PROFESIONAL KONSULTANT TRAINING SOFTWARE ACCURATE
  • Layanan
    • Layanan Pembukuan
    • Permintaan Training
  • Harga Training
  • Kursus Accurate
  • Support Produk
    • Accurate Online
  • Tentang Kami
  • Tutorial
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu

DELETE CHILD FIRST

April 17, 2020/0 Comments/in Accurate Desktop V5, Contoh Kasus, Onsite, Software/by Ita Erlina

Apabila pada saat menghapus item muncul konfirmasi Delete Child First, hal tsb karena user menghapus Parent Item terlebih dahulu tanpa menghapus sub persediaan. 

error Delete Child First

Contoh kita ingin melakukan penghapusan untuk item paku beton lalu muncul notifikasi berikut, disebabkan paku beton merupakan barang induk. kita haurs menghapus sub barang nya terlebih dahulu.

Jika ingin menghapus Parent Item, silahkan hapus semua Child Items terlebih dahulu yang berhubungan dengan Parent Item yang ingin dihapus. Cara menghapusnya dari menu List | Items | Klik kanan Hapus pada Child Items yang ingin dihapus dan setelah semua Child Items dihapus silahkan hapus Parent Item dari menu List | Items | Klik kanan Delete. 

(Available for V5) 

Video Tutorial…………..

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-04-17 11:30:422025-11-21 13:06:08DELETE CHILD FIRST

WORKING CAPITAL” DI FINANCIAL HIGHLIGHT REPORT

April 16, 2020/0 Comments/in Accurate Desktop V5, Onsite, Report & Desain Cetakan/by Ita Erlina
Working Capital di Report (laporan) | Financial Statements (Laporan Keuangan) | Financial Highlight (Fokus Keuangan), didapat dari :

Working Capital di Financial Highlight Report

= [( Total Other Assets + Total Cash & Bank + Total Account Receivable + Total Inventory + Total Other Current Assets ) – ( Total Account Payables + Total Other Current Liabilities ) ]

Nilai variable-nya diambil dari neraca per akhir tahun dari tahun yang ingin dihitung working capitalnya.

(Available for v5) 

Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!

https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-04-16 12:27:532025-11-21 14:34:20WORKING CAPITAL” DI FINANCIAL HIGHLIGHT REPORT

COGS ITEM GROUPING

April 15, 2020/0 Comments/in Accurate Desktop V5, Contoh Kasus, Onsite, Report & Desain Cetakan, Software/by Ita Erlina

COGS Item Grouping

Untuk mendapat informasi berapa COGS Item Grouping, bisa didapat dari :

  1. Report | Index to Reports | Sales Report | Sales by Item
  2. Modiy | Available Column, double klik Folder Item lalu double klik Type sehingga Item Type muncul di Use Columns.
  3. Modify | Selected Column& Filter, dibagian Item Type kita filter dengan hanya centang Grouping saja. Dan masih di Selected Column & Filter, centang kolom COGS Amount. 

    Tampilan Laporan

(Available for V5) 

Video tutorial….

 

https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-04-15 13:19:092024-12-23 12:14:48COGS ITEM GROUPING

CARA PENGINPUTAN BIAYA DENGAN NILAI TIDAK MENGIKUTI PROPORSI PADA SAAT PEMBELIAN

April 14, 2020/0 Comments/in Onsite/by Ita Erlina

Cara Penginputan Biaya dengan Nilai Tidak Mengikuti Proporsi pada saat pembelian

Diketahui PT. XYZ membeli barang dari PT. Aneka Furniture dengan rincian :

Accurate

Ada beberapa biaya yang dikeluarkan misalnya biaya lain-lain 500. Namun karena pembelian barangnya berbeda-beda biayanya, maka diinginkan urutan biayanya Item A 100, Item B 250 dan Item C 150.

Maka rumusan perhitungan untuk masing-masing item menanggung biaya : Biaya / Quantity. 

– Item A = 100 / 2 = 50

– Item B = 250 / 2 = 125

– Item C = 150 / 2 = 75

 

Maka ketika penginputan di Accuratenya masuk ke dalam Activities | Purchase | Purchase Invoice : 

  • Di Tab Item 

 

Accurate

 

  • Di Tab Expense 

Accurate

Maka nantinya nilai cost yang akan di tanggung atas masing-masing barang sesuai dengan nilai yang di inginkan. Tidak secara proporsional seperti yang di terapkan di Accurate.

Jika biaya tersebut nantinya akan di bayarkan ke user lainnya, silahkan masuk ke dalam modul Purchase Invoice | di tab Item silahkan di kosongkan | di tab expense masukkan account biaya lain-lain dengan nilai + ke Vendornya.

