Menampilkan Tanggal dan Jam Pembuatan Transaksi

Menampilkan Tanggal dan Jam Pembuatan Transaksi Di Preview Delivery Order Dan Sales Invoice

 

Berikut langkah-langkah untuk menampilkan Tanggal dan Jam pembuatan transaksi di preview Delivery Order dan Sales Invoice:

1. Ke menu Setup | Form Template

 

2. Klik Nama Template | Klik Design as FrF

 

3. Klik Page 2 | klik IBX ke 2 | tekan tombol F 11 | klik [::] SQL

 

4. Tambahkan baris ini SEBELUM baris “FROM ARINV a”

, (select first 1 audit.MODIDATE from audit inner join arinv on arinv.GLHISTID=audit.GLHISTID where arinv.ARINVOICEID=:ARINVOICEID) CREATEDTIME

5. Jika sudah selesai ditambahkan checklist | klik Close | Yes

6. Selanjutnya klik designer | klik insert rectangle object dan kemudian letakkan dibagian footer

 

7. Masukkan variable [DialogForm.qrySIARInv.”CREATEDTIME”] untuk menampilkan tanggal | klik checklist.

8. Selajutnya klik insert rectangle object kembali | letakkan di bagian footer dan masukkan variable [COPY([DialogForm.qrySIARInv.”CREATEDTIME”], 11, 9)] untuk menampilkan jam pembuatan transaksi | checklist | close | yes.

Note : Panduan ini, bisa untuk transaksi Delivery Order & Sales Invoice
(Available for ACCURATE 4 & 5)

Fitur Informasi Perusahaan pada ACCURATE 5

Informasi tentang data perusahaan seperti nama, alamat, tahun fiksial, start date (tanggal mulai database ACCURATE), currency yang dipakai sebagai default report dan warning period saat mengisikan transaksi di ACCURATE dapat anda isi melalui menu utama Persiapan – Informasi Perusahaan (Setup – Company Info).

Formulir Pengisian Informasi Perusahaan terdiri dari 3 Tab yaitu:

  1. Tab General. Pada Tab ini anda dapat mengisi informasi umum tentang perusahaan anda meliputi:
  • Company Name            : Nama lengkap perusahaan. Nama ini akan ditampilkan sebagai Header pada saat anda mencetak Invoice dan Laporan. Pengetikkan nama lengkap perusahaan dapat dilakukan max. 60 karakter.
  • Address 1                         : Alamat perusahaan (Nama Jalan dan No)
  • Address 2                        : Alamat Perusahaan (Nama Kecamatan, Kota dan Kabupaten)
  • Address 3                        : Nama Propinsi
  • Zip Code                          : Kode Pos
  • Phone No                        : Nomor Telepon Perusahaan
  • Fax No                              : Nomor Fax Perusahaan
  • Country                           : Nama Negara tempat Perusahaan Berdomisili.
  • Default Currency         : Mata uang dasar yang dipakai oleh suatu perusahaan ketika melakukan transaksi dengan menggunakan mata uang lain.

Berikut ini contoh gambar pengisian Tab General :

2. Tab Accunting Period. Pada tab ini, anda dapat mengisi informasi sehubung dengan periode Akuntasi perusahaan Anda, yang meliputi:

