Menampilkan Status Full Receipt Pada Report Open Purchase Order by Item

Menampilkan Status Full Receipt Pada Report Open Purchase Order by Item pada ACCURATE artinya barang sudah semuanya diterima ketika membuka report Open Purchase Order by Item.

Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menampilkan Status Full Receipt:

  1. Pilih menu Report | Index to Report | Purchase Report | Open Purchase Order by Item.
  2. Klik report tsb, kemudian ke tab Selected Columns & Filters.
  3. Pada kolom Item Status, ceklist filter untuk Full Received.
  4. Klik OK.
  5. Klik Icon Designer.
  6. Pada tab Data, double click pada kotak IBX.AND (PO.PODATE <= :PARAMDATE1) AND (PODET.QUANTITY > PODET.QTYRECV) AND (PO.CLOSED=0)

    Di SQL, pada baris:

    diganti menjadi :

    AND (PO.PODATE <= :PARAMDATE1) AND (PO.CLOSED=0)

  7. Lalu klik tanda ceklist.
  8. Klik save, lalu simpan report dengan format FR3.
  9. Untuk memanggil report masuk ke database, silahkan diimport report FR3 caranya klik disini

 

(Available for V4 & V5)

Menjumlahkan Variable Reserved / Custom Field Pada Report

Kemudian Custom Field tsb diaktifkan pada modul inputan transaksi dari menu Setup | Form Template | pilih modul template transaksi yang dimaksud | pada tab Detail ada Reserved 1 s/d 10 | Aktifkan dengan centang pada kotak Screen dan Print untuk variable Reserved yang ingin diaktifkan.
Setelah dibuatkan template tersebut maka siap digunakan untuk penginputan transaksi di bagian kolom Reserved/Custom Field yang dibuatkan tadi.
Di bawah ini contoh Ilustrasi dari modul Purchase Invoice dan Report yang digunakan adalah Report Purchase by Item Detail:
  1. Mangaktifkan kolom Reserved di Modul (Screen) dan Template (Print):template screen dan print
  2. Gunakan template yang sudah dibuat tadi dan input di kolom A, B dan C sesuai kebutuhan:tampilan kolom tambahan pada invoice
  3. Aktifkan kolom A, B dan C serta Calculated Field 1, 2 dan 3 di Report Purchase by Item Detail:modifikasi report
  4. Beri centangan pada kolom Calculated Field 1, 2 dan 3 kemudian inputkan Rumus untuk masing-masing Calculated Field seperti berikut:contoh rumus calculate field
  5. Pada menu Groups | di bagian Invoice No | aktifkan kotak Show Footer | beri centangan pada Calculated Field 1, 2 dan 3 lalu samakan centangan yang aktif seperti pada gambar ilustrasi:modify group report
  6. Berikut contoh tampilan hasilnya untuk penjumlahan Reserved/Custom Field:hasil penjumlahan calculate field

 

 

(Available for V4 & V5)

Menampilkan Total di Akhir Halaman Saja Pada Template VAT Invoice Local

Berikut Langkah-langkahnya:
  1. Buka menu Setup | Form Template | Klik tombol New | Template | Isikan Template Name | pilih tipe template VAT Invoice Local | lalu Layout nya Default | klik OK.
  2. Setelah selesai membuat template maka silahkan klik tombol Designer.
  3. Akan muncul tampilan Designer templatenya, pada kotak kolom bagian variable [SubTot_] silahkan diklik 2x sampai muncul kotak pengeditan rumusannya,
  4. Ketika sudah mucul maka bisa diubah rumusan di kotak bagian bawahnya seperti berikut:setting halaman invoice vatjika sudah maka bisa disimpan dengan mengklik tanda centang/ceklist.
  5. Tambahkan kotak memo baru dengan cara mengklik icon Insert Rectangle Object setting templatemisalkan di bagian ini:rumus halaman invoice vatkemudian isikan rumusan di kotak pertama seperti contoh berikut:rumus halaman Hal [PAGE#] dari [TOTALPAGES]
  6. Template sudah selesai diedit dan silahkan klik tombol Save lalu template sudah siap untuk digunakan.

