Menampilkan Nama Pelanggan pada transaksi Take Away di RENE Resto

Menampilkan Nama Pelanggan pada transaksi Take Away di RENE Resto

 

Pada RENE Resto, ada fitur untuk melakukan transaksi “Take Away” dan memerlukan untuk mengisi nama Pelanggan yang memesan, berikut tampilannya :

 

 

 

Dan jika anda ingin menampikan Nama Pelanggan yang memesan tersebut pada struk pesanan ataupun struk pembayaran, maka bisa lakukan langkah-langkah berikut ini :

1. Buka RENE Administration kemudian masuk ke menu Desain | Cetak Struk | pilih “Desain” pada struk pembayaran, atau pada struk pesanan | pilih “Text Object” dan letakkan di posisi yang diinginkan, misal disebelah “No. Meja”.

 

2. Masukkan script berikut : [IIF(<Hold Description>=”,<Customer Name>,<Hold Description>)]

 

 

3. Tutup dan simpan desainnya. Untuk hasil cetaknya adalah seperti berikut :

MENAMPILKAN PPH 23 PADA INVOICE DI ACCURATE DESKTOP

Menampilkan PPh 23 pada Invoice di Accurate Desktop

PPh 23 atau yang sering disebut juga Pajak Penghasilan Pasal 23 merupakan pajak potongan atas penghasilan pendapatan yang berasal dari modal, jasa atau hadiah dan penghargaan. Dengan menggunakan Software Accurate, Anda dapat menggunakan PPh 23 dan juga menampilkan PPh 23 di invoice (Faktur Penjualan & Faktur Pembelian) untuk kebutuhan pencatatan Perusahaan.

Berikut ini cara menampilkan PPh 23 pada Invoice di ACCURATE Desktop :

  1. Silahkan daftarkan Pajak PPh 23 terlebih dahulu melalui menu Daftar | Lainnya | Kode Pajak   [List | Other | Tax]

2. Selanjutnya buat PPh 23 dan isi data beserta akun seperti contoh pada gambar berikut ini;

Hasilnya:

3. Silahkan setting Customer / Vendornya untuk tampilan PPh 23 di invoice, dengan cara klik menu Daftar | Pelanggan [List | Customer] atau Daftar | Pemasok [List | Vendor] dan tambahkan informasi pada tab Penjualan lalu isi Tax 2 nya dengan PPh 23 Final. 

4. Jika sudah setting customer, selanjutnya Anda buat Invoice dari menu Penjualan | Faktur Penjualan atau Pembelian | Faktur Pembelian. Isi menu tax dengan kode PPn dan PPh 23 pada langkah no.2 (Contoh : TP). Maka akan muncul dibawah nilai PPn dan PPh 23.

5. Anda dapat printout invoice dengan otomatis muncul tampilan PPh 23 nya seperti tampilan berikut;

(Available V5)

Untuk video tutorialnya bisa ditonton dibawah ini ya……….

 

 

 

 

 

Cara Mencatat Penerimaan Pelanggan di Sales Receipt pada Accurate 5

1. Sales Receipt for Sales Invoice

Pencatatan aktifitas penerimaan pembayaran Faktur Penjualan (Sales Invoice) terutang dari pelanggan dapat dilakukan dengan cara:

  • Buka Formulir Sales Receipt dari menu utama Activities – Sales – Sales Receipt (Aktifitas – Penjualan – Penerimaan Penjualan).
  • Isi formulir Sales Receipt dengan mengikuti petunjuk pada gambar berikut ini:
  • Setelah semua informasi pada formulir Sales Receipt selesai anda input, klik tombol Save and Close untuk menyimpan penginputan yang telah anda lakukan sekaligus untuk menutup tampilan Formulir Sales Receipt.

2. Sales Receipt With Discount

Pada saat pembayaran invoice, terkadang ada discount tambahan selain discount yang berasal dari invoice, misal discount yang berasal dari Syarat Pembayaran (Terms) 2/10,n30. Untuk memasukkan discount ini, berikut langkah-langkahnya:

  • Buka form Sales Receipt dari menu Activities [Aktifitas] – Sales [Penjualan] – Sales Receipt [Penerimaan Pelanggan] atau dari menu Explorer – Sales.
  • Pilih Customer dan isi semua field yang dibutuhkan seperti form no, tanggal, bank, no cek dan tanggal cek serta memo.
  • Centang invoice yang ingin dilunasi pada kolom Pay, atau isikan jumlah yang dibayarkan pada kolom Payment Amount.
  • Kemudian klik kanan pada baris invoice yang akan di discount, lalu klik Discount/Write off – Info. Setelah itu akan muncul window Discount Information.
  • Isikan jumlah discount pada field Discount Amount, kemudia pilih Discount Account dengan mengklik tombol drop down, dan isikan Department jika ada. Discount ini dapat diisikan lebih dari sekali dengan mengklik tombol (+) sedangkan tombol (–) untuk menghapus discount yang sudah diinput.
  • Setelah semua data terisi dengan lengkap, jangan lupa untuk mengklik tombol Recalc untuk memastikan jumlah pembayaran benar.
  • Lalu klik Save & New atau Save & Close.

