INVENTORY ADJUSTMENT PADA ACCURATE ACCOUNTING SOFTWARE

INVENTORY ADJUSTMENT PADA ACCURATE ACCOUNTING SOFTWARE

Mengurangi Qty

  1. Exploler | Inventory | Inventory Adjustment
  2. Set tanggal pertanggal Adjustment yang dimaksud
  3. Adjustment Account dipilih ke Account LAWAN dari akun Persediaan atas item yang sedang di Adjust. Misal ke Biaya atau ke HPP.
  4. Value Adjustment, jangan di centang.
  5. Pilih Item, maka Current Qty otomatis akan muncul Qty per tanggal Adjustment yang dipilih diatas, misal Current Qty=10 Kg(Ini adalah Qty dr keseluruhan Gudang bagi yang mengaktifkan Multiwarehouse). Contoh mau dikurangi 1,5 Kg , maka New Qty isi dengan 8,5 Kg. Jadi New Qty=Current Qty-Qty yang mau dikurangi.

Catatan : Untuk yang Multiwarehouse, jika yang mau dikurangi 3 adalah Gudang A, maka dibagian Gudang pilih Gudang A. Maka Gudang A yang akan dikurangi 3 Kg Qty-nya.

Menambah Qty

  1. Exploler | Inventory | Inventory Adjustment
  2. Set tanggal pertanggal Adjustment yang dimaksud
  3. Adjustment Account dipilih ke Account LAWAN dari akun Persediaan atas item yang sedang di Adjust. Misal ke Biaya atau ke HPP.
  4. Value Adjustment, dicentang.
  5. Pilih Item, maka CurrentQty otomatis akan muncul Qty per tanggal Adjustment yang dipilih diatas, misal CurrentQty=10 Kg(Ini adalah Qty dr keseluruhan Gudang bagi yang mengaktifkan Multiwarehouse) dan Current Value adalah Total Value dari 10 Kg Qty tsb, misal Rp 82.000.
  6. Contoh mau ditambah 5 Kg, maka NewQty=CurrentQty+penambahan=15 Kg, NewValue=CurrentValue+TotalValue dari Qty yang ditambah, misal 5 Kg item itu nilainya Rp. 41.000, maka NewValue= Rp. 123.000
Catatan :
  • Untuk yang Multiwarehouse, jika yang mau ditambah 5 Kg adalah Gudang A, maka dibagian Gudang pilih Gudang A. Maka Gudang A yang akan ditambah 5 Kg Qty-nya
  • Jika penambahan Qty barang Value nya maunya Rp.0,-, kita tidak bisa lakukan dari Inventory Adjusment, kita bisa tambahkan Qty 3 tsb dari Activities | Purchase | Purchase Invoice, Supplier pilih siapa saja atau boleh buat baru dengan nama Adjusment, lalu pilih item dan Qty isi 5 Kg dengan Unitprice 0.

Berikut Tutorial Vidionya :

MEMBATALKAN DISPOSE FIXED ASSET YANG TELAH DILAKUKAN SEBAGIAN

MEMBATALKAN DISPOSE FIXED ASSET YANG TELAH DILAKUKAN SEBAGIAN

Apabila Anda menggunakan ACCURATE versi 5, pada modul Fixed Asset, Anda dapat memasukkan aktiva tetap dengan jumlah kuantitas lebih dari satu. Untuk aktiva tetap dengan jumlah lebih dari satu, seiring berjalannya waktu dapat terjadi penghentian aktiva tetap sebagian. Entah itu karena proses penjualan atau karena rusak dan hilang, sehingga harus dihentikan proses penyusutannya.

Umumnya jika Anda telah melakukan dispose, untuk membatalkan proses dispose tsb adalah dengan cara melakukan undo dispose, dengan cara mendouble klik aktiva tetap tsb, lalu klik Undo Dispose atau Batal Dispose pada bagian atas.

Untuk Fixed Asset yang telah didispose sebagian (Kuantitas lebih dari satu), berikut ini langkah-langkah untuk melakukan batal dispose atas sebagian Fixed Asset yang telah dihentikan :

  • Pastikan tidak ada penyusutan di depan bulan dilakukannya dispose. Misalkan aktiva tsb didispose sebagian dibulan November 2012, pastikan tidak ada penyusutan di bulan Desember 2012 dst. Jika ada, hapus terlebih dahulu penyusutan bulan Desember dari menu List | General Ledger | Journal Voucher, Filter untuk Tipe Transaksi pilih yang Depreciation Asset dan Filter by Date di Uncheck/tidak dicentang. Selanjutnya klik kanan pilih Delete pada Depresiasi bulan Desember 2012.
  • Setelah tidak ada Depresiasi di depan tanggal Disposed, masuk dari menu List | Fixed Asset | Fixed Asset List, temukan Fixed Asset yang akan dilakukan batal dispose, selanjutnya klik kanan dan pilih Delete Last Edit.

