Input PPh 22 Penjualan

Input PPh 22 Penjualan

 

Berikut langkah-langkah untuk menginput PPh 22 di Penjualan:

1. Pastikan sudah dibuat pajak PPh 22 di menu  Perusahaan | Pajak  dan input rate potongan PPH 22 nya. Misalkan dikenakan tarif 1%  dan tarif ini hanya berlaku untuk PPh 22 di penjualan.

 

2. Selanjutnya, masukkan PPh 22 di menu Persediaan | Barang & Jasa | klik bagian list | klik nama barang 2 kali | klik tab Penjualan / Pembelian | masukkan PPh 22 di kolom Pajak Penghasilan Ps.22 | simpan.

 

3. Selanjutnya saat di transaksi, misalkan faktur penjualan (penjualan | faktur penjualan) | pilih barang tsb. Akan tampil PPh 22 nya seperti printscreen dibawah ini:

 

Membuat Transaksi yang Dikenakan PPh 23

Membuat Transaksi yang Dikenakan PPh 23

Berikut ini cara membuat transaksi yang dikenakan PPh 23 :

  1. Buat Jenis Pajak untuk PPh 23 nya dari menu Perusahaan | Pajak | Data Baru. Contoh dibawah adalah untuk Jasa Teknik dengan persentase 2%. Simpan.

Solcen-00

2. Buat Barang dan Jasa dengan jenis barang Jasa dari menu Persediaan | Barang dan Jasa | Data Baru. Buat misal dengan nama Jasa Teknik , dan Jenis Barang set ke Jasa. Kemudian di tab Penjualan/Pembelian, dikolom PPh set ke Jenis Pajaknya. Contoh Jasa Teknik. Simpan.

solcen-01

Solcen-02

3. Buat transaksi Faktur Penjualan. Masukkan Nama Pelanggannya. Kemudian pilih barang dan Jasa  “Jasa Teknik” yang sudah dibuat pada point 2. Input harga satuan senilai Jasa yang akan ditagihkan.

solcen-04

 

solcen-05

4. Terlihat diatas otomatis muncul kotak PPh 23 dan ada nilai PPh 23 senilai 2% dari nilai yg ditagihkan.

5. Kemudian proses ke Pembayaran seperti biasa.

  1. Notes :

    • Jika nilai yang tampil di kotak PPh 23 bukan senilai 2% / tidak sesuai rate yang ditetapkan pada Daftar Pajak yang telah ditambahkan tadi, cek ke Data Pelanggan tersebut, apakah sudah diiinput NPWP nya atau belum. Jika belum, silahkan input NPWP pelanggan tersebut, baru kemudian buat ulang Faktur Penjualannya.
    • Transaksi pembelian dengan PPh 23 alur pembuatan transaksinya sama seperti proses transaksi penjualan dengan pph 23. Hanya berbeda modul yang diakses yaitu dari Faktur Pembelian kemudian ke Pembayaran Pembelian.
    • Transaksi Penjualan dengan PPh 23 akan menghasilkan Laporan ePPh 1771, yang bisa diakses dari menu Laporan | ePPh 2326 & ePPh 1771, kemudian ke tab ePPh 1771.

    Laporan Pajak PPh 23

    Laporan Pajak PPh 23 untuk Transaksi Penjualan

    • Transaksi pembelian dengan PPh 23 akan menghasilkan Laporan ePPh 23 dan SPT PPh Ps. 23.

    Laporan Pajak PPh 23

     

    Laporan PPh 23 untuk transaksi Pembelian

     

    Laporan SPT PPh 23

Menampilkan DPP Pada Desain Cetakan Faktur Penjualan Inclusive Tax

Menampilkan DPP Pada Desain Cetakan Faktur Penjualan Inclusive Tax

Pada Accurate Online untuk setting pajak sudah otomatis menggunakan Rounded Lower 1. Sehingga untuk nilai pajak dengan desimal berapapun akan dibulatkan kebawah.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mencatat nilai DPP pada Desain Cetakan Faktur Penjualan dengan pilihan pajak adalah Inclusive Tax (Termasuk Pajak). Sebagai ilustrasi, misalkan ada transaksi dengan nilai total adalah 5000, maka dengan kondisi perpajakan di Accurate Online, rinciannya adalah : 4.546 = DPP, dan 454 = PPN.