3. Sales Receipt With Late Charge

Transaksi ini merupakan kabalikan dari transaksi sebelumnya. Pada transaksi ini, Customer dikenai denda atas keterlambatan pembayaran atau hal-hal lain. Berikut langkah pengerjaannya:

  • Aktifitas ini sama caranya dengan Sales Receipt with discount yaitu melalui klik kanan Discount / Write – off info.
  • Tetapi angka yang dimasukkan pada field Discount Amount diberi tanda MINUS (-) sehingga perlakuannya menjadi kebalikan dengan Discount. Dan untuk Discount  Account biasanya diisikan dengan akun tipe Pendapatan.

4. Sales Receipt For Fiscal (PPN)

Pembayaran Pajak khusus untuk Customer dengan mata uang asing (Foreign Currency) biasanya dilakukan secara terpisah, karena Pajaknya langsung dihitung dalam Base Currency (Rupiah). Untuk melakukan aktifitas ini, caranya hampir sama dengan CR for SI, yaitu:

  • Buka form Sales Receipt, kemudian pilih Customer, lalu lengkapi semua field yang dibutuhkan.
  • Sebelum mencentang invoice yang mau dibayar, aktifkan dulu (centang) option box Fiscal Payment yang terletak di sebelah kanan atas. Kemudian centang kolom Pay pada barisInvoice yang terkena pajak. Maka terlihat pada kolom Payment Amount nilai dari Pajak Invoice yang akan dibayarkan.
  • Setelah semua data di isi dengan lengkap, klik tombol Recalc lalu Save form tersebut.

5. Sales Receipt With Other Foreign Bank Currency

Pada saat penerimaan pembayaran invoice dari pelanggan tidak terbatas pada jenis dari mata uang, Invoice yang menggunakan Foreign Currency dapat di bayar menggunakan Base Currency dan begituoun sebaliknya. Berikut langkah-langkah pembuatannya:

  • Buka form Sales Receipt, kemudian pilih Customer, isi No form & tanggal.
  • Pilih Bank yang menerima pembayaran tersebut. Jika customernya menggunakan Foreign Currency, dapat juga memilih Bank Base Currency (Rupiah) atau sebaliknya. Invoice dengan Rupiah dibayar dengan mata uang asing.
  • Kemudian isikan Rate nya sesuai dengan kurs transaksi, dan lengkapi no serta tanggal cek. Lalu centang invoice yang mau dibayar.
  • Setelah semua terisi dengan benar, klik tombol Recalc, lalu akan terlihat pada field Cheque Amount jumlah yang akan dibayarkan dan pada field Equiv. Amount jumlah dalam mata uang asing.
  • Lalu klik tombol Save & Close atau Save & New untuk menyimpan form tersebut.

6. Sales Receipt With Overpay

Terkadang pada penerimaan pembayaran dari pelanggan bisa terjadi ada kelebihan bayar. Jumlah uang yang diterima lebih banyak dari nilai invoice yang mau dibayar. Apabila terjadi seperti itu, ACCURATE tetap dapat menyimpan kelebihan bayar tersebut untuk bisa digunakan pada transaksi berikutnya. Berikut langkah-langkah penggunaan overpay:

  • Buka form Sales Receipt, kemudian pilih Customer, isi No form & tanggal.
  • Apabila pada Customer ada Overpay, maka akan terlihat jumlahnya pada field Existing Credits. Dibawah field tersebut ada option box Apply from Credit, centang box untuk menggunakan Existing Credit tsb.
  • Setelah box Apply from Credit dicentang, akan muncul option box Return Overpay. Box ini berfungsi untuk mengembalikan kelebihan bayar tersebut kepad Customer yang bersangkutan. Tetapi apabila Overpay ini ingin digunakan untuk membayar invoice lainnya, maka option box Raeturn Overpay jangan dicentang.
  • Kemudian pilih invoice yang ingin dilunasi. Setelah semua data sudah terisi dengan lengkap, Save form tersebut.

Melihat Daftar Penerimaan Penjualan [List of Sales Receipt] pada Accurate 5

Semua transaksi Penerimaan Pelanggan atau Sales Receipt dapat dilihat dari menu List [Daftar] – Sales [Penjualan] – Sales Receipt [Penerimaan Pelanggan].