(Available for V4 & V5)

Menampilkan Item Dimension di Report Product Result List Detail

Caranya adalah sebagai berikut:
  • Masuk ke dalam Report | Index To Report | Report Manufacture | Report Product Result List Detail.
  • Kemudian masuk ke dalam Modify | Available columns | checklist di bagian Custom Field yang akan digunakan (misalnya CustomField1 – CustomField5).
  • Masuk ke tab Columns & Filters | Selected Columns & Filter | checklist di bagian Custom Field yang tadi sudah di pilih.
  • Klik tab Designer | Data | First_Query | ganti SQL-nya menjadi:

SELECT
PRODRESULTDET_ITEMNO.ITEMNO COLUMNVALUE_1,
PRODRESULTDET_ITEMNO.ITEMNO PRIMARYKEYVALUE_173,
PRODRESULTDET_ITEMNO.ITEMDESCRIPTION COLUMNVALUE_2,
PRODRESULTDET.QUANTITY COLUMNVALUE_3,
PRODRESULTDET.ID PRIMARYKEYVALUE_30001,
PRODRESULTDET.UNIT COLUMNVALUE_4,
PRODRESULTDET.PORTION COLUMNVALUE_5,
PRODRESULTDET.COST COLUMNVALUE_6,
DATA_COUNT.DATACOUNT COLUMNVALUE_7,
DATA_COUNT.DATACOUNT PRIMARYKEYVALUE_50001,
PRODRESULT.RESULTDATE COLUMNVALUE_8,
PRODRESULT.ID PRIMARYKEYVALUE_10001,
PRODRESULT.RESULTNO COLUMNVALUE_9,
PRODRESULT_WODETID_WOID.WONO COLUMNVALUE_10,
PRODRESULT_WODETID_WOID.ID PRIMARYKEYVALUE_18,
PRODRESULT_WODETID.JOBDESCRIPTION COLUMNVALUE_11,
PRODRESULT_WODETID.ID PRIMARYKEYVALUE_16,
GET_PRODRESULTPORTION.PORTION COLUMNVALUE_12,
GET_PRODRESULTPORTION.ID PRIMARYKEYVALUE_20001,
PRODRESULTDET_ITEMNO.DIMHEIGHT COLUMNVALUE_13,
PRODRESULTDET_ITEMNO.DIMWIDTH COLUMNVALUE_14,
PRODRESULTDET_ITEMNO.DIMDEPTH COLUMNVALUE_15,
PRODRESULTDET_ITEMNO.WEIGHT COLUMNVALUE_16,
PRODRESULTDET_ITEMNO.DELIVERYLEADTIME COLUMNVALUE_17
FROM
PRODRESULT PRODRESULT
LEFT OUTER JOIN GET_PRODRESULTPORTION (PRODRESULT.ID) ON PRODRESULT.ID = GET_PRODRESULTPORTION.ID
LEFT OUTER JOIN PRODRESULTDET ON PRODRESULT.ID = PRODRESULTDET.ID
LEFT OUTER JOIN GET_REPORTCUSTOMFIELD ON 1=1
LEFT OUTER JOIN DATA_COUNT ON 1=1
LEFT OUTER JOIN ITEM PRODRESULTDET_ITEMNO ON PRODRESULTDET.ITEMNO=PRODRESULTDET_ITEMNO.ITEMNO
LEFT OUTER JOIN WODET PRODRESULT_WODETID ON PRODRESULT.WODETID=PRODRESULT_WODETID.ID
LEFT OUTER JOIN WO PRODRESULT_WODETID_WOID ON PRODRESULT_WODETID.WOID=PRODRESULT_WODETID_WOID.ID
WHERE 1=1
AND (PRODRESULT.RESULTDATE BETWEEN :PARAMDATE1 AND :PARAMDATE2)
ORDER BY
PRODRESULT.RESULTDATE ASC,
PRODRESULT.RESULTNO ASC

  • Klik tanda checklist
  • Tutup dengan klik tanda (x) | ketika mendapatkan konfirmasi apakah akan save report tersebut dalam .fr3 maka klik Yes | save.