1. Membuat contoh transaksi dengan pilihan adalah Termasuk Pajak (Inclusive Tax).

inc1

 

inc2

2. Selanjutnya masuk pada Desain Cetakan untuk menambahkan rumus yang dapat menampilkan nilai DPP atas transaksi penjualan di atas, dari menu Pengaturan | Desain Cetakan.

3. Klik pada nama Desain Cetakan Faktur Penjualan yang akan ditambahkan rumus untuk menampilkan DPP | klik Buka Desainer

Buka desainer

4. Klik tambah (+) variable , tambah lalu letakan di posisi yang tepat.

Faktur

5. Masukan rumusnya yaitu : $F{salesInvoice.totalAmount} / (1.1)

DPP 1

6. Klik Simpan, kemudian ujicoba pada transaksi faktur penjualan dengan mengklik Cetak.

inc7

 

Note : Jika kondisi semua item dikenakan pajak.

Perhitungan Selisih Kurs Pada Accurate Online

Perhitungan Selisih Kurs

Pengaturan Akun penampung selisih kurs pada Accurate Online dilakukan melalui menu Perusahaan | Mata Uang, yaitu pada masing-masing mata uang-nya pada Tab Default Akun. Biasanya Accurate Online akan otomatis membuatkan akun default-nya saat anda membuat mata uang baru. Namun anda bisa mengubah pengaturan akun default-nya setelahnya.

Nilai selisih kurs akan ditampung pada akun Laba/Rugi Terealisasi untuk tipe akun Kas/Bank dan pada akun Laba/Rugi Belum Terealisasi untuk tipe akun Piutang dan Hutang. Perhitungan nilai selisih kurs ini hanya berlaku pada akun-akun ber-mata uang asing saja, dengan tujuan untuk melakukan penilaian kembali atas nilai mata uang yang berlaku saat ini.

Pengakuan Selisih Kurs terjadi dalam kondisi sebagai berikut :

A. Pelunasan dari Pelanggan atau Pembayaran kepada Pemasok dengan mata uang asing.

Illustrasi : Tanggal 10 Januari 2019 terdapat penjualan dengan nilai Faktur Penjualan sebesar US$ 2 dengan rate transaksi sebesar Rp 15.000. Dan dilakukan pelunasan pada tanggal 12 Januari 2019 dengan rate transaksi saat itu adalah sebesar Rp 14.500.

Kondisi 1 : Jika Pelunasan/Pembayaran dilakukan pada periode bulan yang sama
Pada transaksi ini akan terdapat selisih kurs sebesar Rp 1.000 yaitu selisih nilai dari nilai Faktur Penjualan sebesar Rp 30.000 (US$ 2 x Rp 15.000) dikurangi dengan nilai pelunasan yaitu sebesar Rp 29.000 ( US$ 2 x Rp 14.500). Berikut tampilan gambarnya.

 

 

Kondisi 2 : Jika Pelunasan/Pembayaran dilakukan pada periode bulan yang berbeda.
Sesuai dengan illustrasi sebelumnya, namun untuk pelunasan/pembayaran atas transaksi tersebut dilakukan misalnya pada bulan berikutnya yaitu tanggal 5 Februari 2019. Sehingga nilai selisih kurs yang terhitung atas transaksi pelunasan/pembayaran tersebut dihitung berdasarkan rate transaksi pelunasan saat itu yaitu sebesa Rp 15.300 dengan rate akhir bulan sebelumnya yaitu Januari 2019, yaitu sebesar Rp 15.500. Dan didapat nilai selisih kurs atas transaksi pelunasan ini yaitu sebesar Rp 400 (US$ 2 x Rp 15.300 = Rp 30.600) – (US$ 2 x Rp 15.500 = Rp 31.000). Berikut tampilannya.

 

 

 

B. Proses Akhir Bulan

Pada saat kita melakukan proses akhir bulan, ACCURATE Online juga akan menghitung laba/rugi selisih kurs, yaitu dengan menyesuaikan semua nilai akun mata uang asing  terhadap rate Proses Akhir Bulan dengan cara berikut ini :

  • Membalik nilai saldo transaksi dari masing-masing mata uang asing keposisi sebaliknya, misalnya akun Kas/Bank ke posisi Kredit, akun hutang ke posisi Debit, dsbnya.
  • Menilai saldo akun dari masing-masing mata uang asing menggunakan rate saat dilakukannya Proses Akhir

Dengan penyesuaian diatas, akan menimbulkan nilai selisih kurs yang disebabkan adanya perbedaan Rate Proses Akhir Bulan dengan Rate dari saldo transaksi (historical rate).