Tombol Menu Sales Receipt List

  1. New           : Membuat CR yang baru
  2. Edit            : Mengubah CR yang tersorot
  3. Delete       : Menghapus CR yang tersorot
  4. Filter         : Memilih tampilan dengan syarat berdasarkan Customer, Currency, dan Tanggal
  5. Refresh    : Menampilkan data terakhir yang telah diinput.
  6. Print          : Mencetak daftar CR atau mencetak CR yang tersorot
  7. Find           : Mencari CR berdasarkan No CR atau No Cek.

Sales Receipt Details

  1. Payment Date               : Tanggal dibuatnya Sales Receipt
  2. Form No                         : No Sales Receipt
  3. Bill-to No                        : Kode Customer
  4. Name                               : Nama Customer
  5. Cheque No                     : No Cek yang diterima
  6. Cheque Date                 : Tanggal Cek yang diterima. ACCURATE menggunakan tanggal cek ini untuk menjurnal. Field ini disediakan khusus karena ada kemungkinan tanggal cair cek berbeda dengan tanggal penerimaan.
  7. Amount                          : Jumlah yang diterima dari Customer.
  8. Reconciled                    : Otomatis terisi dengan True atau False. Kolom ini berhubungan dengan Rekonsiliasi Bank sudah di-reconcile maka akan terisi dengan True, sebaliknya jika belum maka akan terisi False. Secara default list ini hanya akan menampilkan CR yang Unreconciled.
  9. Description                  : Keterangan atas form tersebut
  10. Discount Amount      : Jumlah discount yang di masukkan pada Sales Receipt tersebut.
  11. Overpay                        : Jumlah overpay atau kelebihan bayar.
  12. Overpay Used             : Jumlah overpay yang digunakan.

Fitur Penerimaan Penjualan [Sales Receipt] pada Accurate 5

Formulir Penerimaan Penjualan (Sales Receipt) adalah formulir yang berfungsi untuk mencatat aktifitas penerimaan pelunasan sales invoice terutang dari Customer/Pelanggan.

Formulir Sales Receipt

Tombol-Tombol pada Formulir Sales Receipt

  1. Previous               : Tombol yang berfungsi untuk membuka tampilan formulir Sales Receipt sebelum formulir sales return yang tampil.
  2. Next                       : Tombol yang berfungsi untuk membuka tampilan formulir Sales Receipt sesudahnya sales return yang tampil.
  3. Print                      : Tombol yang berfungsi untuk mencetak tampilan formulir Sales Return.
  4. Clear                     : Membatalkan semua invoice yang ingin dibayar customer pada formulir Sales Receipt (menghilangkan tanda centang pada kolom Pay atas invoice yang ingin dibayar oleh customer).
  5. Tombol            : Tombol ini berfungsi untuk melihat jurnal dari transaksi Sales Receipt yang dibuat.
  6. Help ?                   : Tombol yang berfungsi untuk membuka menu bantuan
  7. Save & Close       : Tombol yang berfungsi untuk menyimpan tampilan Formulir Sales Receipt yang telah anda buat sekaligus menutup tampilan Formulir Sales Raceipt tersebut.
  8. Save & New          : Tombol ini berfungsi untuk menyimpan tampilan Formulir Sales Receipt yang telah anda buat sekaligus untuk membuka tampilan Formulir Sales Receipt yang baru.

Kolom-Kolom pada Formulir Sales Receipt:

  1. Received From                 : Customer yang melakukan pembayaran
  2. Form No                             : No voucher dari penerimaan pelanggan, otomatis berurut dari no sebelumnya.
  3. Payment Date                  : Tanggal penerimaan pembayaran dari Customer
  4. Bank                                   : Akun dengan tipe Cash / Bank yang digunakan untuk mencatat penerimaan pembayaran Customer.
  5. Rate                                    : Kurs yang digunakan pada saat pembayaran, apabila Customer menggunakan mata uang asing.
  6. Cheque No                       : No Cek Customer yang digunakan saat pembayaran
  7. Cheque Date                    : Tanggal Cek yang digunakan untuk pembayaran.
  8. Dept.                                   : Pilihan departemen yang berhubungan dengan penerimaan pelanggan tsb. Field ini hanya muncul pada ACCURATE edisi Deluxe
  9. Memo                                 : Keterangan atas penerimaan pelanggan
  10. Void Cheque                    : Option untuk menandakan apabila cek yang dibayarkan ternyata cek kosong atau cek yang dibatalkan.
  11. Fiscal Payment               : Aktifkan option ini. untuk mencatat pembayaran pajak khusus untuk pelanggan dengan mata uang asing.
  12. Cheque Amount            : Jumlah uang yang diterima sesuai dengan currency bank yang digunakan.
  13. Equiv. Amount              : Nilai ekuivalen secara otomatis atas jumlah uang yang diterima apabila menggunakan mata uang yang berbeda.
  14. Existing Credits            : Jumlah kelebihan bayar (overpay) dari formulir penerimaan pelanggan yang sebelumnya.
  15. Distribute Amount      : Jumlah yang didistribusikan untuk melunasi invoice terhutang dengan formula Equiv. Amount ditambah Existing Credit (Apply from Credit di centang).
  16. Recalc                               : Tombol ini untuk mengisi Cheque Amount sesuai dengan invoice yang akan dibayarkan.

