Penyebab Selisih Nilai pada Transaksi Pindah Barang pada Accurate Online

Penyebab Selisih Nilai pada Transaksi Pindah Barang

Penyebab timbulnya selisih nilai pada transaksi Pindah Barang adalah disebabkan karena adanya perubahan nilai persediaan yang dipindahkan setelah proses Terima Barang. Berikut illustrasinya :

  • Perusahaan menerima barang yang dipesan sebanyak 25 unit dengan harga sesuai PO yaitu sebesar Rp 100.000 / unit.
  • Perusahaan melakukan proses Kirim Barang dari Gudang A ke Gudang B atas item yang diterima tersebut, sebanyak 15 unit.

Kirim Barang

 

Jurnal Kirim Barang

  • Gudang B melakukan Terima Barang atas proses Kirim Barang dari Gudang A.

Terima Barang

 

Jurnal Terima Barang

  • Perusahaan menerima Faktur Pembelian dari Pemasok atas pembelian sebanyak 25 unit, namun dengan nilai harga yang berbeda dengan PO yaitu sebesar Rp 100.250/unit. Atas perubahan nilai harga beli ini, menyebabkan timbulnya selisih pada transaksi Pindah Barang. Nilai selisih akan di jurnal pada akun penampung yang sesuai dengan pengaturan di menu Pengaturan | Preferensi | Akun Perkiraan pada bagian Pindah Barang.

Jurnal Transaksi Terima Barang setelah ada perubahan harga dari nilai persediaan

Pengaturan Akun Selisih untuk transaksi Pindah Barang

 

Membuat Transaksi yang Dikenakan PPh 23 pada Accurate Online

Berikut ini cara membuat transaksi yang dikenakan PPh 23 :

  1. Buat Jenis Pajak untuk PPh 23 nya dari menu Perusahaan | Pajak | Data Baru. Contoh dibawah adalah untuk Jasa Teknik dengan persentase 2%. Simpan.

Solcen-00

2. Buat Barang dan Jasa dengan jenis barang Jasa dari menu Persediaan | Barang dan Jasa | Data Baru. Buat misal dengan nama Jasa Teknik , dan Jenis Barang set ke Jasa. Kemudian di tab Penjualan/Pembelian, dikolom PPh set ke Jenis Pajaknya. Contoh Jasa Teknik. Simpan.

solcen-01

Solcen-02

3. Buat transaksi Faktur Penjualan. Masukkan Nama Pelanggannya. Kemudian pilih barang dan Jasa  “Jasa Teknik” yang sudah dibuat pada point 2. Input harga satuan senilai Jasa yang akan ditagihkan.

Membuat Transaksi yang Dikenakan PPh 23

 

solcen-05

4. Terlihat diatas otomatis muncul kotak PPh 23 dan ada nilai PPh 23 senilai 2% dari nilai yg ditagihkan.

5. Kemudian proses ke Pembayaran seperti biasa.

  1. Notes :

    • Jika nilai yang tampil di kotak PPh 23 bukan senilai 2% / tidak sesuai rate yang ditetapkan pada Daftar Pajak yang telah ditambahkan tadi, cek ke Data Pelanggan tersebut, apakah sudah diiinput NPWP nya atau belum. Jika belum, silahkan input NPWP pelanggan tersebut, baru kemudian buat ulang Faktur Penjualannya.
    • Transaksi pembelian dengan PPh 23 alur pembuatan transaksinya sama seperti proses transaksi penjualan dengan pph 23. Hanya berbeda modul yang diakses yaitu dari Faktur Pembelian kemudian ke Pembayaran Pembelian.
    • Transaksi Penjualan dengan PPh 23 akan menghasilkan Laporan ePPh 1771, yang bisa diakses dari menu Laporan | ePPh 2326 & ePPh 1771, kemudian ke tab ePPh 1771.

    Laporan Pajak PPh 23

    Laporan Pajak PPh 23 untuk Transaksi Penjualan

    • Transaksi pembelian dengan PPh 23 akan menghasilkan Laporan ePPh 23 dan SPT PPh Ps. 23.

    Laporan Pajak PPh 23

     

    Laporan PPh 23 untuk transaksi Pembelian

     

    Laporan SPT PPh 23

    Video tutorial…….

    Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
    Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Menampilkan DPP Pada Desain Cetakan Faktur Penjualan Inclusive Tax pada Accurate Online

Menampilkan DPP Pada Desain Cetakan Faktur Penjualan Inclusive Tax

Pada Accurate Online untuk setting pajak sudah otomatis menggunakan Rounded Lower 1. Sehingga untuk nilai pajak dengan desimal berapapun akan dibulatkan kebawah.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mencatat nilai DPP pada Desain Cetakan Faktur Penjualan dengan pilihan pajak adalah Inclusive Tax (Termasuk Pajak). Sebagai ilustrasi, misalkan ada transaksi dengan nilai total adalah 5000, maka dengan kondisi perpajakan di Accurate Online, rinciannya adalah : 4.546 = DPP, dan 454 = PPN.