Rate Proses akhir bulan adalah nilai kurs (rate) yang anda input pada saat melakukan proses akhir bulan. Sedangkan historical rate adalah nilai kurs (rate) yang dihasilkan dari nilai saldo akun mata uang asing dalam mata uang dasar (yaitu dalam hal ini adalah Rupiah) sebelum dilakukan proses akhir bulan, dibagi dengan nilai saldo akun tersebut dalam mata uang asing-nya.

Illustrasi : Perhitungan nilai selisih kurs akun Kas/Bank dan akun piutang untuk periode Januari 2019 dengan rate saat akhir bulan adalah sebesar Rp 14.250. Beriku tampilan jurnal hasil proses Akhir Bulan Januari 2019 terhadap 2 akun tersebut :

 

 

1. Perhitungan Selisih Kurs pada akun Bank USD

Untuk melihat Historical Rate-nya, silakan klik pada baris akun yang dimaksud (pada sisi kredit untuk akun kas/bank) maka akan tampil nilai rate serta nilai saldo mata uang asing-nya.

Terdapat historical rate sebesar Rp 14.100 untuk akun Bank USD, nilai tersebut didapat dari hasil nilai saldo akun Bank USD dalam rupiah dibagi dengan nilai saldo Bank USD dalam nilai USD-nya.

Perhitungannya bisa ditelusuri dengan melakukan pengecekan ke menu Laporan  | Daftar Laporan | Kas & Bank | Histori Bank, atur parameter tanggalnya sampai dengan akhir bulan yang dimaksud yaitu Januari 2019 kemudian pilih akun kas/bank yang dimaksud dan klik Lanjutkan. Hal ini untuk melakukan pengecekan nilai saldo Bank USD dalam mata uang Rupiah (mata uang dasarnya). Didapat nilai saldo dalam mata uang rupiah adalah sebesar Rp 2.820.000.

Kemudian untuk mengecek nilai saldo Bank USD dalam mata uang-nya, anda bisa melakukan pengecekan, yaitu dari menu Kas & Bank | Histori Bank kemudian pilih akun bank yang dimaksud, dan atur tanggalnya sampai dengan akhir bulan Januari 2019. Dan didapat nilai sebesar US$ 200.

 

Maka atas penelusuran nilai tersebut, bisa diketahui Historical Rate atas akun Bank USD dihasilkan dari perhitungan nilai saldo Bank USD dalam mata uang rupiah yaitu sebesar Rp 2.820.000 dibagi dengan nilai saldo Bank USD dalam mata uang-nya yaitu US$ 200 sehingga didapat hasil sebesar Rp 14.100.

2. Perhitungan Selisih Kurs pada Akun Piutang Usaha USD

Pada akun Piutang Usaha USD didapat Historical Rate sebesar Rp 14.181,818182 dari hasil proses akhir bulan Januari 2019.

Historical rate atas akun piutang bisa dihitung dengan melakukan pengecekan pada Laporan Rincian Buku Besar untuk mengetahui nilai saldo Akun Piutang Usaha dalam mata uang rupiah dan Laporan Faktur Belum Lunas untuk mengetahui nilai saldo akun piutang usaha USD dalam mata uang-nya per akhir bulan Januari 2019. Berikut ini tampilan kedua laporan tersebut.

 

Dari kedua laporan tersebut didapat nilai saldo akun Piutang Usaha USD sebesar Rp 312.000 per 31 Januari 2019 dari Laporan Rincian Buku Besar (saldo dalam mata uang dasar). Sedangkan pada Laporan Faktur Belum Lunas didapat nilai saldo akun piutang usaha USD sebesar US$ 22. Sehingga bisa dihitung untuk nilai dari historical rate-nya yaitu sebesar Rp 312.000/ US$ 22 = Rp 14.181,818128.

Pembelian Aset Tetap dengan Cicilan

Pembelian Aset Tetap dengan Cicilan

Berikut langkah – langkah menginput transaksi Pembelian Aset Tetap dengan cara cicilan :

1.  Buat data pemasok atas pembelian aset tetap secara cicilan tersebut, yaitu dari menu Pembelian | Pemasok.

 

2. Jika pembelian aset tetap dengan cicilan terdapat uang muka pencatatan uang muka dilakukan melalui menu Pembelian | Uang Muka Pembelian, pilih nama vendor yang dimaksud, kemudian masukan nominal uang muka yang akan dibayarkan, klik proses dan pilih pembayaran. Contoh Kasus : Perusahaan membeli aset tetap berupa kendaraan senilai Rp 120.000.000. Dan atas pembelian tersebut diberikan uang muka sebesar 20%-nya yaitu Rp 24.000.000. Sisa-nya dilakukan cicilan selama 4 tahun.