Detail Tabel Formulir Sales Receipt

  1. Pay                               : Centang kolom ini, pada baris invoice yang akan dibayarkan
  2. Invoice No.                : No. invoice yang terhutang
  3. Date                              : Tanggal invoice yang terhutang
  4. Discount Date           : Tanggal discount invoice yang terhutang sesuai dengan syarat pembayaran pada invoice (terms)
  5. Amount                       : Nilai total dari invoice
  6. Owing                           : Nilai terhutang dari invoice yang belum dibayarkan
  7. Payment Amount     : Nilai yang akan dibayarkan atas invoice yang terhutang. Kolom ini dapat langsung diisi sendiri apanila nilai yang dibayarkan berbeda dengan nilai terhutang.
  8. Pph Ps. 23                   : Nilai potong dari pph pasal 23

Klik Mouse Kanan pada Kolom Payment Amount:

  1. Discount/Write off – info  : Berfungsi untuk memasukkan discount pada invoice atau denda akan menentukan akun untuk menampung discount atau denda yang diberikan.
  2. Pph Ps 23                                 : Untuk menginput potongan pajak pasal 23
  3. Show Invoice                          : Menampilkan Sales Invoice yang tersorot.

Informasi Lainya pada Formulir Sales Receipt:

  1. Total Owing         : Nilai total dari kolom owing atau jumlah yang masih terhutang
  2. Total Payment    : Nilai total pembayaran
  3. Overpay                : Nilai kelebihan bayar (jika ada)
  4. Total Discount   : Nilai total dari Discount/Write off – Info

Melihat Daftar Retur Penjualan [List of Sales Return] pada Accurate 5

Semua aktifitas retur penjualan yang telah anda catat di ACCURATE akan disimpan dalam Daftar Retur Penjualan (List of Sales Return).

Daftar Retur Penjualan (List of Sales Return) dapat dibuka dari menu utama List – Sales – Sales Return.

Tombol menu pada Tabel Daftar Retur Penjualan terdiri dari:

  1. New        : Tombol ini berfungsi untuk membuat Formulir Retur Penjualan yang baru.
  2. Edit        : Tombol ini berfungsi untuk membuka tampilan Formulir Sales Return yang tersorot, sehinggga anda dengan mudah dapat mengedit/mengubah isi formulir tersebut. Atau membuka formulir tersebut untuk sekedar mengecek saja.
  3. Delete    : Tombol ini berfungsi untuk menghapus Formulir Sales Return yang tersorot.
  4. Filter      : Tombol ini berfungsi untuk menampilkan kolom filter pada Tabel Daftar Sales Return. Dengan Filter, anda dapat menampilkan Daftar Sales Return berdasarkan filter tanggal, filter mata uang, filter nama pelanggan. Dan dengan filter ini juga dapat dengan mudah menemukan formulir Sales Return yang anda inginkan hanya dengan mengetikkan nomor formulir pada kolom FIND <SR.NO>.

Detail Tabel Daftar Sales Return terdiri dari:

  1. Return No               : Koolom ini menampilkan nomor Formulir Sales Return yang telah anda buat.
  2. Date                           : Kolom ini menampilkan tanggal Formulir Sales Return
  3. Customer Name    : Kolom ini menampilkan informasi nama customer yang berhubungan dengan formulir Sales Return yang anda buat.
  4. Invoice No               : Kolom ini menampilkan informasi nomor DO atau nomor SI yang diretur pelanggan.
  5. Amount                    : Kolom ini menampilkan informasi nilai retur penjualan yang tercatat pada Formulir Sales Return.
  6. Description            : Kolom ini menampilkan keterangan singkat tentang Formulir Sales Return yang telah anda buat.

Fitur Retur Penjualan [Sales Return] pada Accurate 5

Formulir Retur Penjualan (Sales Return Form) berfungsi untuk mencatat aktifitas penerimaan barang-barang yang dikembalikan customer/pelanggan karena cacat/rusak atau barang-barang tersebut tidak sesuai dengan PO customer/pelanggan tersebut.