1. Membuat contoh transaksi dengan pilihan adalah Termasuk Pajak (Inclusive Tax).

inc1

 

inc2

2. Selanjutnya masuk pada Desain Cetakan untuk menambahkan rumus yang dapat menampilkan nilai DPP atas transaksi penjualan di atas, dari menu Pengaturan | Desain Cetakan.

3. Klik pada nama Desain Cetakan Faktur Penjualan yang akan ditambahkan rumus untuk menampilkan DPP | klik Buka Desainer

Buka desainer

4. Klik tambah (+) variable , tambah lalu letakan di posisi yang tepat.

Faktur

5. Masukan rumusnya yaitu : $F{salesInvoice.totalAmount} / (1.1)

DPP 1

6. Klik Simpan, kemudian ujicoba pada transaksi faktur penjualan dengan mengklik Cetak.

inc7

 

Note : Jika kondisi semua item dikenakan pajak.

PPh 21 untuk Pemasok adalah Penjual Jasa Orang Pribadi pada Accurate Online

PPh 21 untuk Pemasok adalah Penjual Jasa Orang Pribadi

Jika perusahaan anda menggunakan jasa perorangan sebagai penyedia jasa dan memerlukan perhitungan PPh 21-nya, maka gunakan fitur ‘Pemasok adalah Penjual Jasa Orang Pribadi’ pada AOL. Berikut langkah-langkah penggunaan fitur tersebut :

  1. Mengatur akun untuk menjurnal nilai PPh 21 atas transaksi ini yaitu masuk ke menu Perusahaan | Pajak, kemudian cari PPh 21, buka dan isikan dengan akun yang sesuai lalu klik simpan.

Mengatur Akun PPh 21

  • Membuat Pemasok dari menu Pembelian | Pemasok, kemudian centang informasi ‘Ya, Pemasok adalah penjual jasa orang pribadi’ pada bagian Penjual Jasa. Kemudian simpan.

Mengatifkan fitur Pemasok adalah Penjual Jasa Orang Pribadi

Mengatifkan fitur Pemasok adalah Penjual Jasa Orang Pribadi

  • Pada saat anda menyimpan pemasok tersebut, AOL akan otomatis membuatkan nama karyawan atas pemasok tersebut dengan status pekerja adalah Bukan Pegawai – Penjaja Barang Dagangan. Silakan lengkapi informasi terkait pajak di formulir Karyawan atas pemasok tersebut, terutama untuk informasi NPWP-nya.

Melengkapi informasi Pajak atas Pemasok di Formulir Karyawan

  • Buat Barang dengan Jenis Barang Jasa untuk penginputan transaksi ini dan pada bagian Pajak tidak perlu diisikan informasi pajak apapun, baik untuk PPN ataupun PPh-nya.

Membuat barang dengan jenis barang JASA

Informasi Pajak dikosongkan

  • Buat faktur pembelian untuk jasa yang digunakan dengan pemasok yang dimaksud, misalnya senilai Rp 5.000.000 (lima juta rupiah). Nilai PPh akan otomatis tampil pada layar (screen) formulir Faktur Pembelian, yaitu senilai Rp 125.000 (seratus dua puluh lima ribu rupiah). Namun jurnal transaksi PPh 21 tersebut baru akan dijurnal saat dilakukan pembuatan Pembayaran Pembelian.

Faktur Pembelian dengan Jasa dari Pemasok adalah Penjual Jasa Orang Pribadi

  • Lakukan pembayaran pembelian atas transaksi PI tersebut dan nilai pembayaran akan otomatis terpotong senilai PPh 21-nya dan ter-jurnal.

Informasi PPh 21 saat pemilihan Faktur Pembelian

Pembayaran Pembelian dengan Jasa dari Pemasok Orang Pribadi

Jurnal Transaksi Pembayaran Pembelian dengan PPh 21 dari Pemasok adalah Penjual Jasa Orang Pribadi

  • DPP atas transaksi ini adalah 50% dari nilai yang dibayarkan kemudian ditarifkan dengan tarif PPh Ps. 17. Dan transaksi PPh 21 pada transaksi ini akan dimasukan ke dalam Laporan SPT 1721 yaitu SPT 1721-II dan 1721-VI.