  • Start Date             : Tanggal saldo awal database atau tanggal mulai pembukuan menggunakan ACCURATE. Contoh: Anda akan mulai menggunakan ACCURATE untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan anda di tahun 2015 dengan kondisi anda mempunyai data saldo dari pembukuan anda yang lama (tahun buku 2014). Untuk kondisi ini anda dapat menginput Start Date 31-12-2014. Jika perusahaan anda baru berdiri dimana anda tidak mempunyai data saldo dari pembukuan lama, maka anda dapat menginput Start Date 01-01-2015.
  • Fiscal Year           : Pada kolom ini isi tahun buku perusahaan, biasanya kolom ini diisi dengan tahun yang anda input pada kolom Start Date. Contoh: Jika start date 31-12-2014 maka kolom fiskal year dapat anda isi dengan tahun 2014. Pengisian tahun fiskal dapat dilakukan dengan mengetikan dua digit angka saja, jadi untuk tahun 2014 cukup diketik 14 saja.
  • Default Period   : Secara otomatis terisi sesuai dengan tanggal system komputer anda.
  • Warn If Before ……. or ……. After Default Period    : Memunculkan warning jika tanggal transaksi yang anda input ….. bulan/tahun sebelum default period atau ….. bulan/tahun setelah Default Period, tetapi anda masih dapat melanjutkan penginputan transaksi tanpa harus mengubah tanggal. Contoh: Periode Default menunjukan periode Oktober 2015. Anda mengisi Warn If Before 2 Month or 1 Month After Default Period. Artinya : ACCURATE akan menampilkan warning (peringatan) pada saat anda menginput atau mengedit transaksi dengan tanggal sebelum September 2015 atau jika anda menginput atau mengedit transaksi dengan tanggal setelah Oktober 2015.
  • Error If Before ……. or ……. After Default Period    : Memunculkan Error jika tanggal transaksi yang ada input ….. bulan/tahun sebelum Default Period atau ….. bulan/tahun setelah Default Period. Anda tidak akan dapat melanjutkan penginputan transaksi dengan tanggal yang dibatasi kecuali anda mengganti dengan tanggal yang diijinkan. Contoh: Periode Default menunjukan periode Oktober 2015. Anda mengisi Error If Before 2 Month or 1 Month After Default Period. Artinya : ACCURATE akan menampilkan ERROR pada saat anda menginput atau mengedit transaksi dengan tanggal sebelum September 2015 atau jika anda menginput atau mengedit transaksi dengan tanggal setelah Oktober 2015.

3. Tab Tax. Pada tab ini anda dapat mengisi informasi data pajak yang meliputi:

  • Company Name                      : Nama lengkap perusahaan yang nantinya akan ditampilkan pada saat anda mencetak Faktur Pajak Standart.
  • Address                                     : Alamat perusahaan yang nantinya akan ditampilkan pada saat anda mencetak Faktur Pajak Standart.
  • Form Serial Number              : Nomor seri Faktur Pajak Standart yang akan di tampilkan pada kolom pertama nomor seri Faktur Pajak Standart.
  • Tax Registration Number     : NPWP Perusahaan.
  • Taxable Company’s No          : NPPKP Perusahaan.
  • Taxable Company’s Date       : Tanggal Pengukuhan Perusahaan sebagai Pengusaha Kena Pajak.
  • Branch Code                             : Kode Cabang
  • Type                                            : Jenis perusahaan bergerak di bidang apa.
  • KLU                                             : Kode Lapangan Usaha.

4. Tab Branch ID. Pengisian kode cabang pada tab ini berhubungan dengan aktifitas Ekstrak Impor Transaksi.

Menampilkan Nama Departemen dan Proyek di Cetakan Pembayaran Lain

Menampilkan Nama Departemen dan Proyek di Cetakan Pembayaran Lain

 

Berikut ini langkah-langkah untuk menampilkan Nama Departemen atau Proyek pada Hasil Cetakan formulir Pembayaran Lain :

  • Masuk ke menu Setup (Persiapan) | Form Template (Rancangan Formulir), lalu pilih nama Rancangan Formulir yang akan ditambahkan nama departemen atau proyek-nya, lalu klik 2x.
  • Lalu klik informasi Design as Frf (Desain sebagai Frf), lalu ke tab Page 2.

  • Kemudian klik pada IBX yang paling kanan lalu tekan F11 dan akan tampil tabel Object Inspector.

  • Pada tabel Object Inspector klik tanda titik tiga pada baris SQLdan akan tampil SQL Editor.