Sebelum mencatat aktifitas retur penjualan pada formulir Sales Return, sebaiknya anda terbilih dahulu melakukan pengaturan preference – sales return melalui Setup – Preference – Sales (Baca penjelasan tentang preference).

SALES RETURN FROM DELIVERY ORDER

Retur penjualan yang berasal dari DO mempunyai batasan sbb:
  • DO yang kuantitas itemnya sudah di Bill semua tidak di tampilkan lagi dalam pilihan invoice no. DO yang sebagian sudah dijadikan Bill tetapi masih mempunyai sisa tagihan masih dapat di tampilkan di dalam pilihan Invoice No. yang akan di retur.
  • DO yang belum semua dijadikan Bill, tetap dapat di pilih dalam pilihan Invoice No. tetapi kuantitas yang dapat di retur hanyalah sisa kuantitas item yang belum dijadikan Bill.
  • Unit price pada Sales Return dari DO adalah 0 (nol) dan tidak dapat di edit.
Langkah membuat Sales Return from DO:
  • Buka formulir Sales Return dari menu utama Activities – Sales – Sales Return (Aktifitas – Penjualan – Retur Penjualan).
  • Pilih Customer, Warehouse lalu isikan tanggal dan No form.
  • Kemudian klik field Sales Inv. No dan pilih form dengan keterangan DO.
  • Lalu pilih barang yang akan diretur dengan double klik pada kolom Item Description. Isikan Qty yang akan diretur, dan pada kolom Unit Price hanya akan terisi 0 (nol).
  • Setelah semua data diisi dengan benar, selanjutnya klik Save & New atau Save & Close untuk menyimpan form tersebut.

Berikut ini gambar contoh pembuatan formulir sales return untuk mencatat retur barang dari transaksi DO:

SALES RETURN FROM SALES INVOICE

Langkah membuat Sales Return from Sales Invoice:
  • Buka formulir Sales Return dari menu utama Activities – Sales – Sales Return.
  • Pilih Customer, Warehouse lalu isikan tanggal dan No form.
  • Kemudian klik field Sales Inv. No dan pilih No Invoice yang akan di retur.
  • Lalu pilih barang yang akan diretur dengan double klik pada kolom Item Description apabila barang tersebut berasal dari SI yang dipilih.
  • Kemudian isikan Qty yang akan diretur, dan Unit Price.
  • Setelah semua data diisi dengan benar, selanjutnya klik Save & New atau Save & Close untuk menyimpan form tersebut.
  • Barikut ini gambar contoh pembuatan formulir sales return untuk mencatat retur barang dari transaksi SI:

Langkah membuat Sales Retun atas barang yang Sales Invoicenya tidak tercatat di ACCURATE:

Agar anda dapat mencatat aktifitas retur penjualan atas barang yang invoicenya tidak tercatat di ACCURATE, anda harus terlebih dahulu mengaktifkan option “Can Enter Any Item in Sales Return”, melalui setup – preference – sales.

Perhatikan gambar berikut ini:

Setelah anda mengaktifkan option box ” Can enter any item in Sales Return”, langkah berikutnya anda dapat mencatat aktifitas retur penjualan dengan mengikuti petunjuk berikut ini:

  1. Klik menu utama Activities – Sales – Sales Return
  2. Isi formulir Sales Return berdasarkan gambar di bawah ini:
  3. Setelah item yang diretur anda pilih, isi kolom kuantitas sesuai dengan kuantitas barang yang diretur pelanggan anda dan isi kolom unit price sesuai dengan harga jual per unit barang yang diretur. History harga jual per unit barang dapat anda lihat dengan cara double klik pada kolom Unit Price kemudian pilih unit price dari barang retur tersebut. Perhatikan gambar di bawah ini:
  4. Tentukan Warehouse tempat barang retur disimpan. Setelah semua informasi retur selesai anda isi pada form Sales Return, langkah selanjutnya klik tombol Save and Close.

 

Melihat Daftar Faktur Penjualan [List of Sales Invoice] pada Accurate 5

Semua formulir Sales Invoice yang telah anda buat baik yang sudah lunas maupun yang masih outstanding akan disimpan atau direkap dalam satu Tabel yang disebut Daftar Faktur Penjualan (List of Sales Invoice).

