Cash Drawer Tidak Terbuka Waktu Klik Buka Laci Uang

Cash Drawer (Laci Uang) Tidak Terbuka Waktu Klik Buka Laci Uang

Berikut adalah langkah-langkah mengatasi Cash Drawer (Laci Uang) yang tidak terbuka sewaktu klik button Buka Laci Uang di Rene Cashier :

1. Jalankan Rene Hardware (Rene setup)

2. Klik Laci Uang | Kode Pembuka Pilih “Kustom Skrip” | Skrip Masukkan 27#112#48#55#121 | Klik tes buka.

3. Jika sudah bisa terbuka | klik selesai.

4. Selanjutnya tutup dan akses kembali RENE Cashier dan coba kembali klik button Buka Laci Uang.

 

 

(Available for rene 2)

RENE ADMIN : Menampilkan @Harga di Struk Setelah Diskon

RENE ADMIN : Menampilkan @Harga di Struk Setelah Diskon

Berikut Langkah-langkan untuk menampilkan @harga di struk setelah diskon:

1. Akses Rene Administrator

2. Ke Menu Desain Cetak Struk

3. Klik Desain | Klik Text Object, misalkan letakkan di samping nama barang

4. Masukkan variable [FormatFloat(<NumberFormat>,((<Quantity> * <UnitPrice>)-<ItemDiscount>)/<Quantity>)] Dan Klik Ok

5. Klik Close (x) | klik Simpan

 

 

Import Item Barang Dengan Saldo Awal Per Gudang atau Saldo Awal Dengan Cost Berbeda

Import Item Barang Dengan Saldo Awal Per Gudang atau Saldo Awal Dengan Cost Berbeda

Yang membedakan dengan Import Daftar Barang yang bukan multi warehouse adalah, data di file excel tsb untuk item yang sama bisa ada lebih dari satu baris tergantung saldo awal nya ada di berapa gudang. Yang membedakan masing-masing baris item yang sama tsb adalah kolom QtyTotal Cost dan Warehouse sebagai saldo awal permasing-masing gudang. Lebih jelasnya ikuti langkah berikut ini :

1. Persiapakan untuk format excel untuk daftar item yang ingin di import ke dalam Accurate, tampilannya bisa di lihat di gambar

2. Setelah file Excel nya sudah siap maka saat nya untuk melakukan import ke dalam Accurate, caranya :

  • Dari List | Item atau bisa juga dari Setup | Quick Setup | Advance Setup | Item

  • Setelah muncul tampilan List Item klik menu Import From File yang ada di atas, akan ada tampilan untuk pencarian file yang akan di import

  • Klik tanda berkas untuk mencari File Excelnya dengan sebelumnya memilih File of Type nya Excel(*.xls) lalu Open.

  • Klik Extract data, maka akan ditampilkan data yang ada di file excel tsb dibagian Available Source.

  • Hapus baris pertama table Available Source dengan cara klik kanan di baris pertama tsb pilih Delete (seperti di tampilan gambar).

  • Selanjutnya Define to Field Name pilih sesuai apa yang ada di baris kolom Source Column Data. Untuk bagian Warehouse setelah di definisikan sebagai Warehouse di Define to Field Name, akan muncul table untuk kita mapping permasing-masing gudang. Begitu juga waktu kita definisikan Item Type, akan muncul table untuk mapping type Inventory di mapping sebagai Inventory Part Type. Untuk Source Column Data yang Cost/Unit di pilih Ignore/Abaikan saja, karena yang di gunakan adalah Total Cost nya.

  • Jika semuanya sudah di mapping, centang untuk menu Add Opening Balance if Number Exist, setelah itu klik Import untuk Import data dan tunggu sampai selesai importnya.

  • Selesai proses Import, Accurate akan ada konfirmasi berapa yang Imported(berhasil diimport) dan berapa yang Failed(gagal). Jika ada yang gagal, kita bisa lihat log Item No berapa saja yang gagal dan informasi gagal nya kenapa disamping nomor item nya.

  • Hasil import ini dapat dilihat di Accurate dari List | Inventory | Item by Warehouse.