Contoh report silahkan di download disini

 

(Available for V4 & V5)

Menampilkan Quantity Dalam Keterangan Per Unit

Jika ada kebutuhan untuk Menampilkan Quantity dalam Keterangan Per Unit di preview templatenya, itu bisa kita lakukan. Berikut adalah contoh ilustrasi serta langkah-langkahnya dengan contoh Ratio Item sbb:

multi unit

Kemudian misal transaksinya adalah seperti ini:

transaksi multi unit pada accurate

Ingin di Preview hingga menjadi 10 Dus 1 Pak, maka edit templatenya:

  • Masuk dari menu Setup | Form Template | Delivery Order, double klik nama template DO yang akan di edit.
  • Ke Tab Detail, lalu centang box Print pada variable Reserved 1.setting template multi unit
  • Klik Designer
  • Double klik kolom Reserved 1, hapus kolom begin – end, lalu copas script dibawah ini:scrip multi unitsetting scrip multi unit
  • Save templatenya
  • Kemudian coba tes Preview DO nya dengan template yang sudah di tambahkan kolom Reserved 1 tadi. Sehingga tampilnya adalah sbb:tampilan DO multi unit
  • Selesai.

 

(Available for V4 & V5)

API KEY pada Accurate Online

API Key

API (Application Programming Interfaces) telah mengambil porsi yang signifikan dalam sebuah layanan berbasis web. API merupakan sebuah alat yang membuat data pada layanan berbasis web dapat diakses oleh sistem/komputer. Dengan API, maka antar sistem dengan sistem lain (sistem pihak ketiga) dapat saling terintegrasi. Saat sebuah sistem terhubung melalui API, kita dapat menganggap sistem tersebut sudah terintegrasi.

API Key Accurate Online

API Key di Accurate Online bersifat Open, sehingga sangat memungkinkan bagi para programmer pembuat sistem untuk mengintegrasikan sistem buatan mereka dengan Accurate Online. Beberapa sistem yang biasanya diintegrasikan ke Accurate Online antara lain:

  • Sistem POS / Kasir
  • Sistem Payroll
  • E-Commerce / Toko Online
  • Sistem Rumah Sakit
  • Hotel
  • dan sebagainya

Bagi Anda para programmer yang ingin mengintegrasikan sistem buatan Anda dengan Accurate Online, maka cukup dengan mengakses Area Developer Accurate Online.

Setelah sistem milik Anda dihubungkan dengan Accurate Online, maka sistem Anda akan meng-update transaksi di Accurate online secara otomatis setiap saat.

Biaya Integrasi

Bagi Anda yang ingin menghubungkan sistem Anda dengan Accurate Online melalui API akan dikenakan biaya sebagai berikut:

  • Rp. 20.000 (belum termasuk Ppn) per database yang diintegrasikan per bulan (Jika menggunakan API jalur umum yang sudah disediakan oleh Accurate Online)
  • Rp. 30.000 (belum termasuk Ppn) per database yang diintegrasikan per bulan (Jika menggunakan API jalur khusus yang sudah disediakan oleh Accurate Online) dan aplikasi tersebut terpublish di modul Marketplacenya Accurate Online.

Siapa Yang Mengintegrasikan

Yang bertugas mengintegrasikan sistem yang Anda pakai dengan Accurate Online adalah programmer atau IT dari pengembang software Anda tersebut dan bukan dari pihak programmer Accurate Online.

 

Yang Perlu diperhatikan :

  • Pihak Accurate Online tidak menyediakan layanan jasa integrasi
  • Accurate Online bukan software tailor made dan tidak bisa diubah struktur datanya (bukan software custom)
  • Accurate Online merupakan software akuntansi yang sudah distandardkan sesuai dengan PSAK dan berdasarkan kebutuhan umum perusahaan terutama UKM.

(Available AOL)