Daftar Sales Invoice dapat dibuka dari menu utama List – Sales – Sales Invoice (Daftar – Penjualan – Faktur Penjualan)

Tampilan daftar Sales Invoice terbagi menjadi beberapa bagian:

1. Tombol menu pada Daftar Sales Invoice, terdiri dari:

a. New                         : Membuat SI yang baru

b. Edit                         : Mengubah SI yang tersorot

c. Delete                     : Menghapus SI yang tersorot, dengan catatan SI tersebut belum ada pembayaran

d. Filter                      : Memilih tampilan dengan syarat berdasarkan Customer, Currency, Outstanding Only dan Tanggal.

e. Refresh                  : Menampilkan data terakhir yang telah diinput

f. Print                        : Mencetak daftar SI atau mencetak SI yang tersorot

g. Return History   : Menampilkan histori pembayaran yang telah dibuat berdasarkan SI yang tersorot

h. Payments             : Menampilkan histori pembayaran yang telah dibuat berdasarkan SI yang tersorot

i. Find                         : Mencari SI berdasarkan No SI atau No Customer

2. Sales Invoice List Detail, terdiri dari:

a. Invoice No                : No Sales Invoice

b. Date                            : Tanggal pembuatan DO

c. Age                              : Umur piutang setiap faktur yang di hitung dari tanggal jatuh tempo (due date) sesuai dengan perhitungan termin (terms)

d. Customer Name     : Nama Customer

e. Amount                      : Jumlah Sales Invoice

f. Down Payment        : Uang muka yang berasal dari SO yang tercatat atas invoice tersebut.

g. Paid Amount           : Kolom yang mencatat jumlah yang sudah di bayarkan atas invoice tersebut melalui form Sales Receipt. Untuk historinya dapat dilihat dengan mengklik tombol Payment dari tombol menu

h. Discount                   : Jumlah potongan yang diterima saat mengisikan form Sales Receipt yang diisikan melalui Discount Info (klik kanan mouse) pada setiap baris Invoice

i. PPh ps. 23                 : Jumlah potongan pajak Pph 23 yang dimasukkan lewat Sales Receipt

j. Return                        : Jumlah amount atas Sales Retur yang dibuat. Histori nya dapat dilihat dengan mengklik tombol Return pada menu

k. Owing                       : Jumlah yang masih harus ditagih atas SI tersebut

l. Description             : Keterangan atas SI tersebut

m. Printed                   : Status dari SI, apakah sudah dicetak atau belum

3. Menu Klik Mouse – List SI

a. New                                : Membuat SI yang baru

b. Edit                                : Mengubah SI yang tersorot

c. Delete                            : Menghapus SI yang tersorot, dengan catatan SI tersebut belum ada pembayaran atau Retur

e. Outstanding Only    : Apabila di aktifkan (√) akan menampilkan SI yang belum lunas pembayarannya

f. Filter                            : Memilih tampilan syarat berdasarkan Customer, Currency, Outstanding Only dan Tanggal

g. Sort by                       : Menampilkan SI secara urut berdasarkan pilihan kolom yang tersedia

h. Refresh                     : Menampilkan data terakhir yang telah diinput

i. Email                          : Shortcut untuk mengirimkan hasil cetak SI ke email

j. Bill – to                        : Menampilkan data Customer SI yang tersorot

k. Returns                     : Menampilkan daftar retur (Sales Return) atas SI tersebut

l. Payments                   : Menampilkan daftar pembayaran (Sales Receipt) atas SI tersebut.

 

Cara Membuat Formulir Sales Invoice [Faktur Penjualan] pada Accurate 5

1. Sales Invoice yang di Dahului Sales Quotation / Sales Order Sebelumnya.

a. Buka formulir Sales Invoice yang baru dari menu utama Activities – Sales – Sales Invoice.

b. Pilih nama Customer, kemudian isi informasi seperti nomor invoice, tanggal invoice dan informasi lainnya.

c. Karena formulir Sales Invoice dibuat berdasarkan Sales Quotation/Sales Order, maka untuk mengisi detail tabel formulir, anda dapat mengklik tombol Select SQ jika dibuat berdasarkan Sales Quotation atau klik tombol select SO jika sales invoice tesebut dibuat berdasarkan Sales Order, lalu centang nomor form SQ/SO yang akan ditagih.

d. Secara otomatis detail tabel Sales Invoice akan terisi sesuai dengan detail form yang dibuat. Apabila ada perubahan pada Qty atau Unit Price dapat langsung di edit pada kolom yang bersangkutan.

e. Jika pada penjualan ini dikenakan Pajak, maka isikan no faktur pajak pada field yang tersedia, beserta taggalnya.

f. Setelah semua data diisi dengan benar, klik Save & Close atau Save & New.

g. Perhatikan Gambar contoh pembuatan Sales Invoice bedasarkan Sales Order dibawah ini:

2. Sales Invoice yang di Dahului Delivery Order Sebelumnya.

a. Buka formulir Sales Invoice yang baru dari menu Activities – Sales – Sales Invoice.

b. Pilih Customer, kemudian isikan no invoice (biasanya terisi otomatis urut dari no sebelumnya).

c. Klik select DO, lalu centang DO yang akan di tagih, lalu klik OK.