  • Apabila dikonfirm “Do You Wish to Delete…..“, klik Yes.

  • Cek kembali apakah kondisi Fixed Asset sudah kembali seperti sebelum dilakukannya dispose. Caranya dengan mendouble klik di baris Fixed Asset tsb, lalu ke Tab Expenditure, dibagian bawah akan ada informasi Disposed Asset. Pastikan nilainya telah nol (jika sebelumnya, belum pernah ada dispose sebagian), atau jika sudah pernah ada sebagian yang didispose, pastikan nilai yang ada pada Disposed Asset adalah nilai Fixed Asset yang sebelumnya pernah didispose.

Berikut Tutorial Vidionya :

CETAK BARCODE PADA ACCURATE ACCOUNTING SOFTWARE

Di Accurate tidak menyediakan tools untuk cetak barcode, namun Anda dapat mencoba cara berikut ini.

Di semua laporan sebetulnya dapat menampilkan data sebagai barcode, laporan yang sudah diubah tersebut hanya bisa disimpan sebagai Designer Report, berikut caranya :

1.  Misalkan dari preview Item List seperti pada laporan dibawah ingin menampilkan Item No. sebagai barcode, langkah pertama filter Item No. terlebih dahulu yang mana mau ditampilkan barcode nya.

Seperti contoh laporan ini, jika dirasa satu baris bisa memuat 3 kolom barcode, atur dari Modify | Groups, centang pilihan Split Page Into lalu disampingnya isi 3, klik Ok. Selanjutnya click menu Designer di preview laporan tsb.

2.  Di tampilan designer Double-click di Memo yang menampilkan Item No., pada contoh ini kita bisa lihat rumus yang di pakai memo ini adalah [First_Query.”COLUMNVALUE_1″] catat atau copy rumus ini, karena akan kita perlukan nanti.

Keterangan : Rumus di atas hanyalah contoh, pada laporan lain yang muncul akan rumus lain karena itu memang setiap men-desain laporan barcode perlu kita intip dulu rumus dari nilai yang ingin kita tampilkan sebagai barcode.

Selanjutnya pilih icon barcode lalu kita click di bagian ReportMasterData.

4.  Setelah di click akan muncul pilihan barcode, di bagian Expression masukkan rumus yang kita dapat di langkah nomor 2. Pilih Type of Bar tipe barcode yang akan digunakan misal Code128A lalu tekan OK.

Kita dapat atur supaya bagian barcode lebih tinggi, caranya click sekali di tulisan ReportMasterData, akan ada titik hitam ditepi atas bawah kanan kiri, klik and drag(seret) kebawah untuk titik hitam bagian bawah. Setelah itu kita dapat atur posisi Item No, Item Descripion dan juga Barcode dengan cara click and drag ke posisi yang dimaksud, sehingga hasilnya seperti gambar dibawah.

 

5.  Terakhir tinggal merapikan laporan agar ukuran barcode yang dicetak sesuai (perbesar memo, atur letak, dsb.) lalu kita save sebagai fr3 dan import sebagai Designed Report untuk berikutnya kita buka dari Report | Design Report Files.

 

Hasil dari cara design diatas.

Jika jarak antara barcode atas dengan bawah nya kurang, click sekali di Report Master Data lalu seret kebawah untuk titik hitam bagian bawah.

TRANSAKSI PENJUALAN AKTIVA TETAP PADA ACCURATE

TRANSAKSI PENJUALAN AKTIVA TETAP PADA ACCURATE

Aktiva tetap adalah harta perusahaan yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun. Aktiva tetap seperti kendaraan, peralatan, atau mesin bisa saja suatu waktu dijual oleh perusahaan. Pada software Accurate, ada cara untuk menginput penjualan aktiva tetap tersebut.

Caranya adalah pertama kita buka dulu daftar aktiva tetap dari menu daftar, aktiva tetap, daftar aktiva tetap.

Pilih nama aktiva tetap yang ingin kita jual dengan klik 2x nama aktiva yang akan kita jual.

Setelah terbuka rincian aktiva tetap tersebut, klik tombol “Dispose”.