Mencatat Uang Muka atas Pembelian Aset Tetap

Jurnal Uang Muka Pembelian sebelum Pembayaran

 

Mencatat Pembayaran Uang Muka Pembelian atas Aset Tetap

 

Jurnal Pembayaran Uang Muka Pembelian atas Aset Tetap

 

3. Buat faktur pembelian untuk melakukan pencatatan atas pembelian aset tersebut, yaitu dari menu Pembelian | Faktur Pembelian, pilih nama pemasok-nya, kemudian klik “Pembelian Aset” dan jika belum pernah melakukan pembelian akan tampil “Pembelian aset tetap memerlukan barang dan akun pembelian. Accurate akan membuatkan barang dan akun perkiraan “Pembelian Aset”.  Lanjutkan ?”. Isikan nama kendaraan, kuantitas dan nilai kendaraan yang di beli. 
Jika ada uang muka, klik icon DP dan pilih nomor transaksi atas uang muka tersebut, kemudian simpan pembelian aset memerlukan barang dan akun perantara pembelian. Accurate akan membuatkan barang dan akun perkiraan “Pembelian Aset”. Lanjutkan?

Menggunakan Uang Muka atas Pembelian Aset Tetap

Jurnal Transaksi Pembelian Aset Tetap dengan Uang Muka

 

 

4. Selanjutkan ke menu Aset Tetap | Aset Tetap | buka transaksi aset tetap (draft) yang dibuat otomatis oleh Accurate dari transaksi faktur pembelian.

 

5. Edit Tanggal Pakai jika Tanggal Pakai tidak sama dengan Tanggal Beli,  jika aset berwujud checklist Ya (Aset Tidak Berwujud) dan jika  bukan Aset tidak berwujud, pilih Metode Penyusutan,  Akun AkumulasiAkun Beban Penyusutan dan Umur Aset.

 

6. Klik Tab info lainnya, isi Kategori Aset dan klik Simpan.

Jurnal Pencatatan Aset Tetap dengan Cicilan

 

7. Untuk pembayaran cicilan dari aset tersebut bisa dilakukan dari menu Pembelian | Pembayaran Pembelian, pilih Pemasok yang dimaksud dan pilih faktur atas pembelian aset tersebut. Kemudian isikan nominal cicilan yang akan dibayarkan. Hal ini dilakukan setiap periode waktu pembayaran.

Pembayaran Cicilan pada Periode Berikutnya

 

Selisih Antara Penerimaan Barang dan Faktur Pembelian

Selisih Antara Penerimaan Barang dan Faktur Pembelian

Terdapat selisih di transaksi faktur pembelian yang ditarik dari penerimaan barang, selisih tsb biasanya di sebabkan:
1) Setinggan di menu pengaturan | preferensi | pembelian | Jangan diperbarui oleh Tagihan Atau diperbarui jika periode tanggal tagihan pertama sama dengan penerimaan barang lalu, tetapi periode tanggal tagihan berbeda dengan tanggal faktur pembelian.
2) Adanya biaya yang dimasukkan pada saat faktur pembelian dan di alokasi ke barang.

Contoh transaksinya dan perhitungganya bisa di download di sini.

(Available for AOL Version)

Retur Penjualan Untuk Faktur Dimuka

Retur Penjualan Untuk Faktur Dimuka

Ada 2 (dua) kondisi ketika akan melakukan Retur Penjualan atas Penjualan Faktur Di muka, yaitu :

Penjualan dengan Faktur Dimuka

  1. Faktur Dimuka belum diproses ke Pengiriman Pesanan : dengan kondisi seperti ini, retur penjualan dilakukan dengan memilih nomor faktur penjualan atas faktur dimuka tersebut.

Retur Penjualan untuk Penjualan Faktur Dimuka belum diproses ke Pengiriman Pesanan

  • Faktur Dimuka sudah diproses ke Pengiriman Pesanan : dengan kondisi seperti ini, retur penjualan dilakukan dengan memilih pilihan TANPA FAKTUR dan kemudian pilih nama barang yang akan diretur pada baris pencarian nama barang.