d. Secara otomatis SI akan terisi dengan sesuai dengan detail form yang dibuat. Apabila ada perubahan pada Qty atau Unit Price dapat langsung di edit pada kolom yang bersangkutan.

e. Jika pada penjualan ini dikenakan Pajak, maka isikan no faktur pajak pada field yang tersedia, beserta tanggalnya.

f. Setelah semua data diisi dengan benar, klik Save & Close atau Save & New.

g. Berikut gambar contoh pembuatan Sales Invoice berdasarkan DO:

3. Pembuatan SI Secara Langsung Tanpa di Dahului dengan SQ, SO dan DO (Direct Sales Invoice).

Pembuatan SI secara langsung tanpa didahului Quotation / SO / DO sebelumnya merupakan mode penjualan model penjualan yang sering dijumpai pada supermarket atau toko. Customer datang seketika untuk membeli dan mengambil barangnya dan bahkan langsung membayarnya juga. Biasanya untuk penjualan seperti customer dikelompokkan menjadi satu nama yaitu Customer Cash.

Berikut langkah-langkah pembuatan Direct SI:

a. Buka form Sales Invoice dari Menu Explorer atau Activities – Sales – Sales Invoice

b. Pilih Customer, kemudian isikan no invoice (biasanya terisi otomatis urut dari no sebelumnya) dan tanggal penjualan.

c. Isikan detail item dengan langsung mengklik pada kolom Item, pilih item yang dijual kemudian isikan Qty dan Unit Price.

d. Jika pada penjualan ini dikenakan Pajak, maka isikan no faktur pajak pada field yang tersedia, beserta tanggalnya.

e. Setelah semua data diisi dengan benar, klik Save & Close atau Save & New.

f. Berikut ini gambar contoh pembuatan Sales Invoice:

 

Fitur Sales Invoice [Faktur Penjualan] pada Accurate 5

Sales Invoice (SI) adalah faktur penjualan kepada customer, dimana pada aktifitas ini terjadi pengakuan Piutang Customer. SI biasa dibuat berdasarkan atas Sales Quotation (Penawaran), Sales Order (Pesanan) atau Delivery Order (Pengiriman Barang). tetapi dapat juga langsung dibuat dengan mengisi item yang akan dijual.

Formulir Sales Invoice

Tombol-Tombol pada Formulir Sales Invoice

  1. Previous                               : Membuka form SI sebelumnya
  2. Next                                        : Membuka form SI selanjutnya
  3. Preview                                 : Membuka tampilan SI sebelum di print
  4. Select DO                             : Menarik DO yang sudah dibuat sebelumnya. Selain DO, SI juga dapat dibuat dengan memilih Quote atau SO atau RMA.
  5. Select DP                             : Untuk menambahkan DP, apabila pembayaran DP ada lebih dari satu kali.
  6. Copy Transaction            : MengCopy Transaction dari item yang sudah diinput pada Sales Order. Untuk mengCopy Transaction ini, anda harus melakukan Memorize Transaction terlebih dahulu.
  7. Memorize Transaction  : Menyimpan detail item yang sudah di input pada Sales Invoice untuk memudahkan penginputan apabila ada item berulang yang dipesan di Sales Invoice lainnya.
  8. Recurring                           : Berfungsi untuk mengatur pencetakan ulang atas invoice yang sedang dibuka. Pembuatan invoice berulang dapat dilakukan secara mingguan, 2 mingguan, bulanan atau secara Caturwulan, Semester serta tahunan.
  9. Tombol                             : Tombol ini berfungsi untuk melihat jurnal dari transaksi Sales Invoice yang dibuat.
  10. Cust. Receipt                    : Shortcut untuk membuat penerimaan dari pelanggan atas invoice yang terbuka.
  11. Fiscal Receipt                   : Shortcut untuk membuat form Sales Receipt untuk penerimaan pembayaran pajak dari customer atas invoice yang terbuka.
  12. Save & New                        : Tombol menyimpan Sales Invoice sekaligus membuka tampilan baru dari Sales Invoice.
  13. Save & Close                      : Tombol untuk menyimpan Sales Invoice sekaligus menutup tampilan.
  14. Pay                                        : Tombol untuk menginput langsung pembayaran tunai pelanggan atau penerimaan penjualan tunai dari pelanggan, sehingga bila diklik tombol ini akan langsung diarahkan ke formulir penerimaan penjualan.
  15. Print                                      : Tombol untuk mencetak langsung Sales Invoice yang sedang dibuat.

