Cara Mengembalikan Overpay Pelanggan Dipotong Biaya Admin

Jika terdapat kelebihan pembayaran (overpay) dari pelanggan dan dana tersebut ingin dikembalikan dengan potongan biaya administrasi, maka prosesnya dapat dicatat di Accurate Online dengan langkah berikut ini.

1. Membuat Akun Penampung

Buat terlebih dahulu akun penampung dengan tipe Kas & Bank melalui menu :

Buku Besar | Akun Perkiraan | Data Baru

Setelah akun dibuat, klik Simpan.

2. Membuat Transaksi Pengembalian Overpay

Selanjutnya buka menu :

Penjualan | Penerimaan Penjualan

Lalu pilih pelanggan yang memiliki saldo overpay.

3. Menginput Pengambilan Dana

Pada formuir Penerimaan Penjualan, lakukan pengisian berikut:

  • Pilih akun penampung pada kolom Bank
  • Centang opsi Pakai Kredit
  • Centang opsi Retur Kredit
  • Input nominal pengembalian pada kolom Nilai Pembayaran

Informasi sisa kredit pelanggan akan tampil pada bagian bawah formulir. Setelah selesai, klik Simpan.

4. Jurnal yang Terbentuk

Setelah transaksi disimpan, Accurate Online akan otomatis membuat jurnal pengembalian overpay ke akun penampung yang digunakan.

5. Mencatat Potongan Biaya Admin

Jika terdapat biaya administrasi saat pengembalian dana, maka pencatatannya dapat dilakukan melalui menu:

Buku Besar | Jurnal Umum | Data Baru

Buat jurnal untuk memindahkan saldo dari akun penampung ke:

  • akun Kas/Bank tujuan, dan
  • akun Biaya Administrasi.

Dengan langkah tersebut, pengembalian kelebihan pembayaran pelanggan beserta potongan biaya admin dapat tercatat dengan rapi di Accurate Onine.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Menampilkan Status “Lunas” pada Cetakan Faktur Penjualan

Untuk menampilkan keterangan “Lunas” pada hasil cetak Faktur Penjualan yang sudah dibayar, Anda bisa melakukan penyesuaian pada ddesain cetakan. Berikut langkah-langkahnya:

Masuk ke menu Pengaturan -> Desain Cetkan -> Daftar Desain Cetakan, lalu pilih desain faktur penjualan yang ingin digunakan.

Setelah itu, klik ikon Buka Desainer (ikon pensil) untuk mulai mengedit tampilan cetakan.

Di dalam desainer, tambahkan elemen variabel dengan menekan tombol (+), kemudian posisikan sesuai kebutuhan pada layout faktur.

Klik dua kali pada variabel yang baru ditambahkan, lalu pilih variabel Belum Lunas. Tambahkan skrip kondisi di samping variabel tersebut agar dapat menampilkan status pembayaran. Gunakan rumus berikut:

$F{salesInvoice.outstanding} ? ” ” : “Lunas”.

Catatan : Jika copy paste rumus dari website harap untuk dihapus tanda petik 2 atas (“) lalu ketik manual kembali.

Rumus ini berfungsi untuk menampilkan teks “Lunas” apabila nilai sisa tagihan sudah nol.

Terakhir, simpan perubahan desain cetakan. Setelah itu, saat Anda mencetak Faktur Penjualan yang sudah lunas, akan muncul keterangan “Lunas” pada hasil cetakan.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Tidak Bisa Mencabut Akses Pemilik Data Usaha di Private Cloud

Pada Accurate Online, Anda mungkin menemukan pesan error saat mencoba menghapus akses pengguna di data usaha private cloud, yaitu “Tidak dapat mencabut hak akses pemilik data usaha”.

Pesan ini muncul karena pengguna yang hendak dicabut aksesnya merupakan pihak yang pertama kali membuat data usaha private cloud tersebut. Oleh karena itu, sistem tidak mengizinkan penghapusan akses untuk pengguna tersebut.

Untuk mengetahui siapa pengguna yang berperan sebagai pembuat data usaha, Anda dapat melakukan pengecekan melalui langkah berikut:

  1. Buka tab baru pada browser di server (komputer tempat instalasi Accurate Online Privete).
  2. Ketikkan alamat localhost:8765 pada address bar.
  3. Klik menu Info Lisensi.
  4. Pada halaman tersebut akan ditampilkan informasi email perusahaan yang digunakan saat pembuatan data usaha.