Catatan :

Cara Import Barang dari file excel yang dijelaskan diatas dapat digunakan untuk :

  • Import Daftar Barang berikut saldo awal nya pergudang
  • Import Daftar Barang dengan saldo awal yang cost nya beda-beda. Contoh Qty 10, tapi 2 @ 1000 dan 8 @1100(untuk kasus ini jika tidak multi gudang, file xls nya tidak perlu ada kolom Warehouse nya, hanya Qty dan Cost nya yang beda-beda).

Booking Training Sekarang Klik Disini | Untuk Video Tutorial Klik Disini

Graph Report – Perbandingan (Tahun Ini vs Tahun Lalu) Akun tertentu

Graph Report – Perbandingan (Tahun Ini vs Tahun Lalu) Akun tertentu

Dengan Analysis Report ACCURATE kita dapat menghasilkan grafik report  perbandingan suatu akun misalkan account Biaya Pemasaran Tahun Ini dengan Biaya Pemasaran Tahun Lalu, ditampilkan dari Januari – Desember dalam bentuk Grafik seperti pada gambar berikut ini.

CompareMonthThisYearLastYear_satuAkun.1

Untuk menghasilkan report tsb langkah-langkah nya sbb :

  1. Report | Index to Report | Financial Statement | Account Value Comparison Graph
  2. Modify | Parameter, set rentang waktu yang diharapkan misal 1 Jan 2012 s/d 31 Des 2013
  3. Modify | Analysis, bagian Column ganti menjadi “Month Compare”, Chart Type pilih sesuai bentuk grafik yang diperlukan, pilih Line misal nya.
  4. Masih di Modify | Selected Column and Filter | Account Name, pilih account Biaya Pemasaran saja contoh nya.
  5. Jika diperlukan kita dapat mengganti Judul Report dari Modify | Headers & Footers | Report Title, Ganti judul report disini.
  6. Klik Ok untuk Preview.

Graph-perbedaan tahuninitahunlalu

 

(Available for v4 & v5)

Booking Training Sekarang Klik Disini | Untuk Video Tutorial Klik Disini

Export Import ACCURATE 5 ke E-FAKTUR

Export Import ACCURATE 5 ke E-FAKTUR

Mamad adalah seorang pengusaha yang di wajibkan untuk melaporkan PPN keluaran dan PPN Masukkan dengan menggunakan E-FAKTUR dan di ACCURATE 5 sendiri sudah tersedia fitur Export dan Import ke E-FAKTUR dan berikut langkah-langkahnya :

1.  Pastikan di control panel | Region & Language | sudah di pilih Indonesian(Indonesia)

1

2. Lalu buka ACCURATE 5 | Klik menu Setup | Company Info | Klik tab Tax | Pastikan data perusahaan sudah diisi

2

3. Lalu masukkan nomor Faktur Pajak dari menu List | Other | Tax Numbers

3

4.  Kemudian ke menu List | Customer | Klik 2 kali | Klik Tab Sales | Pastikan di kolom Tax 1 , Tax number dan Tax Type sudah diisi .

4

5. Kemudian ke menu List | Vendor | Klik 2 kali nama Vendornya | Klik tab Term,etc | Masukkan Tax 1,  Vendor Tax no dan Tax Type .

1

6. Berikut contoh transaksi Sales Invoice yang di kenai PPN

2

7. Berikut contoh transaksi Purchase Invoice yang di kenai PPN :

3

8. Berikutnya ke menu Reports | PPN/PPNBM | Klik New | Masukkan masa pajak misalkan 2015  | Kemudian periode nya misalkan dimasukkan agustus sd agustus.

9. Pada Tab Perusahaan datanya akan terisi sesuai yang diisi di tab TAX pada saat di awal

10. Lalu selanjutnya Cek mana yang akan di export baik di Tab PPN keluaran dan PPN Masukkan | Jika tidak ingin di export maka di centang abaikan untuk transakasi tsb .

4

5

11. Kemudian untuk mengexport nya klik tanda panah ke bawah di samping E-Faktur | Pilih dari Barang sampai Retur Dokumen | untuk File nya csv nya bisa simpan di hardisk c atau d ataupun di desktop .