Isi tanggal penghentiannya, pilih akun laba/rugi penghentian aktiva tetap tersebut, isi kuantitas yang akan dijual. Lalu centang kotak “Penjualan Aktiva”, isikan harga jual aktivanya, pilih akun tempat uang masuknya, dan klik tombol “Ya”. Perhatikan contoh berikut :

Dengan demikian maka aktiva tetap kita telah terdispose, dan ACCURATE Accounting Software akan menjurnal otomatis laba/rugi penjualan aktiva tetap tersebut.

Berikut Tutorial Vidionya :

MENCATAT PIUTANG KARYAWAN SEBAGAI PENGURANG GAJI BULANAN

MENCATAT PIUTANG KARYAWAN SEBAGAI PENGURANG GAJI BULANAN PADA ACCURATE ONLINE

Tidak bisa dihindari, dalam menjalankn kegiatan perusahaan, piutang perusahaan pasti akan selalu ada. Ada yang dikarenakan pembelian suatu barang kepada pihak luar yang ditagihkan ke perusahaan atau piutang yang diberikan langsung oleh perusahaan kepada karyawannya.

Pada umumnya pembayaran piutang karyawan ini dilakukan secara cicilan yang dipotong dari gaji karyawan yang bersangkutan. Meskipun dalam beberapa keadaan ada pula piutang karyawan yang langsung dibayarkan oleh si peminjam (biasanya dikarenakan jumlahnya yang tidak terlalu besar).  Namun, apapun bentuknya piutang karyawan ini harus tetap dibukukan.

Langkah-langkah untuk mencatat piutang karyawan yang nantinya akan digunakan sebagai penguran gaji bulanan pada accurate online yaitu :

1. Membuat gaji/tunjangan baru melalui menu Perusahaan | Gaji/Tunjangan dengan nama Potongan Piutang Karyawan dengan tipe Potongan Gaji (Tidak Mengurangi PPh). Isikan akun piutang karyawan pada field akun Beban. Pastikan tipe akun yang dipilih adalah Piutang Usaha.

2. Untuk mencatat potongan piutang karyawan sebagai pengurang gaji bulanan, silahkan masuk ke menu buku besar | pencatatan gaji, kemudian pilih karyawannya. Lalu isikan nilai potongan piutang di kolom Potongan Piutang Karyawan sebagai pembayaran piutang karyawan

3. Setelah selesai, silahkan klik Lanjut. Maka jurnal yang akan terbentuk adalah Nilai Piutang Karyawan akan berkurang sebesar nilai yang diinput

4. Jika dilihat dari Laporan Rincian Jurnal Akun, maka saldo piutang yang terpotong sejumlah tersebut.

Note : filter parameter tanggal dari tanggal pencatatan piutang karyawan sampai dengan pembayaran piutang terakhir karyawan

 

Menghilangkan Simbol (Dr) dan (Cr) pada Report General Ledger Detail

Jika kita membuka report General Ledger Detail, pada kolom  Balance, kita menemukan saldo-saldonya ditampilkan dengan simbol (Dr) dan (Cr) yang menandakan posisi Debit atau Kredit akunnya.

Untuk menghilangkan simbol Dr dan Cr pada Report General Ledger Detail tsb maka langkah yang harus dilakukan adalah:

  1. Dari tampilan report, klik icon Designer.
  2. Pilih ke tab “Code”
  3. Cari dan perhatikan tulisan dengan awalan baris Procedure Column7OnBeforePrint… sampai baris end; end. Jika kesulitan dalam mencari silahkan gunakan hotkey Ctrl + F
  4. Silahkan di select, kemudian ganti semuanya menjadi:
procedure Column7OnBeforePrint(Sender: TfrxComponent);
begin
if (TfrxIBXQuery(ReportMasterData.DataSet).FieldByName('COLUMNVALUE_5').AsVariant <> null) then
  Report.variables['VarValue1'] := Report.variables['VarValue1'] + TfrxIBXQuery(ReportMasterData.DataSet).FieldByName('COLUMNVALUE_5').AsVariant - TfrxIBXQuery(ReportMasterData.DataSet).FieldByName('COLUMNVALUE_6').AsVariant; 
if (Report.variables['VarValue1'] < 0) then
  TfrxMemoView(Sender).memo.text := FormatFloat(Report.Variables['CurrFormat'],Report.variables['VarValue1']/Report.Variables['NumDivider'])
else TfrxMemoView(Sender).memo.text := FormatFloat(Report.Variables['CurrFormat'],Report.variables['VarValue1']/Report.Variables['NumDivider']);
TfrxMemoView(Sender).HAlign := haRight;
if Pos('MODULEDRILL', TfrxView(Sender).TagStr) > 0 then begin
  TfrxMemoView(Sender).Cursor := 213;
end else if Pos('REPORTDRILL', TfrxView(Sender).TagStr) > 0 then begin
  TfrxMemoView(Sender).Cursor := 214;
end else begin
  TfrxMemoView(Sender).Cursor := crDefault;
end;
end;

solcen

  1. Kalau sudah, silahkan di close kemudian save report dengan format FR3.

(Available For V4 & V5)