Available for AOL

Berikut Tutorial Vidionya :

Menampilkan Nilai Total Dari Suatu Kolom Pada Laporan Accurate Online

Menampilkan Nilai Total Dari Suatu Kolom Pada Laporan

Contoh laporan yang tidak terdapat nilai total:

total

Apabila user ingin menampilkan nilai total dari suatu kolom pada laporan, langkah-langkahnya adalah sbb:

1. Klik menu Laporan | Daftar Laporan;

1

2. Klik Penjualan | Rincian Penjualan Per Barang (misalnya);

1

3. Parameter Tanggal dan Parameter Tambahannya silakan disesuaikan lalu Klik Tampilkan;

3

4. Klik Modifikasi;

1

5. Klik Grup kemudian hapus variable yang muncul dengan cara klik Nama Variable lalu klik icon MINUS (-), atau jika ingin menambah variable bisa dengan cara klik Nama Variable lalu klik icon PLUS (+).

Urut Berdasarkan = pilih variable yang diinginkan, kemudian klik Tambah Footer, kemudian klik Variable Column yang ingin ditotalkan pada laporan kemudian klik Simpan.

3

Contoh tampilan Report setelah di Modifikasi:

1

 

Untuk video tutorialnya bisa ditonton dibawah ini ya……….

Pembelian Aset Tetap dengan Cicilan di Accurate Online

Pembelian Aset Tetap dengan Cicilan

Berikut langkah – langkah menginput transaksi Pembelian Aset Tetap dengan cara cicilan :

1.  Buat data pemasok atas pembelian aset tetap secara cicilan tersebut, yaitu dari menu Pembelian | Pemasok.

 

2. Jika pembelian aset tetap dengan cicilan terdapat uang muka pencatatan uang muka dilakukan melalui menu Pembelian | Uang Muka Pembelian, pilih nama vendor yang dimaksud, kemudian masukan nominal uang muka yang akan dibayarkan, klik proses dan pilih pembayaran. Contoh Kasus : Perusahaan membeli aset tetap berupa kendaraan senilai Rp 120.000.000. Dan atas pembelian tersebut diberikan uang muka sebesar 20%-nya yaitu Rp 24.000.000. Sisa-nya dilakukan cicilan selama 4 tahun.

Mencatat Uang Muka atas Pembelian Aset Tetap

Jurnal Uang Muka Pembelian sebelum Pembayaran

 

Mencatat Pembayaran Uang Muka Pembelian atas Aset Tetap

 

Jurnal Pembayaran Uang Muka Pembelian atas Aset Tetap

 

3. Buat faktur pembelian untuk melakukan pencatatan atas pembelian aset tersebut, yaitu dari menu Pembelian | Faktur Pembelian, pilih nama pemasok-nya, kemudian klik “Pembelian Aset” dan jika belum pernah melakukan pembelian akan tampil “Pembelian aset tetap memerlukan barang dan akun pembelian. Accurate akan membuatkan barang dan akun perkiraan “Pembelian Aset”.  Lanjutkan ?”. Isikan nama kendaraan, kuantitas dan nilai kendaraan yang di beli. 
Jika ada uang muka, klik icon DP dan pilih nomor transaksi atas uang muka tersebut, kemudian simpan pembelian aset memerlukan barang dan akun perantara pembelian. Accurate akan membuatkan barang dan akun perkiraan “Pembelian Aset”. Lanjutkan?

Menggunakan Uang Muka atas Pembelian Aset Tetap

Jurnal Transaksi Pembelian Aset Tetap dengan Uang Muka

 

 

4. Selanjutkan ke menu Aset Tetap | Aset Tetap | buka transaksi aset tetap (draft) yang dibuat otomatis oleh Accurate dari transaksi faktur pembelian.

 

5. Edit Tanggal Pakai jika Tanggal Pakai tidak sama dengan Tanggal Beli,  jika aset berwujud checklist Ya (Aset Tidak Berwujud) dan jika  bukan Aset tidak berwujud, pilih Metode Penyusutan,  Akun AkumulasiAkun Beban Penyusutan dan Umur Aset.

 

6. Klik Tab info lainnya, isi Kategori Aset dan klik Simpan.

Jurnal Pencatatan Aset Tetap dengan Cicilan

 

7. Untuk pembayaran cicilan dari aset tersebut bisa dilakukan dari menu Pembelian | Pembayaran Pembelian, pilih Pemasok yang dimaksud dan pilih faktur atas pembelian aset tersebut. Kemudian isikan nominal cicilan yang akan dibayarkan. Hal ini dilakukan setiap periode waktu pembayaran.