2

1

3

12. Selanjutnya adalah buka aplikasi E-Fakturnya lalu ke menu Referensi | Referensi Nomor Faktur | Rekam Range Nomor Faktur | Masukkan nomor faktur Pajaknya

4

5

6

7

13. Kemudian selanjutnya ke Tab Referensi | Barang/Jasa | Import

8

9

10

11

12

14. Untuk memeriksa hasil import maka di klik Referensi | Barang/Jasa | Administrasi Barang/Jasa | klik F5

13

14

15. Selanjutnya import lawan transaksi Referensi | Lawan Transaksi | Import

15

16

17

18

16. Kemudian untuk mengeceknya adalah Tab Referensi | Lawan Transaksi | Administrasi Lawan Transaksi | Tekan F5 

19

20

17. Kemudian import Pajak Keluarannya yaitu dari Faktur | Pajak Keluaran | Import 

21

22

23

24

25

18. Kemudian untuk mengeceknya PPN Keluaran yang sudah di import maka dari Tab Faktur | Pajak Keluaran | Administrasi Faktur | Tekan F5

27

28

19. Selanjutnya untuk Import PPN Masukkan dan Tab Dokumen Lain sama dengan PPN Keluaran

20. Kemudian  jika untuk posting Data Faktur untuk SPT dan sebagainya maka bisa di lanjutkan user

 

 

(Available for version 5)

 

Menampilkan NPWP Pemasok Pada Hasil Cetak Purchase Return di ACCURATE 5

Menampilkan NPWP Pemasok Pada Hasil Cetak Purchase Return

Berikut adalah cara untuk menampilkan NPWP Pemasok pada hasil cetak atau preview di Purchase Return atau Retur Pembelian :

1. Pastikan pada Daftar Pemasok atau Vendor sudah terdapat NPWP atau NPPKP atas pemasok tsb.

2. Pada Design as FRF Purchase Return yang ingin ditampilkan NPWP Vendornya, maka perlu ditambahkan script tambahan, caranya dari menu Setup | Form Template | Doubleclick Rancangan Purchase Return yang dimaksud, lalu klik Design as FRF.

 

3. Setelah masuk dari Design as FRF, klik Page2 akan ada 3 IBX, pilih IBX yang tengah atau yang nomor 2, kemudian tekan F11 di keybord sampai muncul Object Inspector, lalu klik SQL

4. Pada bagian SQL Editor, tambahkan script “, v.TAX1EXEMPTIONNO” sebelum FROM AP RETURN, setelah itu klik tanda centang atau V.

5. Selanjutnya kembali ke Page1, tambahkan memo untuk memasukan variable NPWP Vendor yang sudah ditambahkan sebelumnya di IBX2. Caranya klik Insert Rectangle Object, lalu letakan di tempat yang diinginkan, kemudian masukan variablenya yaitu “[DialogForm.qryAPReturn.”TAX1EXEMPTIONNO”]

6. Jika sudah selesai klik tanda Diskette di bagian atas atau SAVE setelah itu klik OK sebelum keluar dari Rancangan Formulir atau Form Template.

7. Hasilnya nanti pada saat preview Purchase Return akan spt gambar di bawah ini.

Menampilkan Barang / Jasa Yang Tidak Terjadi Penjualan Pada Laporan Penjualan (Penjualan = 0)

Menampilkan Barang / Jasa Yang Tidak Terjadi Penjualan Pada Laporan Penjualan (Penjualan = 0)

Apabila Anda pengguna Accurate 5 dan membutuhkan sebuah laporan penjualan yang menampilkan barang / jasa yang TIDAK mengalami penjualan dalam periode tertentu, secara khusus laporannya tidak ada. Tetapi jangan khawatir pada artikel ini akan dibahas langkah-langkah untuk dapat menyajikan laporan tsb.

Secara default Laporan Sales By Item, hanya akan menampilkan barang dan jasa yang terjadi penjualan dalam periode tertentu, sedangkan yang tidak terjadi penjualan maka tidak akan ditampilkan. Sebagai ilustrasi berikut ini contohnya :

Bagaimana untuk dapat menyajikan barang-barang yang tidak terjadi penjualan selama periode 1 April 2019 sd 30 April 2019, berikut ini langkah-langkahnya :

1.Buka Laporan Sales By Item, kemudian tentukan parameter tanggal atas barang / jasa yang tidak terjadi penjualan pada periode yang ditentukan, kemudian dari Selected Column and Filter centang pada bagian Item No dan Total Data kemudian pindahkan agar Item No ada pada bagian paling atas di atas Item Description dengan mengklik tanda panah merah ke atas, kemudian klik OK.