  • Tambahkan berikut variable : d.deptname, r.projectname  sebelum kata ‘From JVDet a’ kemudian simpan (klik tanda centang dibagian atas).

  • Tutup Tabel Object Inspector dan desain sbg Frf lalu simpan.
  • Masih di Rancangan Formulir Pembayaran, klik ‘Designer (Desain)’ kemudian ke menu File pilih Data Dictionary.

 

  • Pada Data Dictionary, cari folder ‘Invoice Item’ kemudian tambahkan variable baru dengan klik informasi ‘New Variables’ dan namakan variable tersebut dengan DeptName dan pada Kolom Values, cari  DialogFromJVDet dan cari DEPTNAME, kemudian klik Ok.

 

  • Selanjutnya pada Detail Item untuk kolom Department ganti variable-nya dengan variable DeptName, yaitu dengan klik 2x dan akan tampil Text Editor, klik Insert Expression | Variable | Invoice Item dan cari variable DeptName, lalu klik Ok dan simpan desain cetakan-nya.

 

 

  • Dan hasil cetakan dari Pembayaran akan sebagai berikut ini.

 

 

Mengembalikan Uang Muka Penjualan berikut Nilai PPN-nya

Mengembalikan Uang Muka Penjualan berikut Nilai PPN-nya

 

Berikut ini langkah-langkah untuk mengembalikan nilai Uang Muka ke Pelanggan berikut dengan nilai PPN-nya :

Ilustrasi : nilai uang muka yang akan dikembalikan sebesar Rp 1.100.000 (termasuk PPN 10%).

  • Membuat faktur Penjualan baru dan pilih barang dengan item ‘Opening Balance’, isikan unit price-nya dengan nilai uang muka yang akan dikembalikan yaitu sebesar Rp 1.100.000 (termasuk Pajak).
  • Berikan kode Pajak PPN pada item ‘Opening Balance’ kemudian centang informasi ‘Termasuk Pajak’ atau ‘Inclusive Tax’ pada faktur penjualan tersebut.

  • Kemudian pilih nomor faktur uang muka yang akan dikembalikan yaitu dengan klik ‘Pilih Uang Muka’ disamping nama Pelanggan.

 

  • Simpan transaksi Faktur Penjualan tersebut dan jurnal yang terbentuk adalah sebagai berikut.

  • Buat transaksi Retur Penjualan dengan memilih nomor faktur penjualan yang dibuat pada poin 1, yang bertujuan untuk melakukan retur atas Nilai PPN uang muka-nya.

 

  • Simpan transaksi retur penjualan dan jurnal yang terbentu adalah sebagai berikut.

  • Selanjutnya adalah membuat Penerimaan Penjualan atas Faktur Penjualan yang telah diretur tersebut, yang bertujuan mencatat pengeluaran uang (kas/bank) atas pengembalian uang muka penjualan ke pelanggan. Nilai pembayaran akan tercantum minus (negatif).

  • Simpan transaksi Penerimaan Penjualan tersebut dan jurnal yang terbentuk adalah sebagai berikut.

Persiapan Singkat Membuat Database ACCURATE 5

ACCURATE Version 5 Quick Setup adalah Form yang didesign khusus untuk membantu anda menyiapkan Database baru yang akan anda gunakan untuk mencatat aktifitas keuangan anda.

Dalam mempersiapkan Database baru, ACCURATE menyediakan dua tipe persiapan database yang dapat anda pilih, yaitu:

  1. Persiapan Standar (Basic Setup)
  2. Persiapan Mahir (Advance Setup)

Anda dapat menyiapkan Database baru anda dengan memilih jenis persiapan database yang anda inginkan.

Persiapan Singkat Standar (Basic Setup)

Persiapan Singkat Standar (Basic setup) adalah tipe persiapan Database yang akan menuntun anda untuk mengisi informasi standar atau informasi yang penting saja agar Database ACCURATE yang baru anda buat dapat segera anda gunakan untuk penginputan transaksi keuangan perusahaan anda.