WIP ACTUAL, WIP STANDARD, WIP INVENTORY PADA ACCURATE

WIP ACTUAL, WIP STANDARD, WIP INVENTORY PADA ACCURATE

WIP ACTUAL

 

Akun ini dipakai pada saat kita membuat transaksi “Material Release” untuk proses pengeluaran Bahan Baku dari akun WOE atau dari Material Adjustment. Accurate akan menjurnal transaksi tersebut seperti di bawah ini :

(Dr) WIP Actual xxxx

(Cr) Inventory Bahan Baku/Bahan Penolong xxxx

Sebesar Cost Out dari Qty yang kita keluarkan untuk produksi, sesuai urutan FIFO/Average sesuai metode yang kita gunakan.

WIP STANDARD

Akun ini digunakan pada saat transaksi “Material Result”. Pada saat kita finishing suatu product, entah dari WOE atau dari othe fininshing (Product jadi lain selain product jadi utama) atau dari Reversal WOE (Pengambilan bahan baku dari lantai produksi ke gudang). Jurnal yang terbentuk adalah sbb :

(Dr) Inventory Finish Goods/Other Inv/BB xxxx

(Cr) WIP Standard xxxx

Catatan : Pada proses period end, jika ada selisih antara akun WIP Actual dengan WIP Standard akan dialokasikan ke Variance Production Account

WIP INVENTORY

Akun ini saldonya di peroleh setelah proses Period End (Activities | Period End), jika ada kondisi sbb:

– Ada WOE yang sudah dibuat material releasenya sedangkan WOE belum diresult (finishing) sampai dengan akhir bulan yang kita period end.

Jadi masih terdapat barang dalam proses sebesar Qty bahan baku/penolong yang dikeluarkan dari Material Release dengan cost sesuai Standard Cost WOnya.

– Terdapat over release.

Pengeluaran barang dari Material Release lebih dari Material Detail WOE. Ini akan masuk ke WIP Inventory dengan kondisi plus. Untuk membuatnya menjadi nol, kembalikan lagi ke gudang kelebihan pengambilan barang tersebut melalui proses reversal WOE dari form Material Result 

Atau jika memang kelebihan pengambilan barang tersebut disengaja untuk proses produksi (kita perlu lebih banyak bahan baku dari formula produksi yg sudah ada), silahkan Close WOE tsb, dan lalukan Period End ulang. Nantinya di proses Period End tersebut, pengambilan lebih bahan baku tsb akan dialokasikan ke Variance Production account.

– WOE sudah di Result tapi belum ada Material Releasenya. 

Kondisi Normal Produksi, seharusnya prosesnya pengambilan bahan baku terlebih dahulu baru kemudian ada terjadi Finishing Production, tapi jika mungkin kita salah input tanggal atau input Release nya belakangan, di bulan ini kita sudah Result, tapi tanggal Material Releasenya di bulan depannya, maka jika kita Period End bulan ini, akan muncul saldo di akun WIP Inventory minus sebesar Material Detail atas WOE yang sudah di result sesuai dengan Standard Cost di WO-nya. Jika tidak ingin ada saldo WIP minus ini, silakan ganti tanggal Material Release atau tanggal Material Resultnya, baru kemudian lakukan Period End ulang.

– Dilakukan Cancel Production (sebagian atau semua Qty Barang Jadi atas satu WOE)

Dilakukan Cancel Production (sebagian atau semua Qty Barang Jadi atas satu WOE), sedangkan kita sudah keluarkan semua Material Detail yang diperlukan atas WOE tsb dari Material Release. Ini akan masuk ke WIP pada saat kita Period End dengan nilai plus, jadi seakan-akan barang masih dalam proses karena stok dianggap masih di lantai Produksi. Cara mengembalikannya kita buat Reversal WOE dari form Material Result, dibulan bersangkutan lalu Period End ulang, atau dibulan berjalan sehingga jika dibulan itu kita Period End tidak lagi masuk ke WIP Inventory.