Dengan mengetahui informasi ini, Anda dapat memastikan pengguna mana yang memiliki hak akses utama pada data usaha private cloude tersebut.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Membatasi Pengambilan Bahan Baku Agar Tidak Melebihi SPK

Berikut panduan untuk mengatur hak akses pengguna, khususnya level operator, agar tidak dapat melakukan pengambilan bahan baku melebihi jumlah yang telah ditentukan pada Perintah kerja:

Masuk ke manu Pengaturan, lalu pilih Akses Grup. Setelah itu, buka daftar Akses Grup dan tentukan grup pengguna yang ingin dibatasi.

Selanjutnya, masuk ke tab Hak Akses, kemudian pilih bagian Manufaktur. Pada bagian Akses Lainnya, pastikan opsi “Mengambil barang melebihi perintah kerja” tidak dicentang. Jika sudah, klik Simpan unutk menerapkan perubahan.

Dengan pengaturan ini, setiap pengguna dalam grup tersebut tidak akan dapat mengambil bahan baku melebihi kuantitas yang tercantum di Perintah Kerja. Apabila tetap mencoba melakukannya, sistem akan menampilkan notifikasi error sebagai peringatan.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Error Tidak Bisa Hapus Pinjaman Karyawan

Saat Anda mencoba menghapus data Pinjaman Karyawan, terkadang Anda tidak bisa hapus pinjaman karyawan tersebut. Setelah itu muncul pesan error yang menyatakan bahwa data tersebut tidak dapat dihapus karena sudah digunakan pada transaksi Pencairan Pinjaman.

Hal ini terjadi karena pinjaman tersebut sudah memiliki riwayat pencairan. Sistem tidak mengizinkan penghapusan data induk selama masih ada transaksi turunan yang terkait. Oleh karena itu, Anda perlu menghapus terlebih dahulu transaksi pencairannya sebelum menghapus data pinjaman karyawan.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Masuk ke menu Buku Besar | Pinjaman Karyawan | Daftar Pinjaman Karyawan.
  2. Pilih pinjaman karyawan yang ingin dihapus.
  3. Buka tab Informasi Pinjaman, lalu periksa bagian Riwayat Pencairan Pinjaman.
  4. Klik nomor transaksi pada riwayat pencairan tersebut untuk membuka detailnya.
  5. Hapus transaksi pencairan pinjaman dengan klik tombol Hapus.
  6. Setelah semua pencairan dihapus, kembali ke data Pinjaman karyawan dan lakukan penghapusan ulang.

Setelah transaksi pencairan tidak lagi terkait, data Pinjaman Karyawan dapat dihappus tanpa kendala.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Video Tutorial …

Tampilan Cetakan Kurang Rapi Setelah Cetak Transaksi

Setelah proses cetak transaksi berhasil dilakukan dan tidak muncul error, terkadang tampilan hasil cetakan terlihat kurang rapi, seperti teks yang terlalu panjang pada bagian tertentu.

Hal ini umumnya terjadi karena ukuran kolom pada desain cetakan belum spenuhnya menyesuaikan dengan panjang informasi yang ditampilkan, sehingga teksterlihat menumpuk atau melebar.

Sebagai contoh, nama atau alamat pemasok yang terlalu panjang dapat memnuhi area kolom dan membuat tampilan menjadi kurang proporsional.

Untuk merapikan tampilan tersebut, Anda dapat melakukan beberapa penyesuaian berikut:

  • Periksa kembali desain cetakan yang digunakan.
  • Sesuaikan ukuran kolom agar lebih proporsional.
  • Ringkas informasi yang terlalu panjang, seperti nama atau alamat.
  • Gunakan fitur multi-line (wrap text).

Dengan penyesuaian tersebut, hasil cetakan tranasksi akan terlihat lebih rapi dan mudah dibaca.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Perhitungan DPP Nilai Lain Atas Transaksi Yang Dikenakan PPN dan PPh 22 (Total Termasuk Pajak)

Jika pada transaksi penjualan/pembelian terdapat barang yang menggunakan PPN dan PPh 22 secara bersaman, maka perhitungan DPP Nilai Lain (Total Termasuk Pajak) tidak sama dengan perhitungan seperti biasanya. Berikut rumus perhitungan nya:

  1. mencari presentase tarif gabungan dari presentase PPN dan PPh 22 lalu dijadikan desimal.
  2. Jika sudah mendapatkan presentase tarif gabungan, maka selanjutnya cari nilai DPP barang dan DPP Nilai Lain dengan rumus berikut:Perhitungan DPP Nilai Lain Atas Transaksi Yang Dikenakan PPN dan PPh 22 (Total Termasuk Pajak)

Ilustrasi: Transaksi Penjualan Pada Tanggal 12 Maret 2026 atas barang PPh yang dikenakan PPN 12 (11/12) dan PPh 22 sebesar Rp. 100.000.000, maka untuk nilai PPN dan PPh 22 yang dikenakan adalah sebesar Rp. 9.821.400 dan Rp. 892.857.