Persiapan Singkat Standar (Basic setup) dapat anda gunakan jika informasi keuangan yang anda miliki untuk persiapan awal Database baru tidak terlalu detail.

Agar persiapan awal Database dengan menggunakan tipe persiapan standar (basic setup) dapat anda lakukan, sebaiknya anda terlebih dahulu menyiapakan data-data standar berikut ini:

  • Saldo kas & bank (berdasarkan rekening koran anda yang terakhir)
  • Buku piutang pelanggan anda
  • Buku hutang anda kepada pemasok
  • Daftar barang dan jasa yang diperjualbelikan beserta stok barang terakhir yang anda miliki (jika ada).

Setelah data-data standar tersebut anda siapkan, anda dapat mulai melakukan persiapan awal database tipe standar dengan mengikuti petunjuk berikut ini:

  1. Sebelum melakukan persiapan awal Database, anda dapat memilih bahasa yang anda inginkan dengan cara meng-klik pada bahasa yang anda inginkan kemudian klik tombol LANJUT [NEXT] untuk masuk ke tahap persiapan berikutnya.
  2. Setelah anda memilih bahasa yang anda inginkan, langkah selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah memilih tipe persiapan yang akan anda gunakan. Berhubung tipe persiapan yang akan kita bahas adalah tipe persiapan standar (basic setup), maka anda dapat memilih tipe persiapan standar dengan cara meng-klik option “Persiapan Standar (Basic Setup)”.
  3. Perhatikan pada saat anda meng-klik tombol LANJUT (NEXT) ACCURATE secara otomatis akan menampilkan pesan konfirmasi (message confirmation) yang menginformasikan bahwa jika anda memilih tipe persiapan singkat (basic setup) maka secara otomatis ACCURATE akan membuatkan kode akun perkiraan yang dipakai oleh perusahaan secara umum, seperti mata uang , barang, pelanggan, pemasok, daftar akun dll. Jika anda ingin melanjutkan persiapan database dengan menggunakan tipe persiapan singkat, maka anda dapat mengklik tombol Yes pada window message confirmation tersebut untuk melanjutkan persiapan awal database dengan tipe persiapan singkat (basic setup).
  4. Persiapan standar (basic) pertama yang harus anda lakukan adalah mengisi data tentang Mata Uang (Currency) yang anda gunakan dalam transaksi dan mengisi data tentang Informasi Perusahaan Anda.Isikan Informasi Data Perusahaan Anda.
  5. Persiapan singkat berikutnya yang dapat anda lakukan adalah menginput Informasi Kas/Bank yang anda miliki. Sama seperti Tabel Daftar Mata Uang, Tabel Informasi Kas/Bank juga telah terisi dengan informasi Kas/Bank yang otomatis telah dibuatkan program ACCURATE pada saat anda memilih tipe persiapan singkat (basic setup). Anda dapat menyesuaikan data pada Tabel Cash/Bank Informasi sesuai dengan data Kas/Bank yang anda miliki.
  6. Persiapan singkat berikutnya yang dapat anda lakukan adalah menginput informasi pelanggan dan pemasok yang anda miliki.
  7. Persiapan singkat berikutnya yang dapat anda lakukan adalah menginput informasi barang dagangan (item) dan jasa (service) yang anda miliki.

Untuk video tutorialnya dibawah ini ya………

Membuat Database Baru ACCURATE 5

Database baru dapat dengan dua kemungkinan yaitu dibuat di Local (di dalam hard disk PC sendiri) atau diletakkan di dalam PC orang lain atau server (Remote).

Membuat Database Baru di Komputer Lokal

Sebelum membuat Database di komputer lokal, pastikan Firebird dan Program ACCURATE di komputer tersebut telat terinstall dengan baik.