(Available for V4 & V5)

 

 

 

 

 

 

https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-04-14 11:51:332020-04-14 11:51:33CARA PENGINPUTAN BIAYA DENGAN NILAI TIDAK MENGIKUTI PROPORSI PADA SAAT PEMBELIAN

“SOCKET ERROR….” SAAT MELAKUKAN SINKRONISASI ONLINE

April 8, 2020/0 Comments/in Onsite/by Ita Erlina

“Socket Error….” Saat Melakukan Sinkronisasi Online

Jika ditemukan pada saat melakukan sinkronisasi online antara Rene dan Accurate error “Socket error ….” yang harus dilakukan adalah :

  • Cek apakah koneksi jaringan di perusahaan Anda saat melakukan sinkronisasi tersebut sempat terputus atau tidak.
  • Cek juga apakah IP yang di daftarkan dengan IP yang ada di komputer Anda sudah sama atau belum (untuk mengecek IP di komputer silahkan buka command prompt | tuliskan IPConfig | Enter).

Jika semua sudah dilakukan tetapi masih tetap gagal, disarankan untuk :

  • Hapus data ACCURATE yang didaftarkan di Accurate Service Setting-nya terlebih dahulu | kemudian daftarkan kembali dan lakukan proses sinkronisasi ulang dari RENE Admin nya.

Jika masih terjadi hal yang sama juga, silahkan bisa menghubungi Customer Support kami melalui email ke support@cpssoft.com.

(Available For RENE 2 )

 

 

https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-04-08 14:58:322020-04-08 15:16:45“SOCKET ERROR….” SAAT MELAKUKAN SINKRONISASI ONLINE

ANOMALI RATE

April 2, 2020/0 Comments/in Onsite/by Ita Erlina

Anomali Rate

Jika kita menemukan Rate yang sangat besar atau tidak wajar pada akun Kas/Bank atau AR/AP mata uang asing ketika melakukan Period End, ini biasanya terjadi karena ada transaksi/mutasi yang sangat besar (tidak seperti biasanya), sehingga bisa muncul Rate yang besar dan tidak wajar tsb.

Seperti diketahui bahwa saat melakukan Period End, pada jurnal yang terbentuk akan ada 2 rate yang digunakan, yaitu Rate saat Period End itu sendiri dan Historical Rate. 

Untuk Rate yang tidak wajar ini biasa kita namakan dengan Anomali Rate, dan sebetulnya rate tsb adalah Historical Rate, namun karena Rate nya tidak wajar maka kita namakan dengan Anomali Rate.

Darimana Historical Rate tsb didapat? Caranya adalah sebagai berikut :

– Misal Rate yang tidak wajar tsb ada pada saat Period End bulan 31 Desember 2015 di akun Bank USD, caranya mengetahuinya adalah sbb :

1. Buka report General Ledger Detail, filter untuk akun Bank USD tsb saja, lalu filter tgl nya dari awal pakai misal tahun 2000 s/d 31 Des 2015. Lihat saldo balance sebelum Period End bulan Desember 2015 nya berapa. Misal nilainya adalah “X” 

2. Buka Bank Book nya dari menu List | Cash & Bank | Bank Book |Kemudian pilih nama akun Bank USD nya, lalu filter tgl nya dari awal pakai misal tahun 2000 s/d 31 Des 2015. Lihat balance sebelum Period End nya berapa. Misal nilainya adalah “Y”

3. Untuk mendapatkan Historical Rate nya adalah : X/Y

Jadi Anomali Rate ini sebetulnya tidak salah, hanya saja rate tsb muncul karena sempat ada transaksi/mutasi yang sangat besar dan karena perhitungan Historical Rate yang memang sesimple ini sehingga mendapatkan Rate yang terlihat tidak wajar. Nanti untuk setelahnya ketika kita melakukan period end bulan berikutnya, maka rate nya akan kembali normal kembali.

(Available for V4 dan V5) 

 

 

 

https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-04-02 14:29:452020-04-02 14:29:45ANOMALI RATE

MENAMPILKAN INDEXING LAPORAN BERDASARKAN SOURCE TRANSAKSI

April 1, 2020/0 Comments/in Accurate Desktop V5, Onsite, Report & Desain Cetakan/by Ita Erlina

Menampilkan Indexing Laporan Berdasarkan Source Transaksi, Saat melihat laporan misalkan laporan General Ledger detail untuk akun Hutang Usaha transaksi pertama yang muncul adalah Purchase Payment. Jika berdasarkan urutan pembuatan adalah Purchase Invoice dibuat terlebih dahulu dari Purchase Payment, maka untuk cara memunculkan transaksi Purchase Invoice di depan Purchase Payment adalah

1) Buka Laporannya | Klik modifity | Klik groups | Add Group | Tambahkan Source | ASC ganti menjadi DESC | Klik ok.

Menampilkan Indexing Laporan

 

2) Untuk hal ini berlaku juga untuk Sales Invoice dan Sales Receipt.
(Available for version 4 & 5 ) 
Lihat Video Tutorial lainnya mengenai ACCURATE di Sini
Butuh training Accurate? Hubungi 0811-8885-605 atau klik di sini untuk booking sekarang!
https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-04-01 10:20:532025-11-21 14:56:59MENAMPILKAN INDEXING LAPORAN BERDASARKAN SOURCE TRANSAKSI

REMEMBER CUSTOMER

March 30, 2020/0 Comments/in Accurate Desktop V5, Contoh Kasus, Onsite, Software/by Ita Erlina

Remember Customer

Setup | Preferences | Sales | Remember Customer.