Retur Penjualan atas Penjualan Faktur Dimuka yang telah diproses ke Pengiriman Pesanan

Saldo Awal Uang Muka Penjualan

Saldo Awal Uang Muka Penjualan

Cara untuk mencatat saldo awal uang muka penjualan dari pelanggan adalah sbb:

1. Kllik menu Pengaturan | Preferensi | Akun Perkiraan | Kolom Akun Diskon masukkan akun Equitas saldo awal | klik simpan.

Akun diskon

 

2. Klik menu Penjualan | Uang Muka Penjualan.

14

3. Tentukan informasi Pelanggan, Tanggal, Nilai Uang Muka, Kena Pajak (kena pajaknya opsional dan jika tidak dikenai pajak maka di unchecklist kena pajak).

15

4. Klik Tombol Proses | Pembayaran.

16

Jurnal Terbentuk adalah
(Dr) Piutang Usaha
         (Cr) PPN Keluaran
         (Cr) Uang Muka Penjualan 

5. Lakukan proses pembayaran uang muka penjualan tsb

17

6. Lalu klik nomor faktur nya | klik tab Informasi Diskon | Akun Diskon masukkan akun Equitas saldo awal dan Diskonnya masukkan sesuai dengan jumlah uang muka misalkan 1.100.000, klik lanjut

Diskon

7. Klik simpan dan selanjutnya jurnal terbentuk di pembayaran penjualan adalah
(Dr) Equitas saldo awal
        (Cr) Piutang usaha

Sehingga jurnal nya adalah
(Dr) Equitas saldo awal

        (Cr) PPN Keluaran
        (Cr) Uang muka penjualan

8. Saat uang muka penjualan di gunakan untuk melunasi transaksi faktur penjualan, maka di faktur penjualannya klik ambil | uang muka | pilih uang muka yang di gunakan.

Uang muka

 

(Available for AOL Version)

 

PPh 21 Karyawan yang Pindah Kerja di Tengah Tahun Pajak

PPh 21 Karyawan yang Pindah Kerja di Tengah Tahun Pajak

Misalnya ada karyawan baru di perusahaan anda, yang bergabung di bulan Maret 2022 Sebelumnya karyawan ini sudah pernah bekerja di perusahaan lain dan sudah dipotong PPh 21 atas gaji di bulan Januari – Februari 2022 oleh perusahaan sebelumnya. Untuk kasus ini, berikut panduan untuk penginputan dan perhitungan PPh 21 atas karyawan tersebut di AOL :

  1. Pada formulir Karyawan di tab Pajak Penghasilan, isikan informasi PPh mulai dihitung, Penghasilan Sebelumnya dan PPh sebelumnya sesuai dengan data. Perhitungan PPh 21 sebelumnya, silakan klik disini.

 

  • Misalnya gaji baru untuk karyawan tersebut di perusahaan anda adalah sebesar Rp 16.000.000 / bulan. Saat pembayaran gaji di bulan Maret 2022 atas karyawan tersebut, diinput melalui Buku Besar | Pencatatan Gaji dan didapatkan PPh 21 untuk bulan Maret adalah sebesar Rp 1.165.000 per bulan. Nilai PPh 21 ini berlaku untuk perhitungan gaji s/d Desember 2022.

Penginputan Gaji Karyawan

 

 

  • Perhitungan PPh 21 untuk bulan Maret 2022 adalah sebagai berikut :

 

Contoh excel dapat didownload disini.

Menampilkan Nomor Urut Di Laporan

Menampilkan Nomor Urut Di Laporan

Berikut cara menampilkan nomor urut di laporan:

1. Ke menu laporan | daftar laporan

1

 

2. Misalkan ke laporan buku besar | histori buku besar | klik tampilkan

3. Klik modifikasi

2

 

4. Klik 2 kali variable kolom skrip khusus 1, sehingga nanti akan berpindah ke kolom digunakan4. Klik 2 kali variable kolom skrip khusus 1, sehingga nanti akan berpindah ke kolom digunakan

3

 

5. Tarik ke atas untuk kolom skrip khusus 1 sehingga berada di urutan 1

4

 

6.  Klik tanda di samping kanan variable kolom skrip khusus 1 | kemudian label kolom di ganti misalkan menjadi No urut dan skrip khusus masukkan $V{REPORT_COUNT}

5

 

7. Klik simpan  | simpan sehingga muncul laporannya

6

8. Rumus ini berlaku untuk semua laporan dan untuk laporannya bisa di klik memorize agar tidak perlu menyetting ulang dan laporannya bisa di buka dari menu laporan | daftar laporan | memorize.