Kolom-Kolom pada Formulir Sales Invoice

  1. Customer                              : Field untuk menentukan Customer
  2. PO No.                                    : Diisi dengan no PO dari Customer
  3. Invoice No                            : No Invoice yang dibuat.
  4. Invoice Date                         : Tanggal dibuatnya SI
  5. Ship to                                    : Secara otomatis terisi dengan Nama & Alamat Customer sesuai dengan data Customer, tetapi field ini dapat diubah apabila alamat pengiriman ada perubahan.
  6. Rate                                         : Kurs yang berlaku pada saat pembuatan invoice
  7. FOB                                          : Pilihan cara penerimaan barang via FOB destination atau shipping point.
  8. Terms                                      : Syarat pembayaran
  9. Fiscal Rate                             : Kurs pajak yang berlaku saat pembuatan invoice
  10. Ship Date                               : Tanggal pengiriman barang, biasanya mengikuti DO kalau sebelumnya sudah dibuat, atau sama dengan tanggal invoice.                             
  11. Ship Via                                  : Pilihan jenis pengiriman barang.
  12. Receivable Account            : Field yang menampung akun-akun piutang untuk invoice yang dibuat.
  13. Salesman                                : Field untuk memasukkan nama Salesman yang menjual
  14. Warehouse                            : Untuk menentukan gudang yang akan diambil barangnya.

Detail Tabel Item pada Formulir Sales Invoice

  1. Item                : No barang yang dijual
  2. Item Desc     : Nama barang yang dijual
  3. Qty                  : Jumlah barang yang dijual
  4. Unit                : Biasa kolom ini akan otomatis terisi sesuai dengan jenis satuan yang sudah di set pada barang.
  5. Unit Price     : Harga per satuan barang. Kolom ini akan otomatis terisi apabila sudah harga jual barang di set sebelumnya.
  6. Disc %            : Kolom untuk mengisi diskon pada barang (jika ada)
  7. Tax                  : Kolom ini akan otomatis terisi dengan kode pajak jika field Sales Tax Code pada Item sudah di isi. Jika belum di set, maka kolom ini tidak akan terisi, tetapi anda dapat langsung mengetikkan kode pajak sesuai dengan setinggan Pajak Customer.
  8. Amount         : Secara otomatis akan terisi dengan harga jual bersih dengan perhitungan Qty dikali Unit Price dikurangi Disc.
  9. Qty Control  : Kolom untuk memasukkan jumlah kuantitas dalam satuan unit lain, yang berfungsi untuk memudahkan perhitungan stock.
  10. Dept                : Department yang menerbitkan Sales Invoice (jika ada)
  11. SN                    : Serial Number barang yang dijual

Detail Tabel Use DP pada Foemulir Sales Invoice

  1. Description      : Jika formulir Sales Invoice anda buat berdasarkan SO (Select SO) dimana SO tersebut disertai uang muka maka kolom ini akan otomatis menampilkan deskripsi uang muka.
  2. Tax                      : Kode Pajak atas uang muka
  3. Total DP            : Jumlah uang muka yang ingin di gunakan. Biasa akan terisi otomatis dengan jumlah uang yang di terima, tetapi apabila ingin di ubah silahkan ketikkan langsung jumlah yang diinginkan pada kolom tersebut.
  4. SO No.                : No SO asal uang muka
  5. Inclusive Tax   : Kolom ini akan tercentang apabila uang muka yang di gunakan sudah termasuk pajak.

Informasi Lainnya pada Formulir Sales Invoice:

  1. Inv. Tax No.              : Field untuk memasukkan kode faktur pajak dan akan muncul secara otomatis apabila customer yang bersangkutan di kenai pajak.
  2. Description               : Keterangan atas Sales Invoice yang dibuat.
  3. Sub Total                   : Otomatis terisi dengan jumlah dari kolom Amount yang ada di bagian Detail.
  4. Disc                             : Field ini untuk menampung discount dari Sub Total, dapat diisi dalam presentase ataupun dalam jumlah amount. Untuk field dalam persentase dapat diisi dengan diskon bertingkat seperti 5+2+3. sedangkan untuk field yang dalam jumlah amount biasanya digunakan untuk discount pembulatan.
  5. Sales Tax                   : Informasi pajak ini akan mencul di bawah Discount apabila pada Sales Invoice ini dikenakan pajak (Customer dan Item sudah di set kode pajaknya).
  6. Freight                       : Field ini untuk mengisi biaya angkut yang akan di bebankan pada Customer.
  7. Freight Account     : Field untuk menentukan akun yang akan menampung biaya kirim.
  8. Total Invoice           : Menghitung secara otomatis dari Subtotal dikurangi Discount ditambah dengan Pajak dan Freight. Khusus untuk Pajak, jika option box Inclusive Tax di centang, maka Pajak akan dihitung secara inclusive dan di belakang angka total akan muncul tulisan Tax Included.