Jika kita aktifkan option Remember Customer, maka setiap kali kita membuat Sales Quotation, Sales Order, DO, Sales Invoice, Sales Return atau Sales Receipt, di bagian Customer Name secara otomatis sudah terisi dengan Customer yang kita pakai di transaksi terakhir kali kita buat di masing-masing jenis form transaksi.

 

(Available for V5) 

Video Tutorial……………………..

https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-03-30 12:02:342025-04-14 10:41:28REMEMBER CUSTOMER

LAST ACTUAL COST

March 6, 2020/0 Comments/in Accurate Desktop V5/by Ita Erlina

Last Actual Cost

Dalam modul manufacture di ACCURATE, jika kita tidak menggunakan Standar Cost, maka nilai Standar Cost nya ini akan otomatis menggunakan Last Actual Cost. 

Dari mana perhitungan Last Actual Cost tersebut ? 

Kartu stock Fifo

Misal metode persediaan yang digunakan adalah FIFO, lalu ada pembelian bahan baku A dengan rincian :

Tgl 1, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 1000

Tgl 5, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 1500

Saat membuat formula/BOM dengan memasukan item A (tanpa membuat standar item cost), maka nilai yang di ambil di Standar Cost nya adalah dari Last Actual Cost nya yaitu Rp. 1500. 

Sedangkan kalau dilakukan Release, nilai Actual cost yang keluar adalah Rp. 1000, dengan begitu akan tetap terjadi variance walaupun tidak membuat standar item costnya.

Begitu juga dengan AVERAGE, jika rincian cost pembelian nya adalah :

Tgl 1, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 1.000

Tgl 5, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 1500

Tgl 7, beli item A sebanyak 1 pcs @ Rp. 2000
Lalu saat ada penggunaan/release 2 pcs item A tsb, maka standar cost yang diambil adalah :

Rp. 2000 x 2 pcs = Rp 4000. Sedangkan untuk Actualnya adalah Rp. 1500 [(1000+1500+2000)/3] x 2 pcs = Rp 3000, terdapat selisih variance sebesar Rp 1000

(Available for V4 dan V5)

 

 

 

 

https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-03-06 14:12:142025-09-04 15:11:59LAST ACTUAL COST

STATUS PADA SALES ORDER

February 27, 2020/0 Comments/in Onsite/by Ita Erlina

Status pada Sales Order

 

Berikut ini adalah penjelasan mengenai Status pada List | Sales | Sales Order : 

Accurate

1. Proceeded  : barang sudah dikirim semuanya
2. Closed        : sebagian / semua barang yang ada dibatalkan
3. Waiting      : sebagian barang sudah ada yang dikirim
4. Queue        : barang belum ada yang dikirim sama sekali

Untuk video tutorialnya bisa ditonton dibawah ini ya…….

 

 

 

https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png 0 0 Ita Erlina https://solusiakuntansiindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/Logo-SAI.png Ita Erlina2020-02-27 14:16:002024-05-27 13:51:05STATUS PADA SALES ORDER
Page 45 of 61«‹4344454647›»
Search Search

Recent Posts

  • Cara Mencatat Pajak UMKM 0,5% di Accurate Online
  • Perlakuan Nilai Beban Pokok Penjualan pada Faktur Penjualan (Dimuka)
  • Cara Memaksimalkan Hasil Cetakan Menggunakan Accurate Direct Print
  • Mengatur/Memilih Desain Cetakan Transaksi Pada Accurate Lite
  • Error: “Cabang ini telah digunakan. Silahkan pilih cabang lainnya.” Saat Integrasi Accurate Online Dengan Bliss

Categories

  • Accurate
  • Accurate Desktop V5
  • Accurate Online
  • Accurate POS
  • Akuntansi
  • Contoh Kasus
  • Database
  • Frontpage Article
  • License
  • Manufaktur
  • Onsite
  • Report & Desain Cetakan
  • Software
  • Uncategorized

Meta

  • Register
  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

HUBUNGI KAMI

PT Solusi Akuntansi Indonesia

Jl. Bambu Apus Raya No.181B

Pondok Bambu

Duren Sawit – Jakarta Timur

WA. 0811-8885-605

Recent Posts

  • Cara Mencatat Pajak UMKM 0,5% di Accurate Online
  • Perlakuan Nilai Beban Pokok Penjualan pada Faktur Penjualan (Dimuka)
  • Cara Memaksimalkan Hasil Cetakan Menggunakan Accurate Direct Print

Categories

  • Accurate
  • Accurate Desktop V5
  • Accurate Online
  • Accurate POS
  • Akuntansi
  • Contoh Kasus
  • Database
  • Frontpage Article
  • License
  • Manufaktur
  • Onsite
  • Report & Desain Cetakan
  • Software
  • Uncategorized
Search Search
© Copyright - PROFESIONAL KONSULTANT TRAINING SOFTWARE ACCURATE - powered by Enfold WordPress Theme
Scroll to top Scroll to top Scroll to top