 

2. Setelah tampil, klik Designer masuk tab Data, klik IBX lalu tekan F11 di keyboard kemudian pilih SQL.

3. Edit SQL-nya :

-Pada bagian “SELECT” ubah “GET_ITEMHASSALES_ITEMNO.ITEMNO COLUMNVALUE_1” menjadi “i.ITEMNO COLUMNVALUE_1”

-Pada bagian “SELECT” ubah “GET_ITEMHASSALES_ITEMNO.ITEMDESCRIPTION COLUMNVALUE_2,” menjadi “i.ITEMDESCRIPTION COLUMNVALUE_2,”

-Ubah baris “FROM” menjadi “FROM ITEM i”

-Ubah baris setelah “FROM” (“GET_ITEMHASSALES(:PARAMDATE1, :PARAMDATE2) GET_ITEMHASSALE”) menjadi “LEFT OUTER JOIN GET_ITEMHASSALES(:PARAMDATE1, :PARAMDATE2) GET_ITEMHASSALE on i.ITEMNO=GET_ITEMHASSALE.ITEMNO”

-Ubah baris “INNER JOIN ITEM GET_ITEMHASSALES_ITEMNO ON GET_ITEMHASSALES.ITEMNO=GET_ITEMHASSALES_ITEMNO.ITEMNO” menjadi “LEFT OUTER JOIN ITEM GET_ITEMHASSALES_ITEMNO ON GET_ITEMHASSALES.ITEMNO=GET_ITEMHASSALES_ITEMNO.ITEMNO”

-Ubah baris “AND ((GET_SALESPERITEM.SALESAMOUNT<>0) OR (GET_SALESPERITEM.SALESQTY<>0))” menjadi “AND ((GET_SALESPERITEM.SALESAMOUNT is null) OR (GET_SALESPERITEM.SALESQTY is null)) AND (i.ISROOT=0 OR i.ISROOT IS NULL) and (i.RGT-i.LFT=1”

-Ubah baris “GET_SALESPERITEM.SALESAMOUNT DESC” menjadi “i.ITEMNO ASC”

4. Sehingga formatnya menjadi sbb :

SELECT
i.ITEMNO COLUMNVALUE_1,
GET_ITEMHASSALES_ITEMNO.ITEMNO PRIMARYKEYVALUE_1,
i.ITEMDESCRIPTION COLUMNVALUE_2,
GET_SALESPERITEM.SALESQTY COLUMNVALUE_3,
GET_SALESPERITEM.ITEMNO PRIMARYKEYVALUE_30001,
GET_ITEMHASSALES_ITEMNO.UNIT1 COLUMNVALUE_4,
GET_SALESPERITEM.SALESAMOUNT COLUMNVALUE_5,
GET_SALESPERITEM.COGSAMOUNT COLUMNVALUE_6,
GET_SALESPERITEM.GROSSPROFIT COLUMNVALUE_7,
DATA_COUNT.DATACOUNT COLUMNVALUE_8,
DATA_COUNT.DATACOUNT PRIMARYKEYVALUE_60001
FROM ITEM i
LEFT OUTER JOIN GET_ITEMHASSALES(:PARAMDATE1, :PARAMDATE2) GET_ITEMHASSALES on i.ITEMNO=GET_ITEMHASSALES.ITEMNO
LEFT OUTER JOIN ITEM GET_ITEMHASSALES_ITEMNO ON GET_ITEMHASSALES.ITEMNO=GET_ITEMHASSALES_ITEMNO.ITEMNO
LEFT OUTER JOIN GET_SALESPERITEM (GET_ITEMHASSALES.ITEMNO, :PARAMDATE1, :PARAMDATE2) ON GET_SALESPERITEM.ITEMNO=GET_ITEMHASSALES.ITEMNO
LEFT OUTER JOIN GET_ENHANCEDUNITITEM_RPT (GET_ITEMHASSALES.ITEMNO, GET_SALESPERITEM.SALESQTY) ON GET_ENHANCEDUNITITEM_RPT.ITEMNO=GET_ITEMHASSALES.ITEMNO
LEFT OUTER JOIN GET_REPORTCUSTOMFIELD ON 1=1
LEFT OUTER JOIN DATA_COUNT ON 1=1
WHERE 1=1
AND ((GET_SALESPERITEM.SALESAMOUNT is null) OR (GET_SALESPERITEM.SALESQTY is null)) and (i.ISROOT=0 OR i.ISROOT IS NULL) and (i.RGT-i.LFT=1)
ORDER BY
i.ITEMNO ASC