invoice

Berikut perhitungan atas nilai PPN dan PPh 22 yang tampil di transaksi Faktur Penjualan,

Perhitungan DPP Nilai Lain Atas Transaksi Yang Dikenakan PPN dan PPh 22 (Total Termasuk Pajak) 2

 

Note: Nilai PPN dan PPh 22 untuk nilai desimal yang diatas 5 akan dilakukan pembulatan keatas, begitu pula sebaliknya.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Impor Barang pada PO Menggunakan File Excel atau CSV

Accurate Online menyediakan fitur impor barang pada transaksi Pesanan Pembelian (PO). Pengguna dapat memasukkan banyak data barang sekaligus melalui file Excel atau CSV. Berikut langkah – langkah untuk melakukan proses impor tersebut:

  1. Buka menu Pembelian, kemudian pilih Pesanan Pembelian.
  2. Pada tab Data Baru, lengkapi informasi dasar transaksi seperti PemasokTanggal, dan Nomor transaksi. Setelah itu masuk ke bagian Rincian lalu klik opsi Impor Barang.
  3. Untuk mengetahui format yang digunakan, silahkan unduh contoh template terlebih dahulu. Caranya dengan mengklik tulisan “Disini” pada bagian Impor Excel ke Detail Barang.
  4. Setelah file contoh diunduh, isi data barang yang akan dimasukkan ke transaksi Pesanan Pembelian sesuai dengan format yang tersedia pada template tersebut.

  5. Jika file sudah siap, klik Pilih File Excel lalu pilih file Excel atau CSV yang telah Anda lengkapi sebelumnya. Pastikan struktur dan format data sudah mengikuti contoh dari Accurate agar proses impor dapat berjalan dengan baik.

  6. Setelah proses unggah selesai, data barang dari file Excel akan otomatis masuk ke bagian rincian transaksi Pesanan Pembelian di Accurate Online.

Dengan menggunakan fitur impor ini, proses penginputan banyak barang pada transaksi Pesanan Pembelian menjadi lebih cepat dan efisien.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Impor Excel Standar Biaya Produksi Pada Accurate Online

Pada accurate online anda dapat mempersingkat pekerjaan dalam membuat stanar biaya produksi memlalui templet excel dari accurate. Berikut langkah-langkah impor standar biaya produksi dari excel ke accurate.

  1. Buka fitur standar biaya produksi pada modul manufaktur, lalu klik ambil impor barand dari excel.
  2. Klik di sini untuk mendapatkan template nya.
  3. Isikan Nama barang, Kode Barang (sesuai dengan master barang dan jasa) dan juga Harga Baru. Buka sheet penjelasan kolom untuk melihat cara pengisian nya.
  4. Klik pilih file excel pada accurate dan tentukan file yang akan di upload.
  5. Setelah muncul pop-up data berhasil klik lanjutkan dan simpan transaksi.Impor Excel Standar Biaya Produksi Pada Accurate Online

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

Menampilkan Alasan Penolakan di Laporan Rincian Penyetuju

Pada Accurate Online, pengguna yang memanfaatkan fitur persetujuan transaksi (approval) dapat melihat riwayat status transaksi yang disetujui maupun ditolak. Jika terdapat transaksi yang ditolak oleh penyetuju, Anda juga dapat mengetahui alasan penolakan tersebut melalui laporan Rincian Penyetuju Transaksi.

Untuk menampilkan informasi alasan penolakan pada laporan tersebut, lakukan langkah-langkah berikut:

1. Buka Laporan Rincian Penyetuju Transaksi

Masuk ke menu Daftar Laporan |Daftar laporan | Pemeriksaan, kemudian pilih laporan Rincian Penyetuju Transaksi.

2. Atur Parameter Laporan

Tentukan parameter laporan sesuai kebutuhan, lalu klik tombol Tampilkan untuk menampilkan data laporan.

3. Modifikasi Tampilan Laporan

Setelah laporan muncul, klik tombol Modifikasi untuk menambahkan kolom informasi tambahan pada laporan.

4. Tambahkan Variabel Alasan Tindakan

Pada bagian Kolom Data, cari varibel Alasan Tindakan. Klik dua kali pada variabel tersebut hingga berpindah ke kolom Digunakan, kemudian klik Simpan.

5. Lihat Alasan Penolakan Transaksi

Setelah pengaturan disimpan, laporan Rincian Penyetuju Transaksi akan menampilkan kolom Alasan Tindakan yang berisi keterangan alasan mengapa transaksi tersebut ditolak oleh penyetuju.

Dengan cara ini, Anda dapat mengetahui penyebab penolakan transaksi secara lebih jelas melalui laporan yang tersedia di Accurate Online.

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!