Atau cara lain, jika memang bahan baku sudah tidak mungkin di kembalikan lagi ke gudang, kita Close WOE tsb. Maka ACCURATE akan alokasikan pengambilan bahan baku atas WOE yg di cancel tersebut ke Variance Production Account diakhir bulan setelah Period End.

Booking Training Sekarang Klik DisiniUntuk Video Tutorial Klik Disini

PENYEBAB TERJADINYA VARIANCE EXPENCE PADA ACCURATE

PENYEBAB TERJADINYA VARIANCE EXPENCE PADA ACCURATE

Kali ini akan dibahas mengenai Variance Expense yang terdapat pada Accurate Accounting Software Dekstop. Variance Expense ini dikhususkan bagi pengguna Accurate Enterprise saja. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut :

Account Variance Expense adalah akun yang menampung nilai selisih dari Standard Cost dan Actual Cost saat produksi. Jika kita menggunakan ACCURATE Enterprise Account Variance Expense dapat dilihat di report Profit And Loss bagian COGS/HPP. Berikut ini faktor yang mengakibatkan adanya variance expense :

I. Adanya perbedaan antara Standard Cost dengan Actual Cost.

Faktor yang pertama yang mengakibatkan adanya VAriance Expense adalah adanya perbedaan antara Standard Cost dengan Actual Cost.

Standard Cost disini adalah Cost yang ada di Work Order (WO). Pada saat kita buat WO, by default Standard Cost WO tsb diambil dari setting Item Standard Cost (List – Manufactures – Standard Items Costs) yang efektif berlaku di saat WO tsb dibuat, namun cost di WO tsb masih dapat kita rubah saat kita buat WO atau dengan mengedit WO, saat WO di edit jika sudah ada Product Result dari WO tsb, akan di update mengikuti Cost WO yang sudah di update manual Cost nya, jadi mengikuti cost di WO. WIP dari Standard Cost di jurnal pada saat kita buat Product and Material Result.

Sedang Actual Cost dari Pengeluaran Material-material dan alokasi biaya-biaya waktu kita Period End untuk WO. Pengeluaran Raw Material mengikuti aturan cost yang digunakan database bersangkutan apakah FIFO atau Average. WIP dari Actual Cost dijurnal waktu kita ada pengeluaran material dari Material Release & alokasi biaya waktu Period End.

Yang dapat meminimalkan nilai variance yang terjadi akibat dari selisih Standard dan Actual Cost adalah seringnya kita update Standard Items Cost(List – Manufactures – Standard Items Cost) misal disesuaikan dengan dengan Actual Cost dan WO langsung atau segera di buat Material Release nya untuk pengeluaran bahan bakunya segera.

II. Close/Stopped WO

Faktor yang kedua yang mengakibatkan adanya Variance Expense adalah Close/Stopped WO. Saat kita Stopped Work Order dimana dianggap WO sudah tidak dilanjutkan lagi, sedang Raw Material yang sudah dikeluarkan dari Material Release ada kurang atau melebihi dari bahan baku yang diperlukan oleh Product barang jadi yang sudah di Result untuk WO tsb, maka nilai selisih tsb akan dialokasikan ke Variance Expense saat kita Period End di akhir bulan.

III. Pengeluaran Raw Material yang tidak ada di WO

Faktor yang ketiga yang mengakibatkan adanya Variance Expense adalah pengeluaran Raw Material yang tidak ada di WO. Ketika kita membuat Material Release bahan baku yang tidak ada di formula WO yang kita pilih, dan secara total jadi menambah Actual Cost menjadi lebih besar dari Standard Cost.

Kita bisa menghindari terjadinya/teralokasinya Variance akibat dari adanya penggunaan bahan baku diluar Formula, cara nya dengan mencentang option “Auto Update from Release” yang ada di form WO. Sehingga penambahan/penggunaan material diluar formula tsb otomatis ditambahkan di Formula WO dan akan menambah Standard Cost (Cost Barang Jadi) atas WO tsb selain Actual Cost saat Material Release.