Berikut ini langkah yang dapat anda lakukan untuk membuat Database baru di komputer lokal (di dalam hard disk PC sendiri) :

  1. Buka program ACCURATE dengan cara klik tombol Stary – Programs/All Program – CPSSoft – ACCURATE V5
  2. Atau klik icon ACCURATE yang terdapat pada dekstop komputer anda.
  3. Pada tampilan Welcome To ACCURATE, klik tombol Create New Company :
  4. Setelah anda mengklik tombol Create New Company yang terdapat pada tampilan Welcome To ACCURATE, langkah selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah meng-klik check box Lokal yang terdapat pada form Create Database. Langkah selanjutnya klik tombol Elipsis […]. lalu pilih folder tempat data akan diletakkan, kemudian ketik nama file dengan ekstensi *.GDB, lalu klik tombol Create dan OK. Tunggu beberapa saat sampai proses pembuatan database selesai dilakukan. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
  5. Setelah proses pembuatan database ACCURATE selesai dilakukan, langkah selanjutnya anda dapat login untuk masuk ke dalam Database tersebut dengan USER ID dan Password = SUPERVISOR (Password tidak membedakan huruf kecil maupun huruf besar).

Membuat Database Baru di Komputer Lain (Remote)

Jika anda menjalankan ACCURATE dari komputer A dan ingin membuat database baru di komputer B (sebagai komputer server), anda harus tahu berapa nomor IP Address atau nama komputer (Computer Name) dari komputer B sebagai komputer client (komputer A) dan komputer server (komputer B ) telah terhubung (terkoneksi) dengan baik.

Berikut ini langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk membuat Database secara remote:

  1. Buka program ACCURATE dengan cara klik tombol Start – Program/All Program – CPSSoft – ACCURATE V5
  2. Atau klik icon ACCURATE yang terdapat pada dekstop komputer anda.
  3. Pada tampilan Welcome To ACCURATE, klik tombol Create New Company.
  4. Setelah anda mengklik tombol Create New Company yang terdapat pada tampilan Welcome To ACCURATE, langkah selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah mengklik check box Remote yang terdapat pada form Create Database, langkah selanjutnya isi kolom Server Name dengan nomor IP Address komputer server, kemudian pada kolom File Name ketikkan alamat tempat database baru akan diletakkan di komputer server, kemudian ketikkan nama file dengan ekstensi *.GDB, lalu klik tombol Create dan OK, tunggu beberapa saat sampai proses pembuatan database selesai dilakukan. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini:
  5.  Setelah proses pembuatan database  ACCURATE selesai dilakukan, langkah selanjutnya anda dapat Login untuk masuk ke dalam Database tersebut dengan USER IDR dan Password = SUPERVISOR (Password tidak membedakan huruf kecil maupun huruf besar).

Untuk video tutorialnya dibawah ini ya……….

Menampilkan Nama Departemen dan Proyek

Menampilkan Nama Departemen dan Proyek di Cetakan Pembayaran Lain

Berikut ini langkah-langkah untuk menampilkan Nama Departemen atau Proyek pada Hasil Cetakan formulir Pembayaran Lain :

  • Masuk ke menu Setup (Persiapan) | Form Template (Rancangan Formulir), lalu pilih nama Rancangan Formulir yang akan ditambahkan nama departemen atau proyek-nya, lalu klik 2x.
  • Lalu klik informasi Design as Frf (Desain sebagai Frf), lalu ke tab Page 2.

 

  • Kemudian klik pada IBX yang paling kanan lalu tekan F11 dan akan tampil tabel Object Inspector.

 

  • Pada tabel Object Inspector klik tanda titik tiga pada baris SQLdan akan tampil SQL Editor.

 

  • Tambahkan berikut variable : d.deptname, r.projectname  sebelum kata ‘From JVDet a’ kemudian simpan (klik tanda centang dibagian atas).

 

  • Tutup Tabel Object Inspector dan desain sbg Frf lalu simpan.
  • Masih di Rancangan Formulir Pembayaran, klik ‘Designer (Desain)’ kemudian ke menu File pilih Data Dictionary.