harga AOL private cloud

ACCURATE ONLINE PRIVATE CLOUD

Accurate Online Private Cloud diperuntukkan bagi Anda yang ingin menggunakan Accurate Online namun databasenya berada di komputer server milik Anda sendiri dan bukan di cloud server milik pihak Accurate. Layanan ini sangat cocok bagi Anda yang masih memiliki kekhawatiran perihal keamanan data jika datanya berada di Cloud Server luar. Dengan database berada di komputer milik sendiri mungkin membuat Anda merasa lebih aman dan nyaman dalam menggunakan Accurate Online.
accurate private cloud
Keunggulan ACCURATE Online Private Cloud
  1. Privasi Lebih Terjaga : Dengan menggunakan AOL Private Cloud, database keuangan perusahaan akan tersimpan di server milik pelanggan dan dilokasi yang ditentukan oleh pelanggan sendiri. Dengan demikian akan tercipta level privasi yang lebih baik dan lebih nyaman karena database sepenuhnya berada dalam lokasi dan kontrol pelanggan.
  2. Memiliki Kontrol Lebih : Karena aplikasi AOL Private Cloud berjalan di atas infrastruktur yang disiapkan oleh pelanggan, maka pelanggan memiliki kontrol dan fleksibilitas yang lebih baik atas alokasi sumber daya yang dibutuhkan (jika pengguna bertambah banyak, dapat dengan mudah meningkatkan spesifikasi server yang digunakan), dan tentunya memiliki kontrol sepenuhnya untuk membatasi akses terhadap sumber daya yang dianggap penting (misalnya akses terhadap database).
  3. Lebih Reliabel : AOL Private Cloud merupakan layanan yang dedicated (eksklusif) dipergunakan oleh pelanggan terkait saja, sehingga sumber daya yang ada tidak di-sharing dengan pengguna lainnya. Dengan model ini penggunaan sumber daya server yang digunakan oleh pelanggan akan lebih optimal dipergunakan oleh pengguna yang berada di dalam perusahaan terkait saja.

Agar bisa membuat database Accurate Online di komputer server milik sendiri, maka pengguna Accurate Online Private Cloud harus menginstall aplikasi Server Accurate Online berlicense.

Database PT yang bisa dibuat di Server Anda jumlahnya tidak terbatas, namun Anda akan dikenakan biaya langganan per database seperti yang ada dalam rincian harga

 

 

(Available AOL)

LAST ACTUAL COST

Last Actual Cost

Dalam modul manufacture di ACCURATE, jika kita tidak menggunakan Standar Cost, maka nilai Standar Cost nya ini akan otomatis menggunakan Last Actual Cost. 

Dari mana perhitungan Last Actual Cost tersebut ? 

Misal metode persediaan yang digunakan adalah FIFOlalu ada pembelian bahan baku A dengan rincian :

Tgl 1, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 1000

Tgl 5, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 1500

Saat membuat formula/BOM dengan memasukan item A (tanpa membuat standar item cost), maka nilai yang di ambil di Standar Cost nya adalah dari Last Actual Cost nya yaitu Rp. 1500. 

Sedangkan kalau dilakukan Release, nilai Actual cost yang keluar adalah Rp. 1000, dengan begitu akan tetap terjadi variance walaupun tidak membuat standar item costnya.

Begitu juga dengan AVERAGE, jika rincian cost pembelian nya adalah :

Tgl 1, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 1.000

Tgl 5, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 1500

Tgl 7, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 2000
Lalu saat ada penggunaan/release 2 pcs item A tsb, maka standar cost yang diambil adalah :

Rp. 2000 x 2 pcs = Rp 4000. Sedangkan untuk Actualnya adalah Rp. 1500 [(1000+1500+2000)/3] x 2 pcs = Rp 3000, terdapat selisih variance sebesar Rp 1000

(Available for V4 dan V5)

 

 

 

 

MENCETAK TULISAN LUNAS / PAID PADA FAKTUR PENJUALAN

Mencetak Tulisan Lunas / Paid Pada Faktur Penjualan

Apabila Anda sudah melunasi faktur penjualan di ACCURATE, maka akan terlihat di faktur penjualannya, simbol atau tulisan PAID / LUNAS. Bagaimana cara agar ketika mencetak faktur ini, tulisan PAID atau LUNAS tadi dapat tercetak ? Berikut ini langkah-langkahnya.

  • Buka template Invoice yang ingin ditambahkan tulisan PAID / LUNAS dari menu Setup | Form Template | Double klik nama rancangan sales invoicenya lalu klik Designer
  • Pilih menu File | Data Dictionary lalu buat variable baru [Owing] yang merujuk ke kolom OWING dari DialogForm.qrySIARInv | Owing 

Accurate

  • Selanjutnya, buat memo baru yang berisi tulisan LUNAS atau PAID, pada bagian script rumus itu tambahkan: visible := ([Owing]= 0);

Accurate

  • Selanjutnya klik tanda OK dan Save untuk rancangan tsb, kemudian gunakan untuk mempreview transaksi yang sudah lunas.

(Available for v4) 

 

 

belajar accurate

Forum Diskusi