(Available for v4 & v5)

PANDUAN INSTALL ACCURATE LICENCE MANAGER DAN ACCURATE VERSI 5

Panduan Install ACCURATE Lincense Manager dan ACCURATE 5

Jika Anda sudah  mengaktifkan License Manager  namun  karena kondisi tertentu Aplikasi License  Manager   harus   di-install  ulang, maka   Anda  harus   melakukan  Pemindahan License Manager. Caranya:

  • Install  Aplikasi  License  Manager   pada   komputer  yang  baru   (pastikan  Aplikasi License Manager  yang  lama sudah  tidak berjalan)
  • Akses  Aplikasi  License  Manager,  dan  pada Tahap  2,  klik      link Pindahkan License Manager Sebelumnya, lalu input email perusahaan yang terdaftar pada  License Manager  sebelumnya

  • Cek inbox  email  perusahaan, Anda  akan  menerima  email  yang  berisi  Corporate Site ID yang terdaftar atas  email terkait beserta Kode Pemindahan
  • Input  CSID yang  ingin dipindahkan dan Kode Pemindahannya

  • Jika berhasil, License Manager  baru  akan  aktif

2. Lisensi Accurate

Lisensi Accurate merupakan lisensi hak  penggunaan aplikasi Accurate. Lisensi Accurate akan  terinstall  secara otomatis  pada   komputer yang  menggunakan  Accurate  5  pada saat  proses Registrasi Aplikasi Accurate. Varian Lisensi Accurate yang  dapat di-register harus  sama  dengan atau  lebih rendah dari varian License Manager.

Misalnya, PT. ABC sudah  membeli dan  mengaktifkan License Manager   dengan varian Deluxe Edition (DE), maka  Lisensi Accurate yang  dapat di-register pada  License Manager  adalah varian DE / SE. Jika PT. ABC ingin menggunakan Lisensi Accurate varian EE, maka  harus  melakukan Trade-in Varian terlebih dahulu.

 

Registrasi Accurate

  • Pastikan License  Manager   yang   dimiliki   sudah    aktif   dan   terhubung  dengan jaringan intranet komputer client
  • Buka Accurate pada  komputer Client
  • Klik menu  Help | Register
  • Pada  dialog Register, klik tombol Register

 

 

Registrasi Lisensi Accurate pengguna Accurate 4 ke Accurate 5

Apabila  pada  komputer yang  terinstall  Accurate  5 terdapat Serial Number  Accurate  4, pada   saat   ingin  Register  Accurate  5 Client, Anda  akan   diminta  untuk   menentukan apakah ingin melakukan Registrasi Accurate menggunakan S/N Accurate 4 atau  tidak.

 

 

 

Penambahan Lisensi Accurate Baru

Jika Lisensi Accurate yang  terhubung dengan License Manager  sudah  tidak mencukupi, Anda dapat melakukan pembelian Lisensi Accurate tambahan di: https://acls.cpssoft.com/buy-license.do

Setelah pembayaran atas  pembelian Lisensi Accurate Anda diproses, maka  Anda akan menerima  Kode  Lisensi Accurate pada email  yang  Anda  gunakan untuk pembayaran. Kode Lisensi Accurate tersebut perlu diinput pada  form registrasi di aplikasi Accurate.

 

 

 

SETTING DECIMAL DI PREVIEW TEMPLATE PADA ACCURATE

Setting Decimal di Preview Template

Untuk mengatur berapa banyaknya digit desimal yang akan ditampilkan di preview Invoice, dapat dilakukan dengan cara berikut :

  • Setup (Persiapan) | Template (Rancangan Formulir)

  • Pilih nama template yang mau di edit, double klik.

  • klik Designer

  • Pada kolom yg akan memunculkan angka, di klik kanan pilih Variable Format.

  • Pilih Number | Custom

  • Decimal Digit isi dengan angka 1-4 (sesuai berapa digit yg mau di munculkan oleh kita) dan Custom Format isi dengan #,##0.## (tanda pagar ini bisa di inputkan sebanyak desimalnya misal 3, maka yg di isi disana #,##0.###). Atau gunakan Custom Format #,##0.000, beda nya kalau dibelakang koma kita isi 0, kalaupun tidak ada koma dibelakang koma, tetap ditampilkan 3 digit dibelakang koma dengan angka 0.
  • Jika tidak ingin ada decimal, maka pada Decimal Digit di isi nol ( 0 ) dan pada Custom Format di isi #,##0
  • Lakukan pada semua kolom/kotak yg akan di munculkan angka beserta desimalnya.
  • Save template / rancangannya, dan kembali preview dengan menunjuk ulang nama template yang tadi sudah di edit.

Cek juga ke Control Panel pada komputer, settingan Regional And Language Option | Customize, untuk Decimal Symbol dan Digit Grouping Symbolnya harus sudah di setting/terisi.

(Available for v3, v4 & v5)

Berikut Tutorial Vidionya :