Pada Accurate Online

Pada accurate online anda dapat mempersingkat pekerjaan dalam membuat stanar biaya produksi memlalui templet excel dari accurate. Berikut langkah-langkah impor standar biaya produksi dari excel ke accurate.

  1. Buka fitur standar biaya produksi pada modul manufaktur, lalu klik ambil impor barand dari excel.
  2. Klik di sini untuk mendapatkan template nya.
  3. Isikan Nama barang, Kode Barang (sesuai dengan master barang dan jasa) dan juga Harga Baru. Buka sheet penjelasan kolom untuk melihat cara pengisian nya.
  4. Klik pilih file excel pada accurate dan tentukan file yang akan di upload.
  5. Setelah muncul pop-up data berhasil klik lanjutkan dan simpan transaksi.Impor Excel Standar Biaya Produksi Pada Accurate Online

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Menampilkan Alasan Penolakan di Laporan Rincian Penyetuju

Pada Accurate Online, pengguna yang memanfaatkan fitur persetujuan transaksi (approval) dapat melihat riwayat status transaksi yang disetujui maupun ditolak. Jika terdapat transaksi yang ditolak oleh penyetuju, Anda juga dapat mengetahui alasan penolakan tersebut melalui laporan Rincian Penyetuju Transaksi.

Untuk menampilkan informasi alasan penolakan pada laporan tersebut, lakukan langkah-langkah berikut:

1. Buka Laporan Rincian Penyetuju Transaksi

Masuk ke menu Daftar Laporan |Daftar laporan | Pemeriksaan, kemudian pilih laporan Rincian Penyetuju Transaksi.

2. Atur Parameter Laporan

Tentukan parameter laporan sesuai kebutuhan, lalu klik tombol Tampilkan untuk menampilkan data laporan.

3. Modifikasi Tampilan Laporan

Setelah laporan muncul, klik tombol Modifikasi untuk menambahkan kolom informasi tambahan pada laporan.

4. Tambahkan Variabel Alasan Tindakan

Pada bagian Kolom Data, cari varibel Alasan Tindakan. Klik dua kali pada variabel tersebut hingga berpindah ke kolom Digunakan, kemudian klik Simpan.

5. Lihat Alasan Penolakan Transaksi

Setelah pengaturan disimpan, laporan Rincian Penyetuju Transaksi akan menampilkan kolom Alasan Tindakan yang berisi keterangan alasan mengapa transaksi tersebut ditolak oleh penyetuju.

Dengan cara ini, Anda dapat mengetahui penyebab penolakan transaksi secara lebih jelas melalui laporan yang tersedia di Accurate Online.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Menampilkan Catatan Akun pada Laporan Keuangan Di Accurate

Pada Accurate Online, setiap akun perkiraan dapat diberikan catatan tambahan melalui menu Buku Besar | Akun Perkiraan. Catatan ini dapat membantu memberikan informasi atau keterangan khusus terkait akun tersebut. Selain itu, catatan akun juga dapat ditampilkan pada laporan keuangan seperti Neraca dan Laba Rugi.

Berikut langkah-langkah untuk menampilkan catatan pada laporan:

  1. Buka menu Daftar Laporan | Daftar laporan | Keuangan, lalu pilih laporan Neraca atau Laba/Rugi. Pada contoh ini digunakan laporan Laba/Rugi.
  2. Setelah laporan terbuka, atur terlebih dahulu parameter laporan sesuai kebutuhan, kemudian klik Tampilkan untuk menampilkan laporan.
  3. Selanjutnya klik tombol Modifikasi pada laporan tersebut.
  4. Pada bagian Kolom Data, cari variabel Catatan Akun, lalu klik dua kali hingga variabel tersebut berpindah ke kolom Digunakan.
  5. Klik Simpan untuk menyimpan pengaturan laporan.