 

 

  • Pada Data Dictionary, cari folder ‘Invoice Item’ kemudian tambahkan variable baru dengan klik informasi ‘New Variables’ dan namakan variable tersebut dengan DeptName dan pada Kolom Values, cari  DialogFromJVDet dan cari DEPTNAME, kemudian klik Ok.

 

 

  • Selanjutnya pada Detail Item untuk kolom Department ganti variable-nya dengan variable DeptName, yaitu dengan klik 2x dan akan tampil Text Editor, klik Insert Expression | Variable | Invoice Item dan cari variable DeptName, lalu klik Ok dan simpan desain cetakan-nya.

 

 

 

  • Dan hasil cetakan dari Pembayaran akan sebagai berikut ini.

 

Menampilkan Nilai Total Discount Item di footer Faktur Penjualan

Menampilkan Nilai Total Discount Item di footer Faktur Penjualan

Berikut panduan untuk menampikan total discount item di footer Faktur Penjualan :

1. Ke menu Setup Form Template

 

2. Klik nama template | klik tab Footer dan centang Show on each page | klik Designer
3. Klik File | Data dictionary
4. Klik Invoice | New Variable | Tampil Variable 1 | klik ok
5. Masukkan variable untuk menampilkan total discount item (Footer) yaitu

[IF([PAGE#]=TOTALPAGES, Variable1-SubTot, SUM([Disc Itm Amt]))]

Masih di kolom yang sama antara begin dan end masukkan :

if FINALPASS then
begin
Variable1 := Variable1 + SUM([Gross Itm Amt]);
end;

6. Selanjutnya setelah dicentang diklik close | Yes 

PENCATATAN PAJAK PENGHASILAN (PPH 29) PADA ACCURATE DEKSTOP

Pencatatan Pajak Penghasilan (PPh 29) Pada Accurate Dekstop

 

Pencatatan pajak penghasilan pada accurate dekstop, dapat dilakukan dengan 2 tahap yaitu pengakuaan dan pembayaran (setoran pajak) :

  • Pengakuan pajak, di catat melalui menu buku besar | bukti jurnal umum dengan jurnal sebagai berikut :

(Debit) Income Tax

(Kredit) PPh Pasal 25

(Kredit) PPh Pasal 29

  • Pembayaran pajak-nya, juga di catat menggunakan bukti jurnal umum dengan jurnal sebagai berikut :

(Debit) PPh Pasal 29

(Kredit) Kas/Bank

Jika pada database accurate dekstop belum tersedia akun income tax, pasal 25 dan pasal 29, silahkan membuat akun ,melalui buku besar | daftar akun. Tipe untuk masing-masing akunnya adalah sebagai berikut :

  • PPh Pasal 25 = Aktiva lancar lainnya
  • PPh Pasal 29 = Hutang lancar lainnya
  • Income Tax = Beban lain-lain

Note : Akun income tax bisa dimasukkan ke menu persiapan | preferensi | perpajaka. Pada bagian pajak penghasilan masukan akun income tax

Available for v5

Sub Total Menampilkan Nilai Total Amount Perhalaman

Sub Total Menampilkan Nilai Total Amount Perhalaman (Kecuali halaman terakhir yang menampilkan Sub Total keseluruhan Faktur)

 

Berikut panduan untuk menampilkan sub total perhalaman dan halaman terakhir menampilkan sub total keseluruhan :

1. Ke Menu Setup | Form Template

 

2. Klik nama Template |Klik Tab Footer dan Centang Show on each page | klik Designer

 

3. Klik Kolom yang menampilkan sub total yaitu [SubTot] dan ganti menjadi [IF([PAGE#]=[TOTALPAGES], [SubTot] , [SUM([Amount])])]

4. Klik checkmark

 

5. Kemudian klik Close | Yes

 

(Available For ACC 4 & 5)