5. Selanjutnya klik tanda Centang, lalu tekan tombol Preview untuk menampilkan hasilnya.

 

Hasilnya :

Menampilkan Tanggal dan Jam Input Transaksi di Preview Purchase Order

Menampilkan Tanggal dan Jam Input Transaksi di Preview Purchase Order

Berikut langkah -langkah untuk menampilkan tanggal dan jam pembuatan transaksi dipreview Receive Item dan Purchase Invoice :

  • Ke menu Setup | Form Templates.

  • Pilih nama template Purchase Order dan klik Design as FRF.

 

  • Klik Page2 | klik IBX ke 2 lalu tekan tombol F11 | dan klik [:::] SQL.

 

  • Tambahkan baris ini sebelum baris From PO p : ,(select first 1 audit.MODIDATE from audit inner join PO on PO.PONO=audit.INVOICENO where AUDIT.SOURCE = ‘AC’ AND AUDIT.TRANSTYPE = ‘POR’ AND PO.POID=:POID ) CREATEDTIME

 

  • Jika sudah bisa checklist dan pilih Page1 |  klik Insert Rectangle Object tempatkan pada posisi yang diinginkan dan pada Text Editor masukan variabel:

 

  • Dan tampilan saat cetak/preview transaksi menggunakan template Purchase Order yang sudah ditambahkan variable tersebut adalah berikut ini.

 

Menampilkan Tanggal dan Jam Pembuatan Transaksi pada Preview Purchase Payment

Menampilkan Tanggal dan Jam Pembuatan Transaksi pada Preview Purchase Payment

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menampilkan tanggal dan jam pembuatan transaksi pada Preview Purchase Payment :

  • Ke menu Setup | Form Templates.

  • Pilih nama template Purchase Payment dan klik Design as FRF.

  • Klik Page2 | klik IBX ke 2 | tekan tombol F11 dan klik [:::] SQL.

  • Tambahkan baris ini sebelum baris from APCheq p. :
    , (select first 1 audit.MODIDATE from audit inner join APCheq on APCheq.GLHISTID=audit.GLHISTID where APCheq.ChequeID=:ChequeID) CREATEDTIME

  • Jika sudah bisa checklist dan pilih Page1 |  klik Insert Rectangle Object lalu tempatkan pada posisi yang diinginkan dan pada Text Editor masukan variabel:
    [DialogForm.APCheq.”CREATEDTIME”]

  • Tampilan cetak/preview transaksi menggunakan template Purchase Payment yang sudah diedit tsb.

Menampilkan Tanggal dan Jam Input Transaksi di Preview Receive Item dan Purchase Invoice

Menampilkan Tanggal dan Jam Input Transaksi di Preview Receive Item dan Purchase Invoice

Berikut langkah -langkah untuk menampilkan tanggal dan jam pembuatan transaksi dipreview Receive Item dan Purchase Invoice :

  • Ke menu Setup | Form Templates.

 

  • Pilih nama template semisal Purchase Invoice dan klik Design as FRF.

 

  • Klik Page2 | klik IBX ke 2 | tekan tombol F11 dan klik [:::] SQL.

 

  • Tambahkan baris ini sebelum baris From APInv p: , (select first 1 audit.MODIDATE from audit inner join apinv on apinv.GLHISTID=audit.GLHISTID where apinv.APINVOICEID=:APINVOICEID) CREATEDTIME

 

  • Jika sudah bisa checklist dan pilih Page1 | klik Insert Rectangle Object | tempatkan pada posisi yang diinginkan dan pada Text Editor masukan variabel: [DialogForm.qryAPInv.”CREATEDTIME”]

 

  • Tampilan cetak/preview transaksi menggunakan template purchase invoice yang sudah diedit tsb.

Notes : Panduan ini bisa digunakan pada template transaksi Purchase Invoice dan Receive Item.