Pembayaran Cicilan pada Periode Berikutnya

 

Akun Selisih Pembelian Pada Accurate

Akun Selisih Pembelian Pada Accurate, Terdapat selisih di transaksi faktur pembelian yang ditarik dari penerimaan barang, selisih tsb biasanya di sebabkan:

Akun Selisih Pembelian Pada Accurate
1) Setinggan di menu pengaturan | preferensi | pembelian | Jangan diperbarui oleh Tagihan Atau diperbarui jika periode tanggal tagihan pertama sama dengan penerimaan barang lalu, tetapi periode tanggal tagihan berbeda dengan tanggal faktur pembelian.
2) Adanya biaya yang dimasukkan pada saat faktur pembelian dan di alokasi ke barang.

Contoh transaksinya dan perhitungganya bisa di download di sini.

(Available for AOL Version)

Untuk video tutorialnya dibawah……….

Retur Penjualan Untuk Faktur Dimuka di Accurate Online

Retur Penjualan Untuk Faktur Dimuka

Ada 2 (dua) kondisi ketika akan melakukan Retur Penjualan atas Penjualan Faktur Di muka, yaitu :

  1. Faktur Dimuka belum diproses ke Pengiriman Pesanan : dengan kondisi seperti ini, retur penjualan dilakukan dengan memilih nomor faktur penjualan atas faktur dimuka tersebut.

  • Faktur Dimuka sudah diproses ke Pengiriman Pesanan : dengan kondisi seperti ini, retur penjualan dilakukan dengan memilih pilihan TANPA FAKTUR dan kemudian pilih nama barang yang akan diretur pada baris pencarian nama barang.

untuk video tutorialnya bisa ditonton dibawah ini ya…….

Saldo Awal Uang Muka Penjualan Accurate Online

Saldo Awal Uang Muka Penjualan

Cara untuk mencatat saldo awal uang muka penjualan dari pelanggan adalah sbb:

1. Kllik menu Pengaturan | Preferensi | Akun Perkiraan | Kolom Akun Diskon masukkan akun Equitas saldo awal | klik simpan.

Akun diskon

 

2. Klik menu Penjualan | Uang Muka Penjualan.

14

3. Tentukan informasi Pelanggan, Tanggal, Nilai Uang Muka, Kena Pajak (kena pajaknya opsional dan jika tidak dikenai pajak maka di unchecklist kena pajak).

15

4. Klik Tombol Proses | Pembayaran.

16

Jurnal Terbentuk adalah
(Dr) Piutang Usaha
         (Cr) PPN Keluaran
         (Cr) Uang Muka Penjualan 

5. Lakukan proses pembayaran uang muka penjualan tsb

17

6. Lalu klik nomor faktur nya | klik tab Informasi Diskon | Akun Diskon masukkan akun Equitas saldo awal dan Diskonnya masukkan sesuai dengan jumlah uang muka misalkan 1.100.000, klik lanjut

Diskon

7. Klik simpan dan selanjutnya jurnal terbentuk di pembayaran penjualan adalah
(Dr) Equitas saldo awal
        (Cr) Piutang usaha

Sehingga jurnal nya adalah
(Dr) Equitas saldo awal

        (Cr) PPN Keluaran
        (Cr) Uang muka penjualan

8. Saat uang muka penjualan di gunakan untuk melunasi transaksi faktur penjualan, maka di faktur penjualannya klik ambil | uang muka | pilih uang muka yang di gunakan.

Uang muka

 

(Available for AOL Version)

Untuk video tutorialnya bisa ditonton di bawah……..

Menampilkan Nomor Urut Di Laporan ACCURATE ONLINE

Menampilkan Nomor Urut Di Laporan

Berikut cara menampilkan nomor urut di laporan:

1. Ke menu laporan | daftar laporan

1

 

2. Misalkan ke laporan buku besar | histori buku besar | klik tampilkan

3. Klik modifikasi

2

 

4. Klik 2 kali variable kolom skrip khusus 1, sehingga nanti akan berpindah ke kolom digunakan4. Klik 2 kali variable kolom skrip khusus 1, sehingga nanti akan berpindah ke kolom digunakan

3

 

5. Tarik ke atas untuk kolom skrip khusus 1 sehingga berada di urutan 1

4

 

6.  Klik tanda di samping kanan variable kolom skrip khusus 1 | kemudian label kolom di ganti misalkan menjadi No urut dan skrip khusus masukkan $V{REPORT_COUNT}

5

 

7. Klik simpan  | simpan sehingga muncul laporannya

6

8. Rumus ini berlaku untuk semua laporan dan untuk laporannya bisa di klik memorize agar tidak perlu menyetting ulang dan laporannya bisa di buka dari menu laporan | daftar laporan | memorize. 

Berikut Tutorial Vidionya :