Setelah pengaturan tersebut dilakukan, laporan akan menampilkan Catatan Akun pada setiap akun yang memiliki keterangan tambahan. Dengan begitu, pengguna dapat melihat informasi tambahan terkait akun langsung dari laporan Neraca atau Laba/Rugi.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Memberi Hak Akses Oprator Untuk Merubah Transaksi Draft

Pada Accurate Online akses untuk pengguna (level oprator) dapat di batasi sesuai dengan Jobdesk dari pengguna tersebut, ada beberapa akses seperti membuat, mengubah menghapus dan juga melihat transaksi. Jika muncul error seperti di atas saat ingin menyimpan transksi draft maka Administrator perlu memberikan hak akses oprator tersebut. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Buka Menu Akses Grup pada Pengaturan.
  2. Berikan Akses untuk Buat, Ubah dan lihat pada transaksi yang di maksud lalu simpan akses nya.
  3. Maka setelah diberikan akses oprator tersebut dapat menyimpan ulang transaksi yang masih berstatus draft.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Hak Akses Oprator Tidak Bisa Membuat Pesanan Pembelian Melebihi Kuantitas Pesanan Penjualan Pada AOL

Pada Accurate Online akses untuk pengguna (level oprator) dapat di batasi sesuai dengan Jobdesk dari pengguna tersebut. Dalam membuat PO (pesanan pembelian) anda dapat mengacu pada pesanan penjualan dari customer yang telah anda input di SO (pesanan penjualan). Untuk menghindari PO berlebih ada baiknya Administrator memberikan batasan hak akses pada oprator, khususnya pada akses “Tidak Bisa Membuat Pesanan Pembelian Melebihi Kuantitas Pesanan Penjualan”. Berikut cara membatasi aksesnya:

  1. Buka akses grup pada menu pengaturan.

    Akses Grup

    Buka Akses Grup

  2. Pilih akses grup yang mau di batasi.
  3. Klik tab hak akses, cari akses lalu unceklis “Tidak Bisa Membuat Pesanan Pembelian Melebihi Kuantitas Pesanan Penjualan”. Lalu simpan.Tidak Bisa Membuat Pesanan Pembelian Melebihi Kuantitas Pesanan Penjualan
  4. Maka akan muncul notifikasi error seperti gambar dibawah saat PO melebihi SO.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Mencatat Pembayaran BPJS Di Awal Bulan

Dalam kasus mencatat transaksi pembayaran BPJS di awal bulan sebelum mencatat nya di menu pencatatan gaji ada beberapa langkah yang harus dilakukan di Accurate Online, yaitu melakukan pencatatan biaya BPJS di menu kas/bank pembayaran dan pencatatan biaya BPJS melalui menu pencatatan gaji.

Sebagai ilusrtasi pada bulan Januari 2026 seorang karyawan memiliki rincian gaji sebagai berikut:

Gaji pokok : Rp. 3.000.000

Tunjangan Premi Kesehatan : Rp. 120.000

Tunjangan Program JKK : Rp. 7.200

Tunjangan Program JKM : Rp. 9.000

 

I. Pencatatan atas pembayaran biaya BPJS di awal bulan melalui pembayaran

Masuk ke menu kas/bank pembayaran, lalu pilih biaya BPJS senilai Rp. 136.200

mencatat pembayaran BPJS diawal Bulan

Jurnal atas transksi pembayaran BPJS

 

II. Pencatatan atas biaya BPJS melalui pencatatan gaji beserta pelunasannya.

  • Sebelum melakukan pencatatan gaji pastikan settingan akun atas tunjangan premi kesehatan, tunjangan program JKK & tunjangan program JKM sudah di masukan ke akun biaya BPJS.

    Masuk ke menu gaji/tunjangan

     

     

     

     

    Sesuaikan akun biaya atas tunjangan

    Setting akun perkiraan ke biaya BPJS

  • Setelah itu lakukan pencatatan gaji karyawan melalui menu pencatatan gaji pada buku besar.

    • Pilih nama karyawan

masukan rincian gaji/tunjangan

Jurnal yang akan terbentuk dari pencatatan gaji

  • Masuk ke menu kas/bank pembayaran untuk melunasi hutang gaji

    ambil dari pencatatan gaji

    ceklis biaya BPJS dari pencatatan gaji

    Masukan biaya BPJS dengan nilai (-)

    Jurnal yang terbentuk

